Results 1 to 20 of 48

Thread: Runtuhnya Teori Einstein (?)

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Indonesia?

    Ngebahas doang

  2. #2
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Ngebahas doang
    Wah malah gak apa ngebahas doang daripada gak ngapa2in.

    Secara umum ada dua pekerjaan besar dalam fisika, teoretis dan eksperimen. Apa yg terjadi di CERN adalah eksperimen. Sedangkan yg dikerjakan Einstein misalnya hingga melahirkan teori relativitas adalah pekerjaan teoretis alias ngebahas doang. Indonesia baru mampu pada level teoretis tsb karena tidak butuh dana terlalu besar. Sementara negara2 berduit, seperti USA, Jepang, Jerman, dan Eropa (CERN), mampu membuat lab utk eksperimen.

    Pekerjaan eksperimen dan teoretis adalah timbal balik, saling membangun satu dengan lainnya. Eksperimen menghasilkan pengamatan terukur terhadap suatu fenomena alam. Teori menghasilkan penjelasan yg memadai bagaimana fenomena alam tersebut terjadi. Kemudian teori memberikan prediksi2. Trus, eksperimen mengamati kembali apakah prediksi2 tsb ada atau tidak. Jika ada, itu akan memperkuat teori tadi. Jika tidak, maka teori tadi akan diperbaharui. Begitu seterusnya. Itulah sains, aktivitas yg dinamis.

    Ketika ane tanya bagaimana dgn Indonesia, itu merupakan sindiran thd negeri ini. Malaysia (saudara muda) sudah jauh meninggalkan Indonesia dlm hal pengembangan sains dasar. Sebentar lagi Vietnam (anak kemarin sore) juga akan menyalip Indonesia dalam hal pengembangan sains dasar. Jepang dan Korea Selatan adalah contoh negara2 yang kekuatan ekonominya ditopang oleh pengembangan sains dasar. Sedan hibrid Toyota dan teve datar Samsung, misalnya, adalah produk ekonomis yg dihasilkan dari pengembangan sains dasar tadi. Malaysia dan Vietnam sedang melangkah di belakang Jepang dan Korea, sementara Indonesia jalan di tempaaaaat.. grakkk!!!.. sejak merdeka tahun 1945 lalu. Silly....

  3. #3
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Wah malah gak apa ngebahas doang daripada gak ngapa2in.
    Ngebahas di kopimaya doang.. Sampe yg ga ahli jadi ahli...
    Tapi ane percaya kalo purba ini ahlinya.. dalam hal exakta.

    Secara umum ada dua pekerjaan besar dalam fisika, teoretis dan eksperimen. Apa yg terjadi di CERN adalah eksperimen. Sedangkan yg dikerjakan Einstein misalnya hingga melahirkan teori relativitas adalah pekerjaan teoretis alias ngebahas doang. Indonesia baru mampu pada level teoretis tsb karena tidak butuh dana terlalu besar. Sementara negara2 berduit, seperti USA, Jepang, Jerman, dan Eropa (CERN), mampu membuat lab utk eksperimen.

    Pekerjaan eksperimen dan teoretis adalah timbal balik, saling membangun satu dengan lainnya. Eksperimen menghasilkan pengamatan terukur terhadap suatu fenomena alam. Teori menghasilkan penjelasan yg memadai bagaimana fenomena alam tersebut terjadi. Kemudian teori memberikan prediksi2. Trus, eksperimen mengamati kembali apakah prediksi2 tsb ada atau tidak. Jika ada, itu akan memperkuat teori tadi. Jika tidak, maka teori tadi akan diperbaharui. Begitu seterusnya. Itulah sains, aktivitas yg dinamis.

    Ketika ane tanya bagaimana dgn Indonesia, itu merupakan sindiran thd negeri ini. Malaysia (saudara muda) sudah jauh meninggalkan Indonesia dlm hal pengembangan sains dasar. Sebentar lagi Vietnam (anak kemarin sore) juga akan menyalip Indonesia dalam hal pengembangan sains dasar. Jepang dan Korea Selatan adalah contoh negara2 yang kekuatan ekonominya ditopang oleh pengembangan sains dasar. Sedan hibrid Toyota dan teve datar Samsung, misalnya, adalah produk ekonomis yg dihasilkan dari pengembangan sains dasar tadi. Malaysia dan Vietnam sedang melangkah di belakang Jepang dan Korea, sementara Indonesia jalan di tempaaaaat.. grakkk!!!.. sejak merdeka tahun 1945 lalu. Silly....
    Indonesia enggak dalam urusan ini doang kali ye... Masalah orang indonesia kan investasi. Ga ada/jarang orang2 kaya indonesia atau pemerintah yg mau investasi utk macam proyek2 spt ini... banyak takutnya.. takut rugi jelas. Mungkin karena ga ngerti. Tapi mudah2an bang purba ini tambah kaya jadi berani investasi utk bidang ini..

    Sip lah..

    Oh ya mobil hybrid?? http://www.asiaone.com/Motoring/News...21-205874.html

  4. #4
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    Indonesia's first hybrid car takes 15 mins to start?
    Aduh, judulnya very not flattering

    Tapi angkat topi buat effortnya deh.

  5. #5
    Quote Originally Posted by kunderemp View Post
    Neutrino bukannya tak bermassa?
    Eh.. gak.. kau benar.. Neutrino punya massa.

    Setahuku,
    kecepatan cahaya sebagai konstanta kalau gak salah berdasarkan persamaan Maxwell. Teori Relativitas khusus memang kalau gak salah dibuat berdasarkan itu.

    Ngomong2, selain CERN, yang punya fasilitas akselerasi partikel siapa saja sih?
    Bukankah harus ada percobaan ulang yang dilakukan oleh pihak lain untuk membuktikan?
    Dari hasil baca2, Fermilab tahun 2007 sudah pernah melakukan percobaan serupa dengan yang dilakukan OPERA, hasilnya pun sama. Tapi pihak fermilab menyangsikan, margin errornya kelewat besar karena sistem pengukurannya nggak akurat, untuk itu perlu diupgrade sistemnya, tahun depan (2012) baru bisa dioperasikan.

    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Yg gw denger2 akibat bisa lebih cepet dari cahaya, nantinya manusia bisa time travel?
    time travel secara teori dimungkinkan, tapi nggak di alam semesta yang kita diami ini.
    kalo penasaran google aja, keyword : godel universe atau godel "time travel"

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •