TRIBUNJAMBI.COM, PAREPARE - Ahli Bedah RSUD Andi Makkasau Parepare, dr Kamaruddin Said, memastikan, sebanyak 26 logam menyerupai paku yang diangkat dari tubuh Syafira (3), adalah logam murni,
dan bukan sesatu yang tumbuh dengan sendirinya.
"Sekilas, benda ini mirip isi senjata Papporo, sejumlah paku yang dipotong kepalanya sehingga
mempermudah masuk pada badan manusia," ujar Kamaruddin, seraya memperlihatkan paku-paku tersebut dan membenturkannya, sehingga mengeluarkan suara layaknya bunyi logam yang dibenturkan.
Ia menduga, paku-paku itu masuk di bagian kaki Syafira, karena
dokter menemukan saluran yang sudah berbentuk selang sepanjang 6 cm. Penanganan lain, tim medis terus meminta keterangan ibu Syafira, untuk mengetahui kemungkinan penyebab masuknya paku tersebut di tubuh anaknya.
Ibu syafira berpendapat lain, "Kami penasaran, sebab paku itu asli dari dalam tubuh Syafira dan bukan benda asing. Apalagi, kita menemukan jarum suntik yang sama persis dengan jarum suntik yang biasa dipakai tenaga medis di rumah sakit," katanya.
Selain tim dokter, aparat kepolisian Polres Parepare dikabarkan sudah meminta paku-paku tersebut untuk diselidiki. Hanya saja, tim dokter masih enggan memberikan dan memilih mengantar paku-paku tersebut untuk diteliti lebih lanjut di Dinas Kesehatan Provinsi di Makassar.