Quote Originally Posted by BundaNa View Post
Heran saya...berkhawlat sama mendekati zinah beda.
Khalwat itu dikhawatirkan akan terjerumus pada perbuatan mendekati zina yang pada akhirnya berujung pada zina itu sendiri.

Jadi, anti tidak perlu berdalih dan berkelit macam2 dengan mengambil perkataan bathil kaum kafir. jelas dalam post #7, Rasullulah saw melarang berkhalwat.

لاَ يَخْلُوَنَّ أَحَدُكُمْ بِامْرَأَةٍ
“Jangan sekali-kali salah seorang kalian ber-KHALWAT dengan wanita ...
^ ini anti paham gak ?

Inilah jadinya jika akal dipakai buat akal-akalan. Jadinya njlimet.

Quote Originally Posted by BundaNa
ya pantes aja si solmed punya seribu macam dalih. Asum aja bisa memberikan seribu macam dalih untuk "meluruskan" kritikan kepada solmed
Anti sendiri tidak punya dalil selain membeo semata, tetapi ngotot bahwa khalwat=mendekati zina ?

Indikasi bisa mendekati zina bahkan berzina iya. Tanpa mendekati zina pun .... secara zhahir teks ia (berkhalwat) HARAM. Jadi ... kenapa anti jadi seperti orang bingung ?

lihat komentar saya di post #7
btw, 1 mobil berdua, termasuk ber-khalwat, karena tempat tersebut terisolasi dari umum (tidak terbuka untuk umum), kecuali jika si wanita ditemani mahramnya.
Nah, klo berduaan di tempat umum <<< berkhalwat bukan ?