Results 1 to 13 of 13

Thread: [Semi fiksi] Pelelangan Kopi Perusahaan Hindia Timur Belanda a.k.a Max Havelaar

Threaded View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #10
    Pertama kali baca buku ini saat SMP. Masih buku yang belum EYD.
    Lalu membacanya kembali saat SMU. Hingga kini, kadang2 jika kepengan,
    baca lagi.

    Penceritaanya dari sudut pandang Droogstoppel dan Stern.
    Menarik sekali membayangkan Lebak pada masa itu.


    Nafas buku ini adalah simpati seorang Max Havelaar atas nasib
    pribumi jelata yang dieksploitasi oleh Belanda dengan politik
    Tanam Paksa-nya. Pribumi elite macam bupati dan kawanannya,
    tunduk pada atasan dan menggencet rakyatnya sendiri.


    Buku ini menurutku padat, kaya informasi, potongan2 drama, sajak
    dan kutipan2 buku dan pemikiran. Saijah dan Adinda tak berkaitan
    langsung dengan cerita, seolah diselipkan untuk memperkuat latar
    ketertindasan.


    Perlu kesabaran bagi pembaca yang tidak suka buku2 serius.
    Ngalor-ngidul nya banyak
    Last edited by keremus; 29-01-2012 at 01:07 AM.
    ´There are two ways to conquer and enslave a nation. One is by the sword. The other is by debt´
    -John Adams-

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •