cerita perawan yang tanpa arah
galau terjebak antara realita dan idealisme
apakah itu nyata?

aku merasa kau cuma fiksi
dan memang itulah dirimu
sesuatu yang janggal yang pernah kuresap
seakan kau memang bukan perempuan
kulitmu terlalu transparan
hingga kulihat kemaskulinitas dalam diksimu

itu bukan kau, perempuan
suara itu hanyalah kosong
falus yang berbalut selendang
berpurapura tapi sangat kentara

ah, sudahlah.
toh aku tak pernah menyukaimu.