Quote Originally Posted by purba View Post
Sebenarnya teori perancang cerdas tuh gini:

Misalnya tuhan mo bikin gado2, maka dia persiapkan bumbu kacangnya, kecapnya, garam, cabai, potongan kangkung, tauge, bawang goreng, kentang rebus, tahu goreng, tempe goreng, cobek, jeruk nipis, emping, telor rebus, irirsan kol, ketimun, kacang panjang, jagung, pare, dll. Kemudian tuhan masukkan bumbu kacang, garam, dan cabe ke atas cobek. Trus tuhan mengulek bumbu tsb hingga halus. Trus tuhan memasukkan semua sayuran, kentang, tahu, tempe, dan telur ke bumbu kacang yg sudah halus tadi sambil tuhan mengaduknya hingga merata. Setelah itu disajikan di atas piring dan ditaburi bawang goreng dan emping. Maknyusss....

Tapi teori perancang cerdan versi AsLan begini:

Tuhan mo bikin gado2, maka dia persiapkan bumbu kacangnya, kecapnya, garam, cabai, potongan kangkung, tauge, bawang goreng, kentang rebus, tahu goreng, tempe goreng, cobek, jeruk nipis, emping, telor rebus, irirsan kol, ketimun, kacang panjang, jagung, pare, dll. Kemudian tuhan meletakkan semua bahan tsb ke dalam cobek dan membiarkan bahan2 tsb mengaduk dirinya sendiri hingga siap disajikan. Piye...?


hohoho... intinya tuh gado2 hasil rancangan kan

mari nyerempet ke filsafat sedikit...

Manusia berusaha memahami cara kerja alam, menyelidiki awal mula kehidupan bahkan awal mula alam semesta.

Kalau kaum atheis benar, maka manusia hanya kumpulan atom tanpa makna, yg kebetulan hidup. Trus ngapain manusia susah2 menyelidiki awal mula alam semesta ?

Kalo lu percaya bahwa lu hanya sekumpulan atom, ya tidur aja terlentang dijalanan sampe mati, gak usah belajar, gak usah makan, gak usah berkembang biak, gak usah menyelidiki alam semesta.

Manusia dan struglenya adalah bukti bahwa alam semesta ini diciptakan dengan suatu rancangan dan suatu tujuan, untuk urusan semacam ini mah orang biasa juga paham, sekeras apapun kaum evolusi berusaha meniadakan Tuhan, karya Tuhan di alam semesta dan di hati manusia berteriak keras dan tidak bisa dibungkam.

Sama seperti kamu teriak2 ditengah jalan raya "Perhatian-perhatian, mobil kalian itu terjadi secara random, bukan dirancang oleh manusia !"
Pengemis di pinggir jalan yg gak pernah ketemu insinyur Toyota pun tahu bahwa mobil itu hasil rancangan manusia, kalo tidak ada manusia ya tidak ada mobil, gak perlu lihat si perancangnya dulu.

Seorang yg berani menyebut dirinya scientist, harusnya sadar bahwa alam ini mengikuti berbagai macam hukum keteraturan, bahkan atom yg terkecil sekalipun tidak akan menyeleweng dari hukum, alam semesta bisa ada karena ada perancang.