Quote Originally Posted by hajime_saitoh View Post
anda berkata sesuai al-Quran??? padahal pengalaman yang anda maksud selalu bertentangan dengan tafsir al-Quran dari para ulama sendiri... jadi sesuai darimananya..

dan dimana2 kaedah ilmiah dalam diskusi memang harus membawakan rujukan dari sumber2 yang dipercaya bukan dari pengalaman sendiri.... karena pengalaman sendiri masih bersifat subyektif dan belum tentu bisa diterima semua orang

---------- Post added at 08:57 AM ---------- Previous post was at 08:56 AM ----------



ya pastinya akan gak ketemu.. karena kami berpegang teguh kepada tafsir al-Quran yang jelas dan anda berpegang teguh pada pengalaman kebathinan anda...

---------- Post added at 08:58 AM ---------- Previous post was at 08:57 AM ----------

tapi ya memang begitu dalam suatu diskusi memang tidak harus ada titik temu.. masing2 pihak hanya bertugas menyajikan pendapat dan keyakinannya berdasarkan sumber2 yang mereka percayai.. soal hasil itu belakangan...
anda tau akar perbedaannya ?
anda sama asum berpegang teguh bahwa quran itu cuma kitab atawa mushaf
saya berkeyakinan quran itu bukan cuma mushaf
ayatnya sudah saya kasih, tentang quran yang ada di dalam dada
anda gak ngejawab, yang ngejawab asum

menurut asum, maksudnya di dalam dada itu adalah quran itu benar dari Tuhan
gak tau deh tu nafisirin sendiri atau dr kitab ulama

nah dr situ aja dah beda, mau dibawa kemana juga beda