Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 20 of 21

Thread: Jagalah Hati...

  1. #1

    Question Jagalah Hati...

    Di meja seorang rekan, menemukan buku self-help ttg manajemen pengendalian emosi. hasil skimming sekilas menyatakan inti bukunya adalah pengendalian emosi melalui hati/qalbu, jangan menuruti pikiran otak. istilah singkatnya, "kepala boleh panas, hati harus tetap dingin".

    Sebenarnya, secara teknis, bukankah perasaan (feel) dan emosi merupakan hasil proses otak? Secara biologis, tidak dikenal "perasaan yang dipendam hati", "emosi yang disembunyikan di lubuk hati". Hati apa yang dimaksud? hati (liver) sbg organ penetral racun kah? atau jantung (heart) sbg organ pemompa darah? Bukan kah kedua organ ini tak memiliki kaitan apapun dg penampakan ekspresi emosi/perasaan. Feeling dan emosi semata-mata hasil kerja otak (dan sistem hormonal), gak ada kaitan apapun dg hati (liver) dan jantung (heart).

    Di kebudayaan populer (dan bahkan agama), kenapa emosi dan perasaan selalu diekspresikan sbg sesuatu yg ada di dalam dada bukan di dalam otak? tak ada satupun organ di dalam dada yg bertanggung jawab terhadap ekspresi perasaan/emosi. jadi, kata yg tepat bukanlah "jagalah hati", tapi "jagalah otak"...
    Last edited by E = mc²; 12-12-2011 at 10:41 AM.
    you can also find me here

  2. #2
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    back to starting point ya

    i cant disagree

  3. #3
    seharusnya gak dikenal dong istilah, "nafsu yg dipendam dalam dada"

    kalau kita "bicara dengan hati dengan diri sendiri" sebenarnya itu "berbicara di dalam kepala" kan?
    you can also find me here

  4. #4
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Jangan-jangan, yang disebut nafsu dan bisikan setan itu tak lebih dari sistem limbik beserta neurotransmitter?
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  5. #5
    pelanggan setia beastmen85's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    The Dreamcloud
    Posts
    3,046
    kau tahu maksudnya adalah 'diproses dlm otak' dan masih menanyakan 'dipendam dlm dada'?

    bagaimana dgn jiwa? apakah itu diesbut 'hati kecil' atau 'hati nurani'

    oh benar, itu cuman bagian dari otak...

    yah tentu saja dgn begitu kita tak perlu mempercayai keberadaan jiwa dan 'kehidupan stlh kematian' krn semua itu hanya untaian proses kimia dlm otak, tentu saja saat otak akan hancur saat kita mati...

    i rly dont get this thread
    because, imagination is a part of reality-

  6. #6
    "berpikir tanpa emosi". Fungsi pikiran adalah untuk membedakan benar dan salah. Fungsi perasaan adalah untuk membedakan baik dan buruk. Kodrat perasaan yang benar adalah merasakan kenyamanan. Pikiranlah yang merekayasa perasaan sehingga kita merasa sedih, kecewa, takut , marah, kehilangan dsb nya. Jadi jangan memakai emosi ketika menilai / berpikir.

  7. #7
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694


    mus.. silahkan di nikmati

  8. #8
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by mencari_makna View Post
    "berpikir tanpa emosi". Fungsi pikiran adalah untuk membedakan benar dan salah. Fungsi perasaan adalah untuk membedakan baik dan buruk. Kodrat perasaan yang benar adalah merasakan kenyamanan. Pikiranlah yang merekayasa perasaan sehingga kita merasa sedih, kecewa, takut , marah, kehilangan dsb nya. Jadi jangan memakai emosi ketika menilai / berpikir.
    Nah, perasaan itu juga diproses dalam otak.
    Bagian yang memproses perasaan itu salah satu bagian primitif dari otak yang juga ada di otak reptil.

    Bagian yang mengendalikan perilaku, mengambil keputusan, yang berpikir jangka panjang adalah otak depan (frontal lobe), yang pertumbuhannya termasuk paling lambat bisa hingga usia 20-an.

    Nah, berbicara soal emosi seperti saat berusaha menjaga rahasia, menahan amarah, dan sebagainya, otak kadang-kadang bereaksi dengan memacu jantung bekerja lebih keras. Jadi wajarlah kalau kemudian orang menyangka pusat emosi itu ada di dalam dada.

    Tapi kalau orang bule bisa tepat mengatakan 'heart' adalah jantung, kenapa orang Indonesia malah menganggap 'hati' itu organ yang gak ada kaitannya dengan emosi ya?
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  9. #9
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    الآ ان فى الجسد بلغة اذا صلحت صلحت جسد كله واذا فسدت فسدت جسد كله الآ وهى القلب.

    ”Sesungguhnya dalam diri manusia terdapat segumpal daging. jika gumpalan daging itu bagus maka akan baguslah seluruh anggota tubuh. jika gumpalan daging itu rusak maka akan rusak pula seluruh anggota tubuh. ketahuilah, gumpalan daging itu adalah jantung (Qalb).”

    Berdasarkan hadits ini sebenarnya tidak tepat kalau Qalb itu diartikan dengan hati, tetapi yang tepat adalah jantung. Lalu muncul hati yang bisa sedih, suka menangis, atau suka tersinggung. Berikutnya dijelaskan bahwa hati kita inilah yang menentukan seluruh kepribadian kita. kalau hati kita bersih, akan bersihlah seluruh akhlak kita. Yang ini bukan hati dalam pengertian fisik, akan tetapi hati dalam pengertian ruhani. Oleh karena itu Kata Al-Ghazali, ada makna hati yang kedua: Lathifah rabbaniyah ruhaniyyah. (sesuatu yang lembut yang berasal dari tuhan dan bersifat ruhaniyah), lathifah itulah yang membuat kita mengetahui atau merasakan sesuatu. kata al-Qur’an, hati itu mengetahui merasakan, juga memahami. jadi hati adalah suatu bagian ruhaniyah yang kerjanya memahami sesuatu itulah Qalb.

    Allah SWT berfirman dalam Surah al Israa ayat 85 ; “Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh, katakanlah. Roh itu termasuk urusan Tuhanku dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  10. #10
    kalimat sampai jantung saya masih bisa ngikutin, kenapa pas kalimat2 berikutnya gak ada kata-kata "jantung" lagi dan kamu langsung menggunakan kata "hati" untuk semuanya? Sperti di post pertama, secara neurosains, organ jantung dan hati gak ada kaitannya dg emosi/perasaan/nafsu...
    you can also find me here

  11. #11
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    kalo dikira otak itu hanya 1 bagian maka itu salah.

    otak yg memproses urusan kognitif itu berbeda dengan bagian emosi.

    dari dulu manusia sudah menyadari bahwa ada yg namanya pikiran dan ada yg namanya perasaan, tentu tidak harus membongkar2 otak manusia terlebih dahulu untuk mengetahui hal itu.

    masalah istilah heart atau hati, atau jantung dll itu tidak perlu dipersoalkan karena itu hanya bahasa saja, yg namanya bahasa kan hanya penggambaran, yg penting maknanya.

    ---------- Post added at 08:48 PM ---------- Previous post was at 08:43 PM ----------

    sampai sekarang pun proses kerja otak dan syaraf belum sepenuhnya diketahui oleh manusia.
    penyakit2 otak dan syaraf termasuk wilayah yg paling sulit disembuhkan karena pengetahuan kita masih sangat minim dalam bidang itu.

    ---------- Post added at 08:56 PM ---------- Previous post was at 08:48 PM ----------

    lalu mengapa manusia menggunakan istilah hati, heart, jantung untuk menggambarkan perasaan ?
    oklah, mungkin atas dasar teori2 abad 20 perasaan itu murni kerja otak, namun belakangan ini muncul teori baru yg masih kontroversial hingga saat ini, yaitu pernyataan beberapa ilmuwan yg mengatakan bahwa usus manusia memiliki kompleksitas syaraf yg rumit dan berdiri sendiri sehingga layak disebut sebagai our second brain.

    http://www.psychologytoday.com/artic...in-the-stomach

  12. #12
    Pakar Memematika Ray Surya's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    4,449
    Quote Originally Posted by Δx Δp ≥ ½ ħ View Post
    kalimat sampai jantung saya masih bisa ngikutin, kenapa pas kalimat2 berikutnya gak ada kata-kata "jantung" lagi dan kamu langsung menggunakan kata "hati" untuk semuanya? Sperti di post pertama, secara neurosains, organ jantung dan hati gak ada kaitannya dg emosi/perasaan/nafsu...
    itu maksudnya di indon-kan
    arahnya penjelasan itu sih, itu urusan rohani,, & roh itu urusan Tuhan, manusia cuma dikasih info dikit.
    jadi bisa aja, orang bule sekalipun gak bisa nyelidiki soal emosi itu.
    R*y Sury* Ditunjuk Presiden SBY Jadi Menpora

  13. #13
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Mungkin yg menarik adalah mengapa wong londo mengatakan "my heart" (jantungku) sementara wong indo mengatakan "hatiku" tapi sama-sama memegang tengah dada. Padahal jantung agak ke kiri dada dan hati agak ke kanan bawah dada. Tapi wong londo masih lebih tepat karena emosi lebih terasa di dada, misalnya berdebar-debar, itu adalah jantung (heart) yg berdebar-debar. Gak ada kan kepala (otak) berdebar-debar, yg ada juga kepala cenut-cenut.

    "Sinta dan Santi bagai empedu lekat di hati. Mereka selalu terlihat berdua." Artinya wong indo sudah mengenal organ tubuh bernama hati dan empedu yang letaknya berdekatan.

    "Sinta makan hati berulam jantung. Santi telah mengkianati persahabatan mereka." Artinya wong indo pun sudah mengenal organ tubuh bernama jantung dan hati. Tapi mungkin mereka memahami hati sebagai pusat perasaan.

  14. #14
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Kayaknya kalo orang jawa itu ngomong hati maksudnya jantung.

  15. #15
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    Artinya hati itu adalah perasaan
    jadi jagalah perasaan mu dan orang lain

  16. #16
    [QUOTE=kandalf;108204]Nah, perasaan itu juga diproses dalam otak.
    Bagian yang memproses perasaan itu salah satu bagian primitif dari otak yang juga ada di otak reptil.

    Naluri manusia yang hanya cendrung kepada perasaan tubuh yang kita rasakan sebagai rasa "NYAMAN" oleh otak di rekayasa menjadi perasaan. Seandainya kita dapat untuk tidak melibatkan otak dalam merasakan melalui konsentrasi kesadaran disinilah saya maksudkan berpikir tanpa perasaan. Pada tahapan ini emosi dapat kita kendalikan. Agama menyebutnya sebagai nafs mutmainah atau jiwa yang tenang.

  17. #17
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Bagi yang pernah mengalami patah hati pasti tahu kenapa perasaan itu di identikkan dengan lokasi dada, saat melihat pujaan hati kita jalan sama orang lain tiba2 ada perasaan sakit didada, seperti ditusuk jarum yang panjaaaang. Rasa sakitnya betul2 real

    maka para pujangga menyebut pusat perasaan itu ada didada, terserah mau hati, jantung, paru atau ampla... pokoknya di dada.

  18. #18
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Bagi yang pernah mengalami patah hati pasti tahu kenapa perasaan itu di identikkan dengan lokasi dada, saat melihat pujaan hati kita jalan sama orang lain tiba2 ada perasaan sakit didada, seperti ditusuk jarum yang panjaaaang. Rasa sakitnya betul2 real

    maka para pujangga menyebut pusat perasaan itu ada didada, terserah mau hati, jantung, paru atau ampla... pokoknya di dada.
    Lan, emang manusia punya ampla ya? Gw kira ayam doang...

  19. #19
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Lan, emang manusia punya ampla ya? Gw kira ayam doang...
    ayam juga punya perasan kan, ayam juga bisa patah hati dan patah ampla...

  20. #20
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093

    Cool

    Quote Originally Posted by Ray Surya View Post
    الآ ان فى الجسد بلغة اذا صلحت صلحت جسد كله واذا فسدت فسدت جسد كله الآ وهى القلب.

    ”Sesungguhnya dalam diri manusia terdapat segumpal daging. jika gumpalan daging itu bagus maka akan baguslah seluruh anggota tubuh. jika gumpalan daging itu rusak maka akan rusak pula seluruh anggota tubuh. ketahuilah, gumpalan daging itu adalah jantung (Qalb).”

    Berdasarkan hadits ini sebenarnya tidak tepat kalau Qalb itu diartikan dengan hati, tetapi yang tepat adalah jantung. Lalu muncul hati yang bisa sedih, suka menangis, atau suka tersinggung. Berikutnya dijelaskan bahwa hati kita inilah yang menentukan seluruh kepribadian kita. kalau hati kita bersih, akan bersihlah seluruh akhlak kita. Yang ini bukan hati dalam pengertian fisik, akan tetapi hati dalam pengertian ruhani. Oleh karena itu Kata Al-Ghazali, ada makna hati yang kedua: Lathifah rabbaniyah ruhaniyyah. (sesuatu yang lembut yang berasal dari tuhan dan bersifat ruhaniyah), lathifah itulah yang membuat kita mengetahui atau merasakan sesuatu. kata al-Qur’an, hati itu mengetahui merasakan, juga memahami. jadi hati adalah suatu bagian ruhaniyah yang kerjanya memahami sesuatu itulah Qalb.

    Allah SWT berfirman dalam Surah al Israa ayat 85 ; “Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh, katakanlah. Roh itu termasuk urusan Tuhanku dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”
    Ternyata bisa serius juga.

Page 1 of 2 12 LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •