12.30: Syuting Iklan
Ayu mengenakan setelan legging bunga-bunga dengan atasan tank top bermotif garis merah-putih ditutup rompi merah yang sudah dipersiapkan Boya, stylist dari Star Media Nusantara. Ia memulai iklan dengan menyanyikan satu kalimat terkenalnya, "Ke mana, ke mana, ke mana."

Ayu kemudian mengganti atasan dengan tank top oranye dipadu dengan rompi cokelat. "Buat pilihan saja," kata Boya, yang dikenal Ayu sejak kerap mengiringinya menari saat mengisi acara di MNC TV.

Menurut Artha, sejak ditangani Star Media Nusantara, Ayu kini tak perlu lagi merisaukan busana panggungnya. "Kalau dulu sering dibuatin Ayah, sekarang segala hal kami yang urus," ucapnya.

Sebelum syuting, video jockey MTV, Boy William, mendatanginya. Mereka berdua berangkulan. "Ini oppa (panggilan kakak dalam bahasa Korea) aku," kata Ayu mengenalkan.

Pacaran? "Enggak. Dia udah punya pacar. Maunya yang bisa bahasa Inggris. Dia tau kalau saya oon banget bahasa Inggris." Keduanya menegaskan hubungan mereka sebatas kakak-adik.

Meski saat istirahat syuting, Ayu kerap menggoda Boy, yang mirip salah satu personel boy band Korea, Super Junior, Choi Si-won, "Iiih, oppa ngganteng banget, sih," Boy cuma cengengesan digoda Ayu. "She is cute. She is funny. Jarang cewek bisa lepas kayak gini," kata pria yang besar di Selandia Baru dan Amerika Serikat itu.

Mereka mulai akrab sejak bersama-sama menjadi host acara musik di Global TV setahun lalu. "Iya, gue belajar bahasa Indonesia dari Ayu," kata Boy sambil merangkul Ayu.

Chemistry ini makin nyambung setelah Ayu mulai meracuni para kru dengan segala hal berbau Korea, dari lagu hingga drama-drama Korea. Saat kru iklan tengah berdiskusi, mereka sempat berduet menyanyikan lagu berbahasa Korea, Ban Mal Song, yang dinyanyikan duet oleh Jung Yong-hwa dari kelompok boy band CN Blue, dan Seo Hyun, personel girl band SNSD. Keduanya amat fasih bernyanyi.

Ayu mulai berceloteh tentang kegilaannya akan segala hal yang berhubungan dengan artis Korea. Ia kerap meniru gaya berbusana selebritas Korea dan menyanyi lagu-lagu Korea. "Wah, kalau enggak ada kegiatan, bisa dari pagi sampai pagi lagi nonton film Korea," ujar Umi.

Ia terperanjat saat diberi tahu bahwa SNSD dikontrak satu label dengan Lady Gaga. "Serius, Mbak? Wah, moga-moga dari Indonesia nanti saya, ya," kata dara 19 tahun ini. "Eh, Mbak, banyak yang bilang wajahku mirip Jessica SNSD," ia mengatakan.

Ayu bermimpi bisa bergabung dengan girl band favoritnya itu, "Bila perlu, Jessica dikeluarin digantikan gue (tertawa)."

13.30: Rumah Makan Ampera Tebet, Jakarta Selatan
Saat tiba, Ayu baru saja tidur di dalam mobil Avanza yang membawa dia dan ibunya. Tak berapa lama, ia menyusul dengan mata masih mengantuk. Meski penampilannya saat itu terlihat lelah, semua pengunjung dan pegawai di rumah makan itu langsung mengenalinya dan heboh.

Belum lima menit ia duduk, seorang pria mendekatinya dan memintanya berfoto. Ia lalu menguping pembicaraan Artha dan seseorang di seberang telepon. "Enggak bisa, Mas, ini sudah padat banget," kata Artha dengan si penelepon sambil mengeluarkan jadwal manggung Ayu.

Sesaat Ayu melirik jadwal kerjanya yang terbungkus dalam map plastik itu. "Gila, jadwal gue padat banget." Sambil menyantap nasi, ikan asin, ayam bakar, dan sesekali menyendok sayur asam di depannya. Ia bercerita tentang kejengkelannya urung satu panggung dengan bintang Korea Selatan, Hyun Bin, yang diundang TNI di Cilandak, 6 Oktober lalu.

"Ya, sudahlah, enggak apa-apa. Tapi kalau yang datang Kang Ji-hwan dan gue disuruh mengalah, baru ngamuk gue," katanya menyebut bintang pujaannya. Ia amat mengidolakan aktor yang bermain di beberapa serial drama populer Korea, seperti Hong Gil Dong (2008), Coffee House (2010), dan Lie to Me (2011), itu. "Di situ ia kelihatan macho banget, gue nonton berulang-ulang," ujarnya.

Ayu lalu mengeluhkan soal akun Twitter-nya, @aayyttiinngg, yang dibajak orang. "Udah beberapa minggu lalu baru nyadar," katanya. Ia kini muncul lagi dengan akun baru, @ayutingting_new.

14.40: Ellen Salon, Tebet, Jakarta Selatan
Ayu ingin rambutnya dicuci dan di-blow. "Paling ke salon sebulan sekali, itu pun cuma perawatan rambut buat dimasker," ucapnya.

Ia tak pernah memilih salon khusus. Salon kelas kampung di dekat rumahnya pun tak ragu ia datangi. "Sambil berangkat kerja, sekalian mampir," katanya.

Saat dikeramas Mbak Nung, karyawan salon itu, Ayu mengungkapkan tipe pria pilihannya. Sederhana saja: baik, seiman, romantis, bisa bahagiain ayah-ibunya. "Kalau mau deketin Ayu, harus pacaran dulu sama ayah-ibu, baru boleh pacaran sama anaknya," ujar kakak Assyifa Nuraini ini.

Meski tipenya sederhana, kata Ayu, belum ada satu pun pria yang memenuhi standar itu. Kata dia, ada bekas pacarnya yang mendekati tipe itu. "Tapi selingkuh. Huh, udah capek badan, capek hati, ya, Allah."

Ia mengatakan kapok sekadar pacaran tanpa tujuan jelas. "Serius, tapi enggak buru-buru ngajak nikah."

Cerita lalu bergeser ke soal gengnya yang bernama Anak Social Community yang masih terjalin erat. Ini adalah geng berisikan teman-temannya di jurusan IPS saat SMA. "Anggotanya harus 12 orang," kata Ayu. Kenapa? "Kalau ketemunya 24, ya jadi deh 24 orang," ia berseloroh enteng.

Saat masih SMA, meski sudah lama merintis menjadi selebritas, Ayu masih sempat keluar bareng bersama teman-teman gengnya. "Kalau puasa suka bolos sekolah (tertawa), pakai mobil Karimun aku, muat cuma enam orang, yang enam lagi naik angkot, kasihan."

Mobilnya yang sudah berganti menjadi Splash, yang juga dibelinya sebelum populer, belum mampu menampung semua temannya. "Kalau ada rezeki, biar bisa beli yang lebih gede."

16.20: Studio MNC TV Pondok Gede, Jakarta Timur
Ayu bersiap mengikuti gladi resik hari ulang tahun MNC TV. Ia tampak akrab dengan semua kru televisi itu. Ayu mengakui ia termasuk dibesarkan di televisi tersebut.

Beberapa penyanyi dangdut, seperti Julia Perez dan Trio Macan, merangkul Ayu. "Aku suka dengan kesuksesanmu sekarang," kata Jupe. Mereka bergantian memeluk dan menyelamati Umi yang sudah lama dikenal sebagai manajer Ayu sebelum ditangani Star Media Nusantara.

Ayu tersenyum senang. Ia lalu berlatih koreografi di panggung. Wajahnya memucat saat menyadari ia belum siap. Ia berpindah ke ruang ganti penampil dan berlatih koreografi. Saat kembali ke panggung bersama para penari pengiringnya, wajahnya terlihat kesal.

Rupanya terjadi kesalahpahaman yang menyebabkan ia tidak siap pada salah satu lagu dan gerakan tarian. Ayu lalu turun sambil menangis. Ayu terlihat lelah. Di dalam toilet wanita, ia terguguk dalam pelukan salah satu kru yang terus menyemangatinya. Ibunya ikut menguatkan, "Anak ibu hebat, pintar, enggak usah takut."

Tak butuh waktu lama untuknya menenangkan diri, ia kembali ke panggung. Wajahnya dengan cepat beralih ceria dan mulai menggoda para kru yang langsung direspons hangat. Ia dengan cepat menguasai tarian salsa dan lagu yang akan dibawakannya. Salah satu yang dinyanyikannya dan sudah amat dihafalnya adalah lagu berbahasa Korea, Nobody, dari Wondergirls, dengan gerakan khas kelompok penyanyi bergaya centil itu.

19.00: Panggung MNC TV
Para pengisi acara ulang tahun itu berkumpul di panggung untuk melanjutkan berlatih koreografi bersama-sama. Melebur bersama dalam tarian Goyang Ratu Panggung, mereka masih dengan busana dan dandanan rambut seadanya. Ayu masih dengan poni digelung rol rambut. Sesekali mereka cekikikan dan berpelukan. Saat itulah ayah Ayu datang bersama adiknya, Assyifa, murid kelas III SMP, yang memiliki kecantikan serupa dengan Ayu. "Saya datang karena semalam mereka tidak sempat pulang," kata Rojak. Di wajahnya terlihat kebanggaan.

20.30: Ruang Rias
Kembali ruang rias dipenuhi para pengisi acara. Sambil dirias, Ayu disuapi ibunya. Hanya empat suapan, ia lalu sibuk menghafal kalimat yang harus ia ucapkan saat di panggung.

22.00
Ayu menjadi bintang yang mempesona di panggung itu. Dengan baju tunik etnik berompi jaring-jaring dan bawahan rok pendek, ia tampil amat segar. Tak tersisa sedikit pun ketegangan yang sempat membuatnya uring-uringan. Gerakan tariannya amat lincah dan menyenangkan. Penonton ikut berjoget. Ayu menikmatinya. Ia menjadi ratu panggung saat itu.