Udah 2 episode. Titik berat ceritanya bukan di bagian Vampire life style-nya. Titik beratnya justru di bagian manipulasi, taktik dan strategi yang di lancarkan aliansi Vlad Tepes dan Abraham Van Helsing dalam rangka misi balas dendam mereka. Kondisi 'Vampire' cuman salah satu 'sumberdaya' untuk di gunakan dalam menjalankan misi ini.
So, ganteng/cantik nya si Vampire nggak jadi faktor utama dalam cerita ini, karena memang bukan fokusnya. Walaupun, katakanlah, Vamp-nya punya tampang remuk, kayak Count Orlok, cerita ini akan tetep jalan, tapi mungkin dengan strategi yang berbeda.
Sejauh ini, yang udah di lakukan oleh Vlad dan Van Helsing adalah memulai Hostile Takeover aset finansial dari orang2 yang menjadi sumber pendanaan organisasi yang membantai istrinya Vlad dan anak-istrinya Van Helsing.
Tapi caranya itu, lho...![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)





Reply With Quote