Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 20 of 47

Thread: Mirip Gayus, 10 PNS Muda Kaya Raya

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan setia spears's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    6,733

    Mirip Gayus, 10 PNS Muda Kaya Raya

    JAKARTA -- Saat kasus rekening gendut Gayus Tambunan mencuat, kala itu muncul dugaan itu hanya fenomena gunung es. Rupanya benar. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan setidaknya ada 10 PNS muda golongan III B yang punya rekening gendut. Nilai rekening PNS selevel Gayus Tambunan itu juga mencapai miliaran rupiah.

    Temuan itu dibeberkan Wakil Ketua PPATK Agus Santoso di sela-sela Seminar Nasional bertema tindak pidana pencucian uang di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (6/12).

    PPATK menilai rekening itu tak wajar, lantaran nilainya jauh di atas gaji sebagai PNS. Karenanya, temuan itu sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Agus sendiri mengaku kaget dan shok saat pertama kali menemukan data tersebut. Yang membuatnya shok, lantaran pemilik rekening bukan PNS senior, tapi PNS yunior alias masih muda. "Baru sebulan saya menjabat dan dilantik Presiden. Saya syok setelah mengetahui hal itu, " ujar Agus. Hanya saja, dia tak membeber identitas PNS muda dimaksud.

    Agus juga membeberkan modus PNS-PNS muda itu untuk menghilangkah jejak busuk. Yakni mengalirkan ke rekening istri, lantas dipecah-pecah ke bentuk asuransi anaknya. Agus memastikan, PNS-PNS muda itu bermain sendiri, tidak untuk atasannya.

    "Mereka bermain sendiri. Mereka masukkan ke (rekening, red) istrinya, lalu istrinya memecah ke anaknya usia lima bulan yang sudah diasuransi Rp 2 miliar. Juga ke ke anaknya yang berusia lima tahun juga diasuransikan pendidikan sebesar Rp 5 miliar. Juga ada yang dikirim ke ibu mertuanya," beber Agus.

    Agus juga mengaku shok, lantaran PNS muda yang lihai menilep uang itu bukan hanya pria, namun juga ada yang perempuan. Yang perempuan ini, secara rutin menerima setoran yang tergolong gratifikasi, yang besarnya Rp50 juta per bulan.

    Dijelaskan Agus, secara hukum, yang bisa dijerat dengan UU tindak pidana korupsi (tipikor) hanya pelakunya saja. Sementara, pihak keluarga, yakni istri dan anak yang rekeningnya ikut gembung, tidak bisa dijerat.

    Namun, dengan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), memungkinkan dilakukan perampasan aset-aset.

    Dengan UU TPPU, lanjut Agus, si istri PNS muda itu bisa dijerat dengan pasal tindak pidana pencucian uang. "Si istri bisa dikenai pasal pencucian uang dan dia bisa dipenjara di Rutan Pondok Bambu. Anaknya yang masih bayi juga bisa menjadi pelaku pencucian uang pasif dan bisa dipenjara di Rutan Anak Tangerang," kata Agus. (sam/jpnn)

    ----------------------------------------

    yg gw bold...kesian amat tuh bayi baru 5 bulan udah diancam penjara

    itu namanya orangtua yang durhaka. menjerumuskan anak.

    love came down and rescue me, i am yours, i am forever yours

  2. #2
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    *ngelirik rekening sendiri yang serettt*

    tuh pegawai mana ya? pajak jugakah?
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  3. #3
    pelanggan setia heihachiro's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    little nong
    Posts
    2,614
    ini instansinya kaya raya ya

    atau itu PNS yg masuknya bayar, jadinya orientasinya balik modal?

  4. #4
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    iya nih kemaren di bahas di tv mana2...
    dasar watak maling... trf duit negara ke nomer rekening istri

    note: tehnisnya gimana gak ngerti jga nih...

  5. #5
    pelanggan setia spears's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    6,733
    Quote Originally Posted by cha_n View Post
    *ngelirik rekening sendiri yang serettt*

    tuh pegawai mana ya? pajak jugakah?
    Ya iyalah. Mana lagi selain Kemenkeu

  6. #6
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    Tugas perdana sisammad neh

  7. #7
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    para PNS muda itu terpengaruh sama para anggota DPR kali...
    liat bossnya pada bergaya.. makanya mereka jga cari akal bulus

  8. #8
    tsu's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Rainbow Trout
    Posts
    5,365
    IMHO perlu dipilah2 lagi, mana yang gratifikasi mana yang usaha sendiri
    toh nggak menutup kemungkinan para PNS muda ini adalah pebisnis sukses (bisnis jujur maksudnya)
    toh golongan 3B itu masih boleh berusaha (punya cv dsb)

    IMHO om Agus perlu berhati2 klo komen, PPATK itu cuman bisa liat arus rekening, nggak bisa mendeteksi darimana duit yang masuk rekening itu

    dan seandainya hal itu adalah duit kotor.....
    sangat amat tidak mungkin klo pimpinan tidak terlibat
    korupsi, kolusi dll itu bisa berjalan aman karena semua itu menikmati, sangat amat tidak mungkin para PNS muda ini bisa menghandle semua nya sendiri tanpa bagi2, terutama dengan pimpinan

    maaf, bukan saya belain para PNS itu, tapi geli aja komen seorang pejabat PPATK yang begitu konyol

  9. #9
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    setor/transfer diatas 100jt harus ada pernyataan asal uang.
    usaha atau ngga, jelas usaha. walau entah apa usahanya
    ga mungkin main sendiri, karena uang dipecah-pecah

    yang paling jelas, 10 PNS itu akun tabungannya luar biasa
    bayar pajaknya harus bener, pegawai negeri gitu lho

  10. #10
    tsu's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Rainbow Trout
    Posts
    5,365
    hah ? baru denger saya klo 100 juta keatas itu transfer harus ditanyain macam2 ? bank mana tuh ?

    klo ada transfer yang berulang dengan jumlah besar, dan juga dilakukan oleh walk-in customer, itu yang harus dilaporkan ke PPATK
    atas kecurigaan money laundry

    yang aneh adalah, kenapa kok dimasukan tabungan atas nama kerabat ? ini yang aneh
    di banyak kasus korupsi, duit hasil korup sangatlah jarang yang likuid, selalu sudah berubah menjadi aset fisik(atas nama orang lain, bukan keluarga)
    aset fisik itu dianggap lebih menguntungkan, karena sebagian untuk invest, sebagian juga aman dari audit (asal uang tutup mulutnya lancar sih)

  11. #11
    Quote Originally Posted by tsu View Post
    hah ? baru denger saya klo 100 juta keatas itu transfer harus ditanyain macam2 ? bank mana tuh ?

    klo ada transfer yang berulang dengan jumlah besar, dan juga dilakukan oleh walk-in customer, itu yang harus dilaporkan ke PPATK
    atas kecurigaan money laundry

    yang aneh adalah, kenapa kok dimasukan tabungan atas nama kerabat ? ini yang aneh
    di banyak kasus korupsi, duit hasil korup sangatlah jarang yang likuid, selalu sudah berubah menjadi aset fisik(atas nama orang lain, bukan keluarga)
    aset fisik itu dianggap lebih menguntungkan, karena sebagian untuk invest, sebagian juga aman dari audit (asal uang tutup mulutnya lancar sih)
    Semua bank kali. Nggak pernah nyetor ke bank ya? di form penyetorannya kan ada keterangan asal uang harus disebutkan jika di-atas 100 jt.

  12. #12
    pelanggan tetap king lampas's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    my kingdom
    Posts
    1,328
    Quote Originally Posted by tsu View Post
    hah ? baru denger saya klo 100 juta keatas itu transfer harus ditanyain macam2 ? bank mana tuh ?

    klo ada transfer yang berulang dengan jumlah besar, dan juga dilakukan oleh walk-in customer, itu yang harus dilaporkan ke PPATK
    atas kecurigaan money laundry

    yang aneh adalah, kenapa kok dimasukan tabungan atas nama kerabat ? ini yang aneh
    di banyak kasus korupsi, duit hasil korup sangatlah jarang yang likuid, selalu sudah berubah menjadi aset fisik(atas nama orang lain, bukan keluarga)
    aset fisik itu dianggap lebih menguntungkan, karena sebagian untuk invest, sebagian juga aman dari audit (asal uang tutup mulutnya lancar sih)
    skrg semua bank di bawah BI ud mewajibkan seperti itu bro, sesuai dgn prinsip KYC (Know Your Customer)

  13. #13
    ★★★★★ itsreza's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    10,216
    Quote Originally Posted by tsu View Post
    di banyak kasus korupsi, duit hasil korup sangatlah jarang yang likuid, selalu sudah berubah menjadi aset fisik(atas nama orang lain, bukan keluarga)
    aset fisik itu dianggap lebih menguntungkan, karena sebagian untuk invest, sebagian juga aman dari audit (asal uang tutup mulutnya lancar sih)
    sepengetahuan dan sepenglihatan saya
    aset fisik banyak, tapi banyak juga yang
    berupa paket tunai, cash on delivery

  14. #14
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    itu kenapa skr jadi pns begitu diburu ya

  15. #15
    pelanggan setia et dah's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Land Between Solar Systems
    Posts
    3,911
    ah baru sepuluh , jewer aja

  16. #16
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Gw sependapat dgn tsu. Okelah PNS gol IIIan dgn harta berlebih dari total gaji diselidiki, apakah mendapatkannya legal atau tidak. Jika ternyata ilegal dan pada akhirnya hanya mentok seperti Gayus, buat apa? KPK sebuah lembaga superbodi menghadapi PNS kacangan? Ibaratnya membunuh nyamuk pake torpedo. Wacana atau rencana seperti itu terkesan mengalihkan perhatian, supaya kelihatan kerja dan ada hasilnya. Yg kakap yg jelas2 korup, gak berani nangkep, akhirnya diincarlah yg teri. Okelah kalo nangkep teri utk mancing nangkep kakap. Lha kalo cuman mentok di teri doang kayak kasus Gayus? Gak mungkin PNS sekelas Gayus main sendirian...

  17. #17
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    knp kalu orang ketauan korupsi malah sibuk membidik keluarga si pelaku? sedang atasannya kagak? masak mainnya sendiri?

  18. #18
    Banned
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    https://t.me/pump_upp
    Posts
    2,004
    wah abang Agus santoso muncul lg ( senior SmU gw )... seharusnya sih kalo dio daerah2 yang punya tugas tu Inspektorat wilayah masing2 yang dikomandoi oleh BPKP..... tapi memang kinerja inspektorat sendiri perlu dipertanyakan karena banyak kasus2 yang lolos dari mereka.......

  19. #19
    pelanggan tetap jojox's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Jekardah
    Posts
    1,169
    gw bilang mah PNS muda ini bego, gak keluar dari korps. yah jelas2 di audit oleh sistem. modus operandi nya harusnya cash and carry, kl dah dapet beberapa Milliar, langsung keluar. lagipula dah membuat network kenalan orang dalam, klien, pengaman, akuntan, pelaksana, penyamar, etc. geblek bngt kalo masih di dalam system
    Any views or opinions presented above are solely those of the author. Thus the author may disclaim accuracy on warranties and liabilities they may cause including loss of intellectual properties, economical benefit, and coordinated mental responses.

  20. #20
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    sayangnya mrk gak belajar dari elu, jox. mrk jiwanya kemaruk

Page 1 of 3 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •