Duh, enak banget sih orang yang suaranya pelan... saya selalu ditegur sama lawan bicara, ssstttt... gak usah teriak-teriak gitu!!!!, padahal perasaan saya udah bisik-bisik

Kalau ngelihat konteks kebutuhannya, yang diperlukan bukan suara yang keras, tapi artikulasi yang jelas... kecuali kalau antara meja dan dapur jaraknya selapangan bola....

Jadi daripada berusaha teriak sampai leher sakit, coba kalimatnya yang dipanjangin... "Oooyyyy... Baagiaaannn sambeeeeelll.... bikin lagiii duaaaa killloooooooooooo..." Ini akan lebih kedengeran ketimbang "OI BAGIAN SAMBEL... BIKIN LAGI DUA KILO!!!"

Kayak pemimpin upacara gitu loh... walaupun gak terlalu keras... tapi dipanjang-panjangin sehingga kedengeran....