Membaca pembahasan buku ini di 'Sastra Hindia Belanda dan Kita' karya Subagio Sastrowardoyo asik juga.
Ternyata cerita Saijah dan Adinda banyak kemiripan dengan cerita-cerita roman yang ditulis oleh para penulis Belanda lainnya yang ternyata juga ada di Prancis. Dan polanya ini kelak juga muncul di generasi Balai Pustaka di antaranya 'Azab dan Sengsara' serta 'Siti Nurbaya'.
Dibahas juga soal kritikan-kritikan tentang buku ini di masa itu (abad 19).
Bisa dibaca secara daring di:
Code:http://books.google.co.id/books?id=8Q5exzqm34EC&pg=PA27&lpg=PA27&dq=negeri+saijah+dan+adinda&source=bl&ots=kJTf9KpGEx&sig=KyVCaQTUUoMpz82DoxhpGPgrNQU&hl=en&ei=CNbhTprNJczjrAejiN3lAQ&sa=X&oi=book_result&ct=result&redir_esc=y#v=onepage&q=negeri%20saijah%20dan%20adinda&f=false
*menunggu suami ibu Cha_n untuk memberi rekomendasi bacaan lebih lanjut yang terbit di abad 19 mengenai Cultuurstelsel.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote