Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast
Results 21 to 40 of 54

Thread: Not a family man

  1. #21
    Quote Originally Posted by Alip View Post
    Huwaaaaaaaa....... ada Bang Breeeennnnnnnnn...........
    Wow... suheng Alip ada disini... :menjura:

  2. #22
    Quote Originally Posted by crashed brain View Post
    A man is a boy trapped in an adult body..

    Klo dah sekian tahun nikah baru nggrundel aneh namanya...
    Kemaren2 ngapain aja tu orang? Kok cuma bisa nyalahin lakinya?
    Dah introspeksi?

    Mungkin gerundelannya udah lama tapi sama saya baru curhat.
    Bagaimana introspeksinya ? menurutnya dia baik2 saja sebagai
    istri, melakukan apa yang dianggap tugas istri.

    Dia bukan keberatan hobi suami atau sosialisasinya, tapi kayaknya
    lebih ke porsinya. La kalau suami menjadikan rumah sebagai tempat
    mampir doang dan teman2nya sebagai yang utama, apa ndak
    menjengkelkan tuh?

    Saya ndak pernah dengar versi misuanya sih. Anak2 kayaknya
    juga ndak dekat ama bokapnya, jadi figur ibu menyeimbangkan
    kekurangan sang ayah.
    ´There are two ways to conquer and enslave a nation. One is by the sword. The other is by debt´
    -John Adams-

  3. #23
    Quote Originally Posted by izaku View Post
    buat ibunya...manfaatin duit suaminya buat hobi baru, jalan2, shopping2 ato miara boy toy
    bikin diri sendiri+anak2 happy, gitu. Kalo cere jg sama aja, ibu tetep sendirian, bedanya suply duit yg berkurang aja kali plus status jg yg berubah. Gw rasa byk jg laki2 yg iri sm suami di ibu ini. Kemana2 masih bisa melakukan hobinya dgn asik gak ada gangguan dr anak-bini
    Nah, saya suka saran ini dan menurut saya dia harus melakukannya.
    kalau suaminya senang2 dengan dunianya, kenapa dia tidak?
    Apalagi uang kan ndak masalah.

    Tapi, si suaminya itu, kalo istrinya pergi, kayak ndak rela gitu.
    Maunya, sekalinya istri pergi, anak2 ikut sekalian jadi dia ndak direpotin.
    Artinya, istri ndak bisa full "me-time" yang ada ngurus anak juga

    Trus si suami tuh, kalo dapat cuti tahunan, dipakenya buat moge..
    padahal anak-istrinya udah mupeng liburan keluarga kayak tetangga2...

    Sekalinya liburan, suami emoh ikutan
    padahal anak-istri merindukan mereka pergi barengan..
    dan kalo istri-anak pergi, dia malah happy banget karena bisa sepanjang
    hari di markas moge

    Sang istri guyon "mekkah-nya di situ, tuhannya moge.." .
    ´There are two ways to conquer and enslave a nation. One is by the sword. The other is by debt´
    -John Adams-

  4. #24
    Quote Originally Posted by keremus View Post
    Mungkin gerundelannya udah lama tapi sama saya baru curhat.
    Bagaimana introspeksinya ? menurutnya dia baik2 saja sebagai
    istri, melakukan apa yang dianggap tugas istri.

    Dia bukan keberatan hobi suami atau sosialisasinya, tapi kayaknya
    lebih ke porsinya. La kalau suami menjadikan rumah sebagai tempat
    mampir doang dan teman2nya sebagai yang utama, apa ndak
    menjengkelkan tuh?

    Saya ndak pernah dengar versi misuanya sih. Anak2 kayaknya
    juga ndak dekat ama bokapnya, jadi figur ibu menyeimbangkan
    kekurangan sang ayah.
    ya itu...
    tidak bisa kita menilai suatu permasalahan kalo hanya dipandang dari satu sisi saja.
    harus didengar pendapat suami mengenai kebiasaannya tersebut.
    tidak bisa juga kita mengambil pengalaman pribadi diri sendiri untuk dijadikan panduan dalam menganalisis permasalahan ini.

    orang akan cenderung membenarkan tindakannya sendiri.. tanpa memperhatikan akibatnya ke orang lain.
    CMIIW

  5. #25
    pelanggan setia aya_muaya's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    semarang
    Posts
    5,884
    cowok itu memang nyebelin...

  6. #26
    pelanggan setia et dah's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Location
    Land Between Solar Systems
    Posts
    3,911
    egois, maunya menang sendiri, suka masa bodo, ngga perhatian

    makanya gua ngga mau sama cowo

  7. #27
    pelanggan setia heihachiro's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    little nong
    Posts
    2,614
    Quote Originally Posted by et dah View Post
    egois, maunya menang sendiri, suka masa bodo, ngga perhatian

    makanya gua ngga mau sama cowo
    word

  8. #28
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    orang bilang perlu waktu 10 tahun bagi pasangan suami istri untuk bisa saling mengerti dan memantapkan rumah tangganya. Tapi kalau sampai 15 tahun suami blum ngeh juga bahwa dia belum menjadi ayah dan suami yang diinginkan keluarganya, sebaiknya suami "disidang" oleh semua anggota keluarga. Perlu dijedotin rame2 bahwa dia adalah seorang AYAH dan SUAMI...not just TEMAN buat teman2nya atau MESIN UANG yang gak tau mata hatinya

  9. #29
    pelanggan setia Ronggolawe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Posts
    5,137
    Quote Originally Posted by et dah View Post
    egois, maunya menang sendiri, suka masa bodo, ngga perhatian

    makanya gua ngga mau sama cowo
    sama dong, gw juga ngga suka sama cowo

  10. #30
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    postingannya um alip, bu keremus dan um crash, juga bundana ilang semua euy
    --

    aku sepakat ama bundana... emang harusnya ada saling pengertian, suaminya egois, tapi di sisi lain mungkin si istri juga kurang memperlihatkan ketidaksetujuannya
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  11. #31
    antara masa sesudah apgred dan sebelum down tadi siang, semua postingan ilang

    *numpang lewat
    you can also find me here

  12. #32
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    nowel etca...hayo mana neh postingan yg ilang?

  13. #33
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Laki yg punya duit memang cenderung kurang mau berbaik2 sama istri dan keluarga, ini biasa.

  14. #34
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Quote Originally Posted by AsLan View Post
    Laki yg punya duit memang cenderung kurang mau berbaik2 sama istri dan keluarga, ini biasa.
    ah enggak juga, saya nemu lelaki berduit yang family man...kalau saya bilang itu bukan kebiasaan lelaki berduit, lebih ke arah pendidikan awalnya gimana?

  15. #35
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    iya,ga melulu kayak gitu lan.

    untungnya sekelilingku laki2nya family men, jadi ga punya perbandingan drastis kayak ceritanya bu keremus.
    tapi mayan membuka cakrawala juga sih, ternyata ada ya laki2 yang separah itu
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

  16. #36
    Barista AsLan's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    9,288
    Rich Man, Poor Man: Body Language Can Indicate Socioeconomic Status, Study Shows

    ScienceDaily (Feb. 5, 2009) — Socioeconomic status (SES) is determined by a number of factors such as wealth, occupation and schools attended. SES influences the food we eat, hobbies we participate in and can even have an impact on our health.

    People with an upper SES background can often be accused of flaunting their status, such as by the types of cars they drive or how many pairs of Manolo Blahniks they have in their closet. It is easy to guess someone's SES based on their clothing and the size of their home, but what about more subtle clues? Psychologists Michael W. Kraus and Dacher Keltner of the University of California, Berkeley wanted to see if non-verbal cues (that is, body language) can indicate our SES.

    To test this idea, the researchers videotaped participants as they got to know one another in one-on-one interview sessions. During these taped sessions, the researchers looked for two types of behaviors: disengagement behaviors (including fidgeting with personal objects and doodling) and engagement behaviors (including head nodding, laughing and eye contact).

    The results, reported in Psychological Science, reveal that nonverbal cues can give away a person's SES. Volunteers whose parents were from upper SES backgrounds displayed more disengagement-related behaviors compared to participants from lower SES backgrounds. In addition, when a separate group of observers were shown 60 second clips of the videos, they were able to correctly guess the participants' SES background, based on their body language.

    The researchers note that this is the first study to show a relation between SES and social engagement behavior. They surmise that people from upper SES backgrounds who are wealthy and have access to prestigious institutions tend to be less dependent on others. "This lack of dependence among upper SES people is displayed in their nonverbal behaviors during social interactions," the psychologists conclude.
    Orang kaya cenderung kurang ramah pada orang lain, karena mereka terbiasa tidak butuh bantuan orang lain.

    Fenomena ini ada dibahas di buku "Men are from mars women are from venus" karangan John Gray.

    Memang tidak semua pria berduit akan bersikap begitu, tapi ada kecenderungan kearah situ, maka setiap pasangan perlu mewaspadai resiko2 dari setiap kondisi, termasuk resiko menjadi kaya (kalau dulunya mereka adalah pasangan miskin) atau resiko menikahi pria kaya.

  17. #37
    pelanggan tetap nerissa's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Posts
    1,574
    Waspadalah...waspadalah!

    Sabbe sattha bhavanthu sukhitatta.

  18. #38
    Untungnya suamiqu masih tergolong family man. Sebenernya hobi gakpapa sih, asal gak nelantarin anak istri kayak gitu

  19. #39
    Kenapa postingan ilang, chan?

    Bunda Na@

    Ya mungkin itu pengaruh nilai2 yang ditanamkan ke keluarga
    yang kemudian membentuk mindset seseorang. Orang yang tumbuh dalam
    keluarga yang terlalu patriarkat (maksudku, lelaki selalu utama dan perempuan
    dianggap cuma ngurus anak dan rumah), mungkin lebih potensial berperilaku
    kayak kasus di atas.


    Sepengamatanku, hal-hal sepele dalam RT bisa malah besar dampaknya.

    Misalnya ya sapaan empatik : " Capek ya Pa + Ma ?"

    Atau mendengarkan pasangan bicara, sama2 duduk2 nonton TV, jalan
    sekeluarga...

    Itu nampak sepele, tapi kalau tidak ada, RT terasa kosong dan jika ada
    RT terasa hangat.

    La gimana kalo satunya sibuk berkutat ngurus rumah, satunya berkutat
    nongkrongin moge dan hanya mampir ke rumah, bukannya pulang ?
    Last edited by keremus; 19-10-2011 at 01:45 PM.
    ´There are two ways to conquer and enslave a nation. One is by the sword. The other is by debt´
    -John Adams-

  20. #40
    Barista deddy's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Mahakam
    Posts
    2,250
    saranya saya untuk gabung ke KM aja si ibu ...... dijamin gak bakal bosen .... ikut kegiatan sosial di KM asyik lho...

    cerai ? jangan ah...kasian anak2 ....toh suami tidak menyelewengkan ........
    Last edited by deddy; 19-10-2011 at 02:12 PM.
    GARUDA DI DADAKU

Page 2 of 3 FirstFirst 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •