Quote Originally Posted by cha_n View Post
gimana sih menikmatinya?
trus nyeduhnya gmn?
aku ada kopi luwak (katanya sih itu kopi luwak) tapi kok perasaanku sama aja ya ama kopi biasa?
enakkan kapi bikinan nenekku di kampung (jangan2 kopi kampungku kopi luwak? xixixi)

sodaraku di kampung bilang, kopi dari luwak di kampung ga heboh2 amat kayak kita di sini, katanya dicampur aja ama kopi yang lain (ga ngerti harganya kali ya?)
cocok
waktu kecil nenek suka ngomel-ngomel, karena
biji kawa (kopi) yang harusnya bisa dipanen un
tuk dijual, sering dimakan luwak. Daripada rugi
banyak, ya biji kopi pada kotoran luwak dicuci
dan diolah jadi kopi untuk diminum sendiri.

kadang kalau kepepet, dicampur untuk nambah
nambahin berat kopi non-luwak yang akan di
jual dengan rasa bersalah karena menipu pem
beli

dan sekarang semua kebun kopi yang banyak
luwaknya itu sudah berganti kebun kakao...
menunggu trend coklat luwak