Dulu, Borobudur bukankah juga tertimbun sebelum ditemukan seseorang berkebangsaan
Belanda, HC Cornelius, seorang insinyur, atas perintah gubernur saat itu Thomas
Standford Raffles. Dokumentasi penemuannya masih ada di museum di sana.

Tertimbun oleh kerja alam, termasuk gunung api. Waktu ditemukan, agak miring sana-sini. Jadi
jangan dikira langsung nampak seperti Borobudur sekarang. Pekerjaan mulai dari penemuan,
pengangkatan, pemugaran hingga diakui sebagai warisan budaya oleh UNESCO berlangsung
dari 1814-1991.