Huwaaaaaaaa....... ada Bang Breeeennnnnnnnn...........
Originally Posted by crashed brain
ngerasa deh...
Ada istilah yang dipakai oleh istri saya, "menikahi elang patah sayap..."
Menurutnya, semua laki-laki memiliki jiwa anak-anak, sehingga seorang istri harus pula memiliki peran sebagai ibu bagi suaminya. Sebenarnya itu wajar saja, karena seorang istri kadang membutuhkan pula figur ayah dari suaminya. Suami istri saling memiliki peran berbeda bagi satu sama lain.
Dalam kasus laki-laki yang tak pernah dewasa... istri lebih dituntut untuk banyak menampilkan peran ibu, ketimbang istri. Tidak sehat memang, tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan... dan jika dengan tekun dan tabah dilakukan, si anak laki-laki pelan-pelan akan tumbuh juga jadi laki-laki dewasa. Jika saat itu tiba, maka si elang akan jadi elang perkasa yang sangat berterima kasih dan berdedikasi pada istrinya...
Tapi ya ini pilihan. Tidak semua perempuan berani mengambil resiko itu, dan memang tidak pernah diharuskan.
Sebenarnya hal yang sama juga terjadi sebaliknya, tapi secara sosial lebih bisa diterima, yaitu menikahi "merpati patah sayap"... laki-laki menikahi perempuan yang belum dewasa secara emosional.
Tapi dasar nasib... secara tradisional laki-laki memang dituntut untuk lebih matang, lebih mendidik, dan mengayomi istrinya. Jadi tinggal ngelus dada aja...
Nah... tinggal memilih...
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




ngerasa deh...
Reply With Quote