Kalau ga salah Bus TransJakarta itu awalnya kunjungan kerja di Kolombia.... Mungkin dikolombia sana yang antri bus memang paling banyak 50 orang, jadi bus datang, halte kosong..

Lah transjakarta? Yang antri ratusan orang (Halte Harmoni arah ke Pulo Gadung, jam pulang kerja), bus datang 1/2 jam sekali, sekali angkut 80 orang (busnya padahal muat 40 aja, gue pernah itung bangku + pegangan buat yang berdiri). Bayangin aja bagaimana busnya, belum pas antri empet-empetan, panas, bau... Sementara yang antri terus berdatangan....

Busway dan Bus TransJakarta akan sukses kalau busnya bisa sekali angkut 200 orang, busnya datang 10 menit sekali... Maka dengan itu tidak akan ada penyerobotan jalur busway dan mungkin orang akan beralih ke bus transjakarta...