Results 1 to 20 of 123

Thread: Tinjauan kembali matahari sbg tuhan

Threaded View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #14
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    @semua teis

    Baca lagi baik2 postingan pertama yg ane tulis:

    Sebuah kenyataan bahwa sinar matahari adalah sumber kehidupan. Kesalahan fatal logika Ibrahim ketika mengesampingkan matahari sebagai tuhan adalah ketika matahari terbenam dilihatnya sebagai kelemahan utk disebut sbg tuhan. Padahal matahari terbenam sangat berguna utk memberikan kesempatan pada makhluk hidup utk beristirahat atau melambatkan metabolisme tubuhnya. Makhluk hidup umumnya menurunkan aktivitasnya ketika temperatur tubuhnya menurun. Kepunahan makhluk2 raksasa penghuni bumi karena tertutupnya atmosfer dari sinar matahari akibat tumbukan batu angkasa yg sangat besar. Abu letusan gunung Tambora sempat menurunkan temperatur atmosfer bumi utk beberapa lama karena tertutupnya sinar matahari oleh abu tsb. Reptil yg dikenal berdarah dingin selalu berjemur diri di terik matahari utk menghangatkan tubuhnya. Terbit dan terbenamnya matahari adalah ritme yg sangat mendukung dinamika kehidupan di permukaan bumi. Tanpa ritme tsb, tidak akan ada kehidupan di bumi. Jadi sangat pantas matahari disebut sbg tuhan karena dia yg menghidupkan dan mematikan makhluk di bumi. Mengesampingkan matahari sbg tuhan karena terbenamnya adalah kesalahan logika yg fatal.
    Di situ ane mengritisi nabi ente, Ibrahim, yg menolak matahari sebagai tuhan dgn alasan matahari terbenam. Ibrahim melihat terbenamnya matahari sebagai kelemahan matahari. Lha ane balik argumennya, justru matahari terbenam utk memberikan kesempatan pada manusia utk istirahat. Kemudian lebih jauh lagi, manusia mengonsumsi energi yg berasal dari matahari utk terus hidup. Segala faktor penunjang hidup manusia, disediakan oleh matahari. Jadi ternyata matahari menjadi sangat penting bagi manusia. Kalau begitu, sudah seharusnya matahari yg dijadikan tuhan, bukan malah ditolaknya hanya gara2 terbenam. Nah, kalo ente baca baik2 postingan tsb, ane justru mempertanyakan kepada ente semua para teis, mengapa ente malah menolak menuhankan matahari yg justru menyokong ente utk hidup?

    Kemudian muncul tanggapan2: Bukan matahari saja, oksigen juga, bumi juga, gravitasi juga, supernova juga, sampe nyuruh ane buka buku Fisika SMP dan googling nukleosintesis segala... Lha kalo ente sadar bahwa itu semua adalah penyokong hidup ente, kenapa ente gak sembah? Kok malah nyembah Allah swt yg gak punya kemampuan utk menerbitkan matahari dari barat?

    Last edited by purba; 20-10-2011 at 08:15 PM.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •