Quote Originally Posted by AsLan View Post
breeding adalah salah satu hal yg menyebabkan hilangnya sifat genetis, misalnya terbentuknya ras domba yg tidak bisa melompat, Darwin pernah mengira hal ini adalah contoh dari Evolusi
Busut, kepala batu juga neh...

Ane ulang lagi pertanyaan yg ente belum jawab2. Ente sadar gak sih? Perubahan genetik terjadi pada level DNA. DNA itu sebuah molekul yg tersusun dari atom-atom. Nah apakah perubahan pada molekul tsb terjadi dgn sendirinya atau ada campur tangan perancang cerdas?

Tapi biologi molekular menemukan bahwa mutasi bukan evolusi karena tidak pernah terjadi peningkatan melainkan hanya kerusakan dan kehilangan sifat2 genetis.
Omong kosong. Ketika bakteri menjadi kebal terhadap suatu antibiotik sehingga berkembang biak, itulah evolusi, tidak masalah apakah kehilangan atau kedapatan sifat2 genetik.

Mutasi ini bisa terjadi secara RANDOM di alam bebas tanpa campur tangan manusia, misalnya pada sekumpulan populasi species yg terpisah dari kelompok lainnya sehingga membentuk satu koloni terpisah dan melakukan inter-breed.
Jadi mutasi atau restrukturisasi atom-atom di dalam DNA bisa terjadi dengan sendirinya? Ente gak salah ngomong nih?

Kalau di alam bisa terjadi percampuran hidrogen dengan oksigen secara alami, dan secara alami pula terbentuk air maka itu adalah peristiwa yg bisa terjadi secara random.
Dua atom hidrogen bergabung dgn satu atom oksigen membentuk molekul air, terjadi dengan sendirinya atau dgn bantuan perancang cerdas?

Abiogenesis ditendang karena tidak ada orang bisa membuktikan terjadinya awal kehidupan, sehingga orang terpaksa percaya bahwa ada sang creator yg menciptakan awal kehidupan.
DNA sintetis menunjukkan bahwa kehidupan hanyalah dinamika molekul karena interaksi elektromagnetik. Atom-atom yg berserakan akan menggabungkan diri dgn sendirinya membentuk DNA karena ada interaksi elektromagnetik tsb. Ini sebuah prinsip yg gamblang sekali.