Page 6 of 9 FirstFirst ... 45678 ... LastLast
Results 101 to 120 of 168

Thread: Rurouni Kenshin (2012)

  1. #101
    Yakin sayah masalah codet dr tomoe itu disimpen buat sekuel kalo movie ini sukses.

    Klo mo enjoy emang kayaknya musti lupain manganya dah. Jadi ga usah mikir2 kenapa oniwabanshunya cm gitu doank, wong emang di movie ini ga da oniwabanshu koq, adanya cm tukang pukul tanpa nama

    Yahiko? ya terima sajah klo di movie verse ini dia cm sekedar satu2nya murid kaoru yg tersisa en Sano jg cuma preman yg mo cari nama dengan ngalahin seorang battosai

    Overall buat sayah seh memuaskan, cm scene penutup yg himura bilang "tadaima.." nya kurang dapet ajah. Tadaima yang pertama kali diucapkan seorang rurouni setelah 10 taon luntang lantung harusnya lebih dalem dr itu

  2. #102
    pelanggan tetap win66ih's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    1,035
    Kalo saia justru kalo mau enjoy justru harus nginget2 manganya sih.
    Kalo enggak udah saya tinggalin dari 30 menit pertama

    Soalnya emang tipikal film jepang yang draggy sih.
    Poin plusnya emang ada di koreografi. Sisanya kalo dari awal nggak tau ini film kenshin mah...............................
    Dramanya yang gitu, logicnya yang gini, jadi macem kolase aja. Huft banget.

    Masalah gonjreng, saia malah gimana-gitu sama environmentnya yang kelewat gonjreng.
    Aselik cat temboknya bagus2 amat

    Dan masalah cast. Cuma suka si kenshin sama kanryuu takeda nya doang.
    Well takedanya doang sih. Keren. Sisanya kayak idol2 muda yang dipaksa tua aja.

    My $2
    ENAKNYA, DI KOPIMAYA SIH KITA NGGAK PERNAH KEPENUHAN APALAGI MAIN TENIS

  3. #103
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Quote Originally Posted by Kingform View Post
    itu yang dibahas di film ga ada setengah dari 28 vol manga nya ca...
    ato malah mungkin ga ada 1/4nya

    cuman chapter perkenalan (battosai palsu yang mengatas namakan dojo kamiya kasshin, tapi di film yang jadi battosai palsunya jadi si jinne), termasuk pertemuan ama sanosuke sagara. chapter udo jinne, ama chapter takeda kanryu (harusnya ini chapter lawan oniwabanshu, sayang oniwabanshunya malah ga dibahas lebih detail)

    oh iya, ama chapter tomoe yukishiro, meski cuman dibahas sekilas doang
    Kayaknya lu gak rela banget ke-28 volume itu dipadetin dan gak diceritain secara detail di pilem ini ya bro? Kingform

    Hehehe buat para penggemar Kenshin tiap-tiap volume manga Kenshin itu emang ada kisah yang mendalam dan mengena banget. Perubahan jalan hidupnya Kenshin yang selalu ada aja cobaan dan ujiannya

    Quote Originally Posted by kingform
    setuju ama david, gw lebih prefer kalo live action nya dibikin sekuel, ato trilogi sekalian aja
    jadi karakter2 dari chapter yang beda2 ga tumplek blek jadi satu

    misalnya aja:
    film pertama isinya perkenalan sampe lawan oniwabanshu
    film kedua tentang kemunculan saito dan duel lawan shishio
    film ketiga dibahas masa lalu kenshin plus lawan enishi
    Btw ide lu itu bagus bro

    Kalo menurut gw malah mikirnya dibikin triloginya kayak begini aja
    1. Kisah Kenshin bertemu dengan oniwabanshu dan melawan Makoto Shisio bersama Juppongatana nya.
    2. Kisah alur maju mundurnya Kenshin pra dan pasca restorasi Meiji. Diceritain dimana dia ketemu sama Enishi Yukishiro dan flashback ketika dia masih jadi ksatria Chosu, dapet luka pertama, ketemu Tomoe, dapet luka kedua, cerita kembali ke masa Jinchu nya Enishi Yukishiro
    3. Kisah Kenshin yang menua dan akhirnya mati digantikan oleh Kenji, anaknya Kenshin yang dilatih oleh Yahiko Myojin yang merupakan gabungan aliran Hiten Mitsurugi dan Kamiyakashin.


    What do you think???
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  4. #104
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    Quote Originally Posted by noodles maniac View Post
    [*]Kisah Kenshin yang menua dan akhirnya mati digantikan oleh Kenji, anaknya Kenshin yang dilatih oleh Yahiko Myojin yang merupakan gabungan aliran Hiten Mitsurugi dan Kamiyakashin.[/list]

    What do you think???
    Kenshin sdh pensiun sakabato dikasi ke yahiko,si kenji kayaknya ga diajarin hitten mitsurugi,
    kecuali tiba2 plotnya kenshin dimasa damainya tiba2 mati ga jelas karena karakter villain baru yang ga bisa dilawan cuma ngandalin kamiyakasin terus si yahiko ngasih sakabatou lagi ke kenji dan menyuruh dirinya mencari kakek gurunya(seijuro hiko) buat belajar tenik hitten mitsurugi..maka dimulailah petualangan kenji himura dengan judul "Ruroni Kenshin : Omega"

  5. #105
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Yahiko tidak belajar hitten mitsurugi tapi murni Kamiya Kashin.
    Kenji tidak belajar dari Yahiko tetapi langsung dari gurunya Kenshin, Seijuro Hiko, jadi Kenji belajar Hitten Mitsurugi.

    Tapi waktu Yahiko menjemput Kenji, dengan ilmu Kamiya Kashin, Yahiko bisa mengalahkan Kenji.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  6. #106
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    bagi saya momen yg paling spesial dalam cerita kenshin hanyalah pertemuan kembali kenshin dengan saito di dojo kamiyakasshin, itu adalah pertarungan yg benar-benar sejati, kenshin sesungguhnya

    saya belum liat movie-nya, gak terlalu nafsu juga, karena bagi saya kenshin itu udah 'selesai', tapi bukan berarti gak pengen donlod cuman bukan prioritas aja
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  7. #107
    Quote Originally Posted by noodles maniac View Post
    Kalo menurut gw malah mikirnya dibikin triloginya kayak begini aja
    1. Kisah Kenshin bertemu dengan oniwabanshu dan melawan Makoto Shisio bersama Juppongatana nya.
    2. Kisah alur maju mundurnya Kenshin pra dan pasca restorasi Meiji. Diceritain dimana dia ketemu sama Enishi Yukishiro dan flashback ketika dia masih jadi ksatria Chosu, dapet luka pertama, ketemu Tomoe, dapet luka kedua, cerita kembali ke masa Jinchu nya Enishi Yukishiro
    3. Kisah Kenshin yang menua dan akhirnya mati digantikan oleh Kenji, anaknya Kenshin yang dilatih oleh Yahiko Myojin yang merupakan gabungan aliran Hiten Mitsurugi dan Kamiyakashin.


    What do you think???
    buat gw ending kenshin itu ada di manga vol 28 del
    gw ga ngakuin OVA 2 sebagai ending kenshin. terlalu tragis

    ---------- Post Merged at 07:44 PM ----------

    Quote Originally Posted by Yuki View Post
    bagi saya momen yg paling spesial dalam cerita kenshin hanyalah pertemuan kembali kenshin dengan saito di dojo kamiyakasshin, itu adalah pertarungan yg benar-benar sejati, kenshin sesungguhnya
    emang dahsyat banget itu saito vs kenshin di dojo kamiya kasshin
    pertarungan paling seru di rurouni kenshin


    "Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
    Takahashi Minami

    ------------------------------------------------------------------
    Thread paling Hot di l AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog

  8. #108
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    tembok aja ampe bolong

    yg saya suka itu serangan balasan kenshin di punuk saito, itu mantap pisan

    ---------- Post Merged at 08:21 PM ----------

    ah, OVA 2 itu mah bikinan orang-orang TV, jangan dianggap
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  9. #109
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    baru nonton... bagus.

    fightingnya keren.

  10. #110
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Kayak Aslan, baru sempet nonton...

    Gimana ya?
    Buat die hard fans Rurouni Kenshin (Manga ataupun Anime-nya, dan saya termasuk), film ini mungkin menimbulkan 'harusnya begini-harusnya begitu'... tapi belajar dari pengalaman nonton film layar lebar Zato-Ichi (yang saya penggemar berat serial TV-nya), Kozure Okami (yang saya penggemar gila manga-nya) dan beberapa adaptasi lain, saya belajar untuk melihat film ini sebagai stand alone dan menikmati apa adanya.

    Okeh... teteup nggak obyektif ya... saya praktisi salah satu aliran pedang Jepang kuno (walaupun udah lama gak latihan ), dan suka sekali sama ajaran filosofi para pemain pedang... gimanapun juga ini tipe film saya banget...

    Tampaknya film ini dibuat dengan semangat menyampaikan isi ajaran pedang, dengan menumpang kisah Rurouni. Sementara kisah Rurouni-nya sendiri tidak begitu tersalurkan, semangat pedang-nya tersampaikan dengan baik. Saya nonton bersama rekan yang awam soal Jepang, apalagi soal sejarah dan budayanya, dan dia mengagumi pesan yang disampaikan oleh film ini.

    Film ini dibuka dengan salah satu pertempuran perang Boshin, pertempuran Toba Fushimi di Bulan Januari yang dingin di tahun 1868. Ini saja sudah membuat saya berdebar-debar dan langsung masuk ke dalam alur cerita. Semua praktisi ilmu bertarung Jepang memahami betul makna tahun 1868 sebagai awal era Meiji dan titik balik bagi ilmu bertarung, bergantinya Jutsu (ilmu bertarung) menjadi Do (pembentukan karakter).

    Cantik sekali bahwa di pertempuran ini ditunjukkan Hajime Saito yang sibuk mencari "Hitokiri Battosai", Kenshin Himura. Perang adalah perang, tapi bagi kaum Samurai, perang adalah personal. Kadang sekedar keinginan untuk berhadapan dengan lawan yang tangguh. Scene pertempuran ini ditutup dengan Kenshin meninggalkan pedangnya, simbol dari diakhirinya kehidupan seorang pembantai dan budaya samurai secara keseluruhan, disaksikan oleh Saito yang cuma berdiri terdiam. Ini-pun adalah simbol yang apik. Kehormatan melarang Saito menyerang Kenshin, gambaran dari mentalitas seorang samurai, di sisi lain keraguan menunjukkan pengakuan Saito akan jaman yang berubah. Bahasa simbolis yang indah.

    Bagi yang mengerti, adegan ini punya makna yang lebih dalam lagi. Saito adalah tokoh nyata samurai tangguh yang mewakili organisasi pembela Shogun, Shinsengumi, sedangkan Hitokiri adalah julukan bagi empat pembunuh legendaris kekaisaran. Dua pendekar paling tangguh dari dua kubu yang berseberangan berhadapan dalam pertempuran, yang justru berakhir dengan kekalutan pikiran masing-masing.

    Teman saya tanya, "loh, kenapa dia nggak nyerang?"... jawab saya "diem lu, ntar aku terangin..."

    Selanjutnya adalah kisah yang sudah dihapal oleh kebanyakan Rurouni-mania, kehadiran Batosai palsu, diterimanya Kenshin (oro...) di dojo Kamiyakashin, dan pertarungan-pertarungan membasmi biang opium, Kanryu Takeda.

    Dari sisi cerita film ini biasa saja, tapi transisi kehidupan samurai dan ilmu pedang bertebaran di mana-mana (yang kalau bukan menghayati ini, film ini agak lambat, kayaknya karena terlalu banyak pesan yang dijejalkan). Misalnya, kita bisa lihat ada pidato Mentri Yamagata, dojo Kamiya yang ditinggal murid, satu pasukan samurai miskin yang menjadi budak Kanryu dan pidato Kanryu waktu mau membeli Kenshin. Untungnya ada pula scenes yang bertema sama tapi lebih menarik ditonton, misalnya pertarungan Kenshin dengan si berandal Sanosuke. Kata-kata Kenshin pada Sano, "keterampilanmu tidak layak diberikan pada orang seperti dia," betul-betul menusuk hati, menggambarkan kesedihan samurai yang tidak lagi punya tuan yang layak diabdi (kata samurai berarti pelayan, abdi) sekaligus menggambarkan bahwa berandal frustasi mantan pasukan Sekiho semacam Sano juga masih memiliki jiwa ksatria.

    Koreografi pertarungannya ciamik. Ashi Sabaki (footwork) yang ditunjukkan Kenshin sangat memukau, kalau benar-benar gerakan kaki macam itu bisa dilakukan, sabetan pedangnya pasti luar biasa hebat. Lawan bertarungnya-pun memukau. Kombinasi antara koreografi dan efek kamera (gak pake CG ya?) menimbulkan nuansa pertarungan yang sengit dan ketat.

    Memang sih, banyak ayunan pedang di film ini terlalu lebar dan tampak tidak terkontrol, tapi tentu saja kalau harus memilih antara ilmu pedang yang beneran dan yang asyik ditonton, saya setuju untuk membiarkan pertarungan ini agak fantastis ketimbang realistis.


    Tadinya saya agak kecewa ketika melihat Oniwaban bertopeng menggunakan jerat dan pistol, sudah gitu nembaknya serampangan pula, tapi ketika ia mengeluarkan tanto (pisau) dan bertarung rapat dengan Kenshin, nah, ini betul-betul pertarungan luar biasa. Saya sendiri gak akan mau melawan pedang hanya dengan bersenjata pisau, tapi koreografi pertarungan dua orang ini betul-betul luar biasa. Jujur saya puas. Bagi saya pertarungan ini lebih seru dari pertarungan dua 'battosai' di akhir film.

    Bertanya sih, jadi Oniwaban bertopeng itu siapa? Dari ilmu bertarungnya jelas dia Shinomori Aoshi yang bersentakan kodachi (versi lebih panjang dari pisau tanto), tapi yang bertopeng iblis Tengu kan bukan dia, kalau gak salah yang namanya Han'nya ya? anyway. Kehadiran topeng putih keji di film yang agak gelap memang memberi nuansa yang dalam, tapi ilmu kenpo Han'nya tidak cocok untuk dilawankan dengan pedang, jadi kayaknya digabunglah dua karakter ini jadi satu orang. Biar topengnya dapet, duel senjatanya juga dapet.

    Musik juga ciamik. Bahkan istri saya sampai komentar; "kok cocok ya? Biasanya film samurai pake musik Jepang klasik yang suling sama kecapi, ini rock kontemporer tapi bisa masuk banget. Kesannya jadi kuat." Saya setuju.

    Overall, sembilan dari sepuluh.

    ***

    Semalam sesudah selesai nonton film, naluri saja saya membongkar lemari dan mengeluarkan satu set gi (baju latihan), bokken (pedang kayu) dan tanto. Barang-barang itu sudah lama tersimpan dan bajunya sudah bau apak (padahal harganya sekitar 4 jutaan dan tebel berat minta ampun).
    Sambil memandangi mereka saya ingat adegan ketika Kenshin mengobrak-abrik para begundal yang menyatroni Dojo Kamiya. Dialognya sangat mengena,

    "Pedang adalah senjata untuk membunuh, tidak bisa disangkal...
    Siapapun yang mengatakan sebaliknya pasti tidak pernah mengotori tangannya dengan darah...

    Pedang sebagai alat untuk membangun karakter cuma omongan mimpi, cuma permainan kata-kata...

    ... tapi demikian... aku suka itu..."
    Seperti disebut Kandalf, Kenshin memasuki dojo dengan sebelumnya melepas sandal dan memberi hormat.

    Rasanya seperti dialog antara atheis dan theis soal Tuhan.

    Malam itu saya berlatih suburi di tengah hujan deras. Rasanya sudah lama sekali.
    Dulu ketika pertama kali belajar, selama berhari-hari saya hanya disuruh memandangi pedang, mencoba menghayati apa yang dilambangkan oleh senjata tajam satu itu.

    Malam kemarin saya coba menghayatinya lagi.
    Good movie...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  11. #111
    wah, reviewnya om alip dalem banget
    bener om, oniwabanshu yang pake topeng itu namanya hannya. dan harusnya dia jago kempo, bukan bersenjatakan pedang pendek. ahli menyamar juga. harusnya dia udah ga punya wajah karena udah dirusak demi penyamaran yang sempurna

    itu karakter bertopeng di live action ver kayaknya emang gabungan aoshi ama hannya

    btw, om alip merasa gak sih kalo pemeran yamagata kurang berwibawa?
    terutama terlihat pas dia berusaha membujuk kenshin bekerja untuk pemerintah
    soalnya dalam bayangan gw baca manga ama nonton anime nya, yamagata itu harusnya terlihat berwibawa


    "Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
    Takahashi Minami

    ------------------------------------------------------------------
    Thread paling Hot di l AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog

  12. #112
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Hehehe... ini memang agak susah. Berbeda dengan tokoh nyata lain yang direka di cerita ini, seperti Fujita atau Kenshin sendiri (Kenshin adalah rekaan dari tokoh Kawakami Gensai, samurai pembantai yang mengabdi ke kaisar), Yamagata sangat terekspos di media. Foto, rekaman suara, dan film dokumenter tentang beliau bisa ditemukan di mana-mana (coba deh cari fotonya di gugel, bisa ketemu banyak). Kayaknya wajar kalau versi live-action akhirnya perlu mengadopsi tokoh Yamagata yang lebih dekat ke kenyataan ketimbang versi Manga dan Anime yang menjadikan dia cowok barat brewokan yang tinggi besar (kayak Abraham Lincoln yang kekar).
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  13. #113
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Hahaha akhirnya granpda alip turun gunung

    Reviewnya mantap grandpa

    Quote Originally Posted by ali
    Okeh... teteup nggak obyektif ya... saya praktisi salah satu aliran pedang Jepang kuno (walaupun udah lama gak latihan ), dan suka sekali sama ajaran filosofi para pemain pedang... gimanapun juga ini tipe film saya banget...
    Praktisi pedang dan penggemar Kenshin, kereennnnn


    Quote Originally Posted by alip
    Cantik sekali bahwa di pertempuran ini ditunjukkan Hajime Saito yang sibuk mencari "Hitokiri Battosai", Kenshin Himura. Perang adalah perang, tapi bagi kaum Samurai, perang adalah personal. Kadang sekedar keinginan untuk berhadapan dengan lawan yang tangguh. Scene pertempuran ini ditutup dengan Kenshin meninggalkan pedangnya, simbol dari diakhirinya kehidupan seorang pembantai dan budaya samurai secara keseluruhan, disaksikan oleh Saito yang cuma berdiri terdiam. Ini-pun adalah simbol yang apik. Kehormatan melarang Saito menyerang Kenshin, gambaran dari mentalitas seorang samurai, di sisi lain keraguan menunjukkan pengakuan Saito akan jaman yang berubah. Bahasa simbolis yang indah.

    Bagi yang mengerti, adegan ini punya makna yang lebih dalam lagi. Saito adalah tokoh nyata samurai tangguh yang mewakili organisasi pembela Shogun, Shinsengumi, sedangkan Hitokiri adalah julukan bagi empat pembunuh legendaris kekaisaran. Dua pendekar paling tangguh dari dua kubu yang berseberangan berhadapan dalam pertempuran, yang justru berakhir dengan kekalutan pikiran masing-masing.

    Teman saya tanya, "loh, kenapa dia nggak nyerang?"... jawab saya "diem lu, ntar aku terangin..."
    ..dan gw termasup orang yang akan bertanya seperti itu terima kasih atas penjelasannya grandpa
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  14. #114
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Baru sempet nonton tadi malem

    Jam 22.00 lewat, lampu kamar dimatiin, speaker digedein, biar lebih kerasa pilemnya

    Menurut gw pilem ini keren kok, yah emang gak sama blas sama versi komiknya dan kalo berorientasi pada komiknya pasti bakal protes harusnya begini dan begitu seperti yang dibilang grandpa alip tapi ternyata setelah gw perhatiin emang koreografi seni bela diri pedang samurainya keren banget, untuk liat lebih jelas gerakan bertarungnya seperti apa gw sampe harus ulang berkali-kali. Nah gerakan-gerakan inilah yang gw bandingkan dengan yang ada di komik. Ternyata keren yah kalo liat gerakan aslinya diperankan oleh aktor, apalagi pose-pose di komiknya jadi jelas banget

    Pertarungan favorit adalah emang pas Kenshin melawan preman-preman samurai bayaran waktu di dojo Kamiyakashin. Bertarung tanpa pedang, kemudian pake pedang kayu di atas dinding yang diambil dengan berlari vertikal ke atas (superb), terakhir baru bertarung pake sakabattou. Oh iya... Kenshin bener-bener lepas sendal kayu dan hormat menunduk dulu sebelum masup dojo. Selalu begitu, keren

    Pertarungan seru kedua adalah ketika Kenshin melawan Aoshi/Hannya itu. Sayang dia pake pistol segala , makanya gw berharap kalo seandainya dia adalah Aoshi seharusnya pertarungan bisa lebih seru karena dia bisa ngeluarin Kodachi kembar dan ngeluarin jurus "Kaiten Kenbu Rekuren" yang keren itu.

    Pertarungan Kenshin versus Saito sayang banget cuma sebentar, padahal gw sangat berharap mereka bertarung habis-habisan di dojo Kamiya kayak di anime/manganya.

    Pertarungan Kenshin versus Sano juga kurang lama, padahal gw mo liat Kenshin nangkring di Zanbattou nya Sano terus disabet palanya tapi ini cukup terobati dengan pertarungan back-to-back Kenshin-Sano versus preman-preman samurai sewaannya Kanryu Takeda

    Pertarungan Kenshin versus Jinai harusnya bisa lebih klimaks kayak waktu lawan Aoshi/Hannya itu. Ada dua jurus battoujutsu yang dipake yakni "Ryu Tsui Sen" sama "Sou Ryu Sen". Banyak pose yang muncul di komik diperagain disini, posisi awal Battoujutsu dengan pedang tersarung itu emang keren banget

    Yang gw suka dari pilem Rurouni Kenshin live action ini :
    • Kenshinnya pas menurut gw, bisa mendadak cengok bisa mendadak serius
    • Kaorunya cakep imut banget gw harus tanya Kingform apa dia anggota AKB48
    • Toko Saitonya pas, garang, makanya sayang dia di pilem ini cuma jadi samurai galau yang berharap bisa tarung one-on-one versus Kenshin. Gw ngerti dia gedeg dan sinis banget sama perubahan prinsip Kenshin di era Meiji
    • Meguminya biasa aja sih, tapi centil dan mata rubahnya dapet tuh
    • Gw juga suka Yahiko Myojin nya, cuma emang perannya gak terlalu gede disini
    • Pilihan musik latarnya keren,


    Kelemahan dan adegan yang cukup bikin gw annoyed adalah...
    • Perang Tobafushimi kurang heboh menurut gw, tapi untungnya disini keliatan jelas nafsu duel si Saito, Jinai dan perubahan karakter Kenshin yang ingin berhenti jadi battousai
    • Sano bisa keluar penjara gara-gara apa? terus itu kenapa Sano yang bantu warga yang keracunan air sumur ujug-ujug malah jadi ikutan tinggal di dojo Kamiya Kashin? kok gak ada alasannya sih
    • Pertarungan konyol Sano dan Sekijo? di dapur. Ngelempar piring, barang-barang di dapur bahkan sempet-sempetnya makan ayam, minum arak, makan telor mentah. Argh disturbing banget!
    • Flashback Kenshin dapet tugas pertama ngebunuh shogun (calon suaminya Tomoe) dilatarbelakangi hujan rontokan mahkota bunga sakura, tapi sayangnya kalo ngeliat jauh ke belakang rontokan bunga sakuranya cuma berbentuk luasan areal kotak di sekitar mereka bertarung aja, gak sepanjang jalan yang mereka lalui. Jadi keliatan bohongnya
    • Oniwabanshu ato bukan sih? ini gak dijelasin sama sekali dengan karakter-karakter sewaan Kanryu Takeda yang 3 orang itu.


    Overall gw kasih penilaian 9,5/10 deh
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  15. #115
    pelanggan setia david260684's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    Home Sweet Home
    Posts
    2,222
    Yang jadi kaoru bukan anggota akb48..
    Artis yg lagi naek daun tuh.. Takei Emi, msh muda tp segudang pengalaman maen dorama,movie,smp iklan kecantikan banyak dibintanginya..

    Di bioskop blitz malah smp tayangin film doi..

  16. #116
    juragan kopi noodles maniac's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Noodle Cafe
    Posts
    15,927
    Wohohohoo begitu ya? sayang gw belom bisa kasih thanks ke elu vid, next time yah
    Jika menurutmu hidup ini tidak menarik, maka buatlah hidupmu semenarik mungkin - Shinsaku Takasugi

    Impossible is nothing!

  17. #117
    Death Note's Tatsuya Fujiwara is Shishio Makoto in "Rurouni Kenshin"

    Jump SQ announced that Tatsuya Fujiwara (Death Note's Light Yagami) had been confirmed to play as the powerful Shishio Makoto in the two upcoming Rurouni Kenshin live action films. Directed by Keishi Ōtomo (Ryōmaden), it will premiere on Summer 2014.

    The two films will be entitled “Rurouni Kenshin: The Great Kyoto Fire Arc” and “Rurouni Kenshin: The End of a Legend Arc”. Takeru Sato (Kamen Rider Den-O) will be reprising his role from the first film as Kenshin Himura.

    The "Kyoto Arc" took place several months after Kenshin joins the Kamiya Dojo. Shishio Makoto plans to conquer Japan by destroying the Meiji Government, starting with Kyoto. Feeling that his friends may be attacked, Kenshin goes to meet Shishio alone in order to defeat him. However, many of his friends, including a young Oniwabanshū named Makimachi Misao, decide to help him in his fight.

    The first Rurouni Kenshin live action film debuted at the top of Japan Box Office when it premiered in Japan on August 25th, 2012. It also has been seen in theaters more than 2 million times, earning over $36.7 million in Japan, and $25 million internationally!

    saus kecap


    "Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
    Takahashi Minami

    ------------------------------------------------------------------
    Thread paling Hot di l AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog

  18. #118
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Lho..
    Akhirnya jadi sekuel?
    Kukira bakal dilanjutkan jadi Dorama.

  19. #119
    pelanggan sejati Urzu 7's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    7,940
    sebenernya nda cocok perawakan tatsuya fujiwara jadi shisio, tapi pas ngeliat perannya jadi kaiji ok2 aja walau karakternya beda jauh dari komiknya.
    yah semoga saja bisa jadi shisio versinya sendiri yang lebih baik..

    kebayang nanti ada adegan shisionya nangis kayak di kaiji

  20. #120
    kandalf: langsung jadi trilogi....
    kyoto arc dibagi jadi 2 film.....


    "Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
    Takahashi Minami

    ------------------------------------------------------------------
    Thread paling Hot di l AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog

Page 6 of 9 FirstFirst ... 45678 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •