Seperti yang udah dibilang di atas, itu kan sekarang dia bilang begitu. Kalo dia yang naik pasti dia setuju-setuju aja. Lagian Korea Utara itu memang monarki absolut kok, cuman namanya aja yang bukan. Mana ada negara komunis begitu. Jadi jelas Korea Utara itu bukan negara komunis.
Emang dulu keadaan beda. Setiap zaman ada tantangan dan kesulitannya sendiri. Tapi intinya sama aja. Artinya ketika benar-benar dihadapkan pada saat-saat genting, terkadang pengalaman bukan segalanya. Kadang-kadang seorang pemimpin justru baru keliatan kemampuan pada kondisi yang gawat. Nah seperti kakeknya Kim Il Sung, sudah membuktikan kelasnya sebagai pemimpin. Sekarang tinggal kita lihat mampu tidak Kim Jong Un bertahan. Sekali lagi setiap masa punya tantangan sendiri, tapi bukan umur dan pengalaman yang jadi patokan.
Bukan berarti saya yakin bahwa Kim Jong Un pasti bisa, tapi saya lebih menilai bahwa komentar Kim Jong Nam tentang adiknya itu lebih merupakan ekspresi kekecewaannya saja. Kalo kita mau kritis, semua komentar tentang kelakuan para pejabat yang main intrik dan menjilat di Korea Utara itu juga terjadi kok di semua negara berkembang, jadi bukan hal yang baru atau khusus di Korea Utara saja.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Reply With Quote