-
Orang Tua Yakini Pengebom Solo Achmad Yosepa Hayat
TEMPO Interaktif, Cirebon - Orang tua Achmad Yosepa, M. Daud Turani dan Hindun, meyakini bahwa pelaku peledakan bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunton, Solo, kemungkinan besar adalah anaknya.
"Saya lihat foto-foto di media. Saya 90 persen yakin itu anak saya," kata Daud saat ditemui di warung bakso miliknya di Jalan Pandesan, Kota Cirebon, Senin, 26 September 2011.
Daud dan Hindun mengaku belum diperiksa polisi. Tapi mereka sudah mendengar kabar bahwa istri dan anak Achmad sudah diperiksa. "Ya, mau bagaimana lagi. Sebagai orang tua saya pasrah," kata Daud yang mengatakan sudah lama tak bertemu atau berhubungan dengan anaknya itu.
Markas Besar Kepolisian RI pun tidak buru-buru mengumumkan identitas pelaku peledakan bom bunuh diri Solo itu. "Harus dilakukan tes DNA supaya tidak salah," kata juru bicara Polri, Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam, kemarin.
Menurut Anton, polisi sudah mengambil sampel DNA dari seorang perempuan dan anak terduga pelaku. Polisi akan mencocokkan sampel DNA jenazah dengan DNA kedua orang yang diduga istri dan anak pelaku. "Semua sedang berjalan, tunggu sampai selesai," kata Anton kembali menolak memastikan identitas pelaku dan keluarganya.
Achmad Yosepa Hayat alias Ahmad Abu Daud alias Raharjo adalah salah satu buron polisi. Dia diduga terlibat dalam jaringan pengebom Masjid Al-Dzikra, di kompleks Kepolisian Resor Cirebon, April lalu.
Hampir seharian tim dari Indonesia Automatic Fingerprints Identification System memeriksa mayat yang tiba di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta, sejak pagi hari kemarin. Mereka dibantu tim Disaster Victim Identification.
Sekitar pukul 14.10 WIB, seorang perempuan berbusana biru dan merah muda keluar dari pintu belakang ruang forensik rumah sakit. Menggendong anak kecil, perempuan itu melewati koridor ruang rawat tahanan. Seorang laki-laki berbadan tegap mengiringi wanita berusia 20-30 tahun itu. Mereka lalu menuju Kijang Innova berpelat nomor H (Semarang).
Seorang penyidik yang turut mendampingi perempuan itu membisikkan bahwa identitas jasad pengebom Solo sudah bisa dipastikan. "Ya, seperti yang diduga, Achmad itu," ujarnya.
you can also find me here 
Posting Permissions
- You may not post new threads
- You may not post replies
- You may not post attachments
- You may not edit your posts
-
Forum Rules