Page 3 of 3 FirstFirst 123
Results 41 to 52 of 52

Thread: Atas sebuah rasa dan asa

  1. #41
    pelanggan
    Join Date
    Oct 2011
    Location
    Jakarta - bogor - jakarta
    Posts
    230
    Doa untuk sebuah jiwa



    Pandangilah sang mentari yang mulai menerangi

    Wahai jiwa yang meniti diarena kehidupan

    jangan kau terpuruk dalam kelam

    Pandangilah sang mentari

    Mulailah kembali melangkah

    Tepiskan segala gundah .. aral yang melanda

    Hidup belum terhenti

    Masih ada hari ini, masih ada esok masih ada lusa

    Tetaplah mencoba melangkah untuk kehidupan

    Bangkitlah wahai jiwa...

    Menjadi tak tentu dapat menjadikan

    Meski apa yang terjelma tak seindah apa yang terasa

    Bangkitlah wahai sang jiwa

    Mari kita arungi sisa kehidupan ini dengan segala apa yang ada tuk menjadikan ada meski tiada

    Mentari terik ... mentari memanasi sang bumi...

    Awal dari hari untuk mencari meski belum tentu tertemui

    Bangkitlah wahai jiwa...

    Hidup ini belum berhenti

  2. #42
    pelanggan
    Join Date
    Oct 2011
    Location
    Jakarta - bogor - jakarta
    Posts
    230
    Wajah itu terdiam ..... tak sepatah katapun terucap
    Saat seorang bocoh berkata " yah itu keretanya naik itu aja "
    Begitu jelas terdengar ditelingaku ..
    Jelas sungguh jelas ..
    Kutatap reaksi sang ayah ... Dia diam tak menjawab ...
    Kutunggu tetap tak ada jawaban
    Dan anak dipangkuannya itu tetap berkata : " ayah itu kereta, ayo kita naik "
    Sang ayah hanya mengoyangkan kakinya mengayun anaknya ..... tetap tak sepatah katapun ....
    Kuliat kutatap dari pintu dalam gerbong KrL Commuter ..
    Hendak kemanakah mereka.... Sang Ayah dan anaknya
    Aku meliatnya lekat, tubuh pekat sang ayah...
    Tersentak dalam jiwaku teringat diri sendiri, Sunguh beruntung dia masih bisa mendekap anaknya, mengajaknya jalan dihari libur tiba, sedangkan aku .... disaat liburpun masih membanting tulang....
    Kerinduankupun merayap...
    Teringat tawa canda dan kenakalan anakku, sungguh aku rindu pada mereka tapi apa daya
    Jakarta dimana aku mencoba mencari sesuap nasi meski apa yang kuperoleh masih jauh dari kebutuhan yang ada
    Tapi aku tetap bertahan....
    Kuterdiam menatap... menahan sesak ..... dan rintihan jiwa...
    Terdengar kembali suara anak itu berbicara : " ayah ayo kita naik " masih tetap ayah itu tak bicara
    Dan perlahan pintu kereta ini tertutup, membawaku pergi dari hadapan mereka yang menunggu kereta berikutnya....



  3. #43
    pelanggan setia red>,<hair's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    kanatakara
    Posts
    2,824
    numpang baca y lope2

    Anugurihiitusomi

  4. #44
    pelanggan
    Join Date
    Oct 2011
    Location
    Jakarta - bogor - jakarta
    Posts
    230
    silahkan penumpang baca lah ... bebas kok :p ...





    Beberapa hari tidak ada yang dapat tercurahkan....
    perlu rangsangan otak biar .... keluar ide..

  5. #45
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    Quote Originally Posted by Wallpapur
    "menelanjangi diri"
    "atas sebuah damba kehidupan duniawi"

    gw suka kata2 ini
    klo gw sukanya...

    "menelanjangi diri"
    "atas kesadarannya, tanpa aku mintanya lagi.."

  6. #46
    pelanggan
    Join Date
    Oct 2011
    Location
    Jakarta - bogor - jakarta
    Posts
    230
    Quote Originally Posted by ancuur View Post
    klo gw sukanya...

    "menelanjangi diri"
    "atas kesadarannya, tanpa aku mintanya lagi.."

    Hadeh ..... terus mandi ya

  7. #47
    pelanggan
    Join Date
    Oct 2011
    Location
    Jakarta - bogor - jakarta
    Posts
    230
    semua semakin terasa gelap dalam hidupku
    tanpa tangan mengengam
    tanpa tubuh memeluk...
    hanya sendiri ku rasa apa yang terasa...
    begitu sayatan menjelma
    naifkah meminta atas damai yang terdamba...
    bukan kesendirian yang tercumbu lara



  8. #48
    pelanggan setia red>,<hair's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    kanatakara
    Posts
    2,824
    walahhh

    Anugurihiitusomi

  9. #49
    pelanggan
    Join Date
    Oct 2011
    Location
    Jakarta - bogor - jakarta
    Posts
    230
    ngopo

    ---------- Post added at 01:44 AM ---------- Previous post was at 01:33 AM ----------

    larut sudah sang kelam
    tapi kunkuman rasa ini semakin membuatku tengelam
    mendiamkan raga
    memecahkan otak
    Menghujamkan sang jiwa

    Terbujurlah bagai bangkai yang bernyawa
    menanti sebilah pedang yang menamatkan jiwa
    Pada sebuah titik rasa
    Dimana hanya ada asa yang terangkum dalam kata damba

    Tak terjamah tak tersentuh
    siluet yang tercumbui
    Atas hasrat hati yang menginginkan
    indah bergumul, saling berpautan, memeluk dan berkeringat
    mengetarkan aspek segala yang ada
    melayangkan indah aral terlonjakan menembus awan jingga
    Klimakskan sebentuk percintaan...
    terbujur lemas dan bahagia

    tapi ..... semua itu hanya aku dan tidak kau merasa


  10. #50
    pelanggan setia red>,<hair's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    kanatakara
    Posts
    2,824
    kumatt

    Anugurihiitusomi

  11. #51
    pelanggan
    Join Date
    Oct 2011
    Location
    Jakarta - bogor - jakarta
    Posts
    230
    kucabik jiwa renta yang terhujam
    Kutelanjangi serpihan raga
    Atas dunia yang menyesakan rongga
    Kutelanjangi tanpa ada yang tersisa
    Sudah ... sudah ..... berat sunguh
    kutak kuat menahan sentakan atas apa yang terlanda
    Serpihan belum tertata
    Serpihan belum terangkai
    Kini .... semakin hancur bertembaran
    Sudah ... apakah ini kehidupan
    Sudah ..... apakah harus terakhiri dengan hembusan terhenti
    Tiada dimengerti sungguh tiada dimengerti ........

    ---------- Post added at 10:45 PM ---------- Previous post was at 10:40 PM ----------

    Cabikan itu mengores perlahan
    Lalu cepat.... merobekan semua
    Tekanan itu tak bisa tertahan... perlahan tapi terus dan terus bertambah
    Sungguh ku tak berdaya
    Perih goresan mengoyak jiwa dan raga
    Meneteskan darah perlahan tapi luka begitu banyak
    Tubuh telanjang dengan berpakaian darah mengalir tanpa henti ....
    Sesak mulai terasa diatara keperihan sambil menahan beban berat semakin berat
    Gemetar seluruh raga .... dengan pandagan mata yang tiada makna
    menanti hembusan terakhir terlepas dari raga....




  12. #52
    pelanggan
    Join Date
    Oct 2011
    Location
    Jakarta - bogor - jakarta
    Posts
    230
    Apakah salah dengan rasa
    bila keinginan yang ada mengelora jiwa
    apa salah dengan sentuhan damba
    bila menginginkan nyata indah dunia

Page 3 of 3 FirstFirst 123

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •