Page 1 of 5 123 ... LastLast
Results 1 to 20 of 88

Thread: Nasehat Untuk Diri

  1. #1
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072

    Nasehat Untuk Diri




    ** Menjelaskan Tuhan **

    Sahabatku, bisakah kita menjelaskan Tuhan? Kalo kita melihat kembali Kitab Suci, terdapat banyak ayat-ayat yang menjelaskan tentang Tuhan, tetapi setelah diteliti lebih jauh semua penjelasan tersebut hanya sebatas pada sifat-sifatNya. Tuhan tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata karena kata-kata hanya bisa menjelaskan suatu wujud yang berada pada ruang dan waktu sedangkan Tuhan melampaui ruang dan waktu. Ini sama seperti menjelaskan bagaimana rasanya jatuh cinta atau fall in love, tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan “rasa” ketika kita sedang berada dalam keadaan tersebut. Tetapi “rasa” tersebut bisa kita rasakan. Sama halnya dengan Tuhan, tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkanNya tetapi Ia bisa kita rasakan didalam hati kita. Hati kita adalah jembatan menujuNya.


    Melalui hati, kita mendekat kepadaNya. Melalui hati kita menuju Cahaya Agung Sang Ilahi sebagaimana yang Ia sebutkan dengan penuh Cinta dan Kasih Sayang didalam Hadis Qudsi “Aku adalah Khazanah yang terpendam. Aku rindu ingin diketahui, untuk itu Aku menciptakan mahluk”. Mari kita menggapai KhazanahNya melalui hati yang suci. Hati yang di ridhoi olehNya. InsyaAllah.

    Kisah-kisah dibawah ini menggambarkan keadaan diatas dimana kita ingin belajar mencintai Tuhan dengan hati yang ihklas dan tulus tetapi bingung darimana harus memulai. Ada juga yang ingin dekat kepadaNya tetapi tidak pernah sekalipun mengayunkan kakinya untuk memulai perjalanan menuju DiriNya. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah-kisah dibawah ini. Amin.


    Awal Dari Sebuah Perjalanan

    Seseorang bertanya kepada Yusuf bin al-Husain:

    “Apakah yang harus aku lakukan agar aku bisa dekat dengan Tuhan?”, tanyanya.

    “Ceritakan rahasiamu kepadaNya, dan jangan sampai ada seorang pun di dunia ini yang mengetahui rahasianya. Melalui hal itu, sebuah tali keimanan akan tumbuh kepada Sang Ilahi.

    Orang itu melanjutkan pertanyaannya: “Hanya itukah yang akan membantuku dekat denganNya?”

    “Dirikan hubungan yang teguh di awal perjalanan spiritualmu. Beribadahlah. Memiliki niat yang kuat juga penting. Dan jika memungkinkan, nikmati kesunyian, itu akan lebih baik.” Jawab al-Husain.

    “Tetapi bagaimana aku mencapai tahap dimana aku bisa berkomunikasi denganNya?” tanyanya kembali.

    “Aku telah menjelaskan apa yang engkau butuhkan” kata al-Husain. Tetapi engkau ingin mencapai sebuah akhir sebelum engkau memulainya, dan hal itu tidak mungkin.


    Mencintai-Nya

    Seorang pengembara tiba pada sebuah kampung dimana Abu Yazid al-Bisthami tinggal. Ia bertemu kepada al-Bisthami kemudian bertanya kepadanya.

    “Ajarkan aku cara yang paling cepat menuju Tuhan”

    al-Bisthami menjawab: “Cintai Dia dengan seluruh kekuatanmu.”

    “Itu sudah kulakukan”, seru pengembara tersebut.

    “Lalu kau perlu dicintai oleh orang lain.” Jawab al-Bisthami.

    “Tetapi mengapa?” tanyanya kembali.

    “Karena Tuhan melihat hati setiap manusia. Ketika Ia mendatangimu, tentu saja Ia akan melihat cinta yang kau miliki kepadaNya dan Ia akan bahagia. Bagaimanapun, jika Ia juga menemukan namamu tertulis dengan penuh cinta dihati orang lain, Ia pasti akan jauh lebih memperhatikanmu.”


    Menginginkan Jalan Pintas

    “Mengapa engkau menghabiskan waktu kami dalam mencari Tuhan jika engkau begitu mengenalNya dengan baik?”, tanya para murid Hasan al-Bashri. “Engkau bisa langsung menjelaskan kepada kami seperti apa Dia.”

    “Benar”, jawab Hasan al-Bashri. Tetapi hal ini terjadi karena suatu hari ketika aku sedang berdiri didepan sebuah rawa-rawa, aku melihat ada seorang pria yang bersiap-siap untuk menyeberanginya. Aku berteriak: “Hati-hati disana, kau bisa terpeleset dibatunya dan engkau akan basah kuyup!”

    Pria itu menjawab: “Jika itu terjadi, hanya aku yang akan kotor. Jadi Hasan, jika kau terpeleset dan jatuh di jalanmu, seluruh muridmu akan ikut terpeleset dan jatuh bersamamu.”

    “Pada saat itu aku mengerti bahwa Tuhan adalah suatu pencarian pribadi, setiap orang bertanggungjawab atas pencariannya. Seorang master bisa berbagi pengalamannya, tetapi tidak pada hasilnya.”

    ******
    Yusuf Bin al-Husain meninggal tahun 304 H/916 M.
    Abu Yazid Thaifur bin ‘Isa bin Surusyan al-Bisthami lahir di Bustham yang terletak di bagian Timur Laut Persia. Meninggal sekitar tahun 261 H/874 M – 264 H/877 M.

    Hasan bin Abil Hasan al-Bashri lahir di kota Madinah pada tahun 21 H/642 M. Ia adalah putra dari seorang budak yang ditangkap di Maisan, kemudian menjadi klien dari sekretaris Nabi Muhammad SAW, Zaid bin Tsabit. Karena dibesarkan di Bashrah ia bisa bertemu dengan banyak sahabat Nabi. Hasan meninggal di kota Bashrah pada tahun 110 H/728 M.
    Mereka semua adalah guru sufi agung yang memperkaya khazanah para pencari Tuhan.

    Informasi biografi diambil dari buku “Warisan Para Awliya” karya Farid al-Din Attar.
    Edisi Inggris “Muslim Saints and Mystics: Episodes from the Tadhkirat al-Auliya (Memorial of the Saints) By Farid al-Din Attar”

    sumber: (surrender2god.wordpress.com)
    Last edited by Nharura; 21-09-2011 at 12:57 PM.

  2. #2
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072



    ** BERBUAT BAIKLAH **

    Bismillahirrahmaniirrahim...
    Kebaikan adalah suatu perbuatan yang harus dipelihara, di kembangkan dan di sebarluaskan. Kebaikan akan membawa balasan yang baik bagi yang berbuatnya.

    Nasihat Lukman untuk Anaknya:
    "Wahai anakku, barangsiapa mengatakan bahwa kejahatan bisa memadamkan kejahatan, suruhlah ia menyalakan dua api, kemudian suruhlah ia melihat apakah api yang satu bisa memadamkan api yang lain. Sesungguhnya, kebaikan itu akan memadamkan kejahatan seperti halnya air memadamkan api."

    "Wahai anakku, berbuat baiklah kepada siapa yang berbuat buruk kepadamu. Tanamlah perbuatan yang baik, niscaya engkau menikmati hasilnya. Ingatlah, barangsiapa menghunus pedang kezaliman, ia sendiri yang akan terbunuh dengannya. Dan barangsiapa menggali lubang kejahatan untuk menjerumuskan saudaranya, ia sendiri yang akan terjerumus ke dalamnya."

    Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa.[An Nisa:149]

    Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.[Hud :11]
    Last edited by Nharura; 21-09-2011 at 12:57 PM.

  3. #3
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072



    Apa-apa yang Dibutuhkan Pejalan (Bagian IV)

    Muhyiiddiin Ibn ‘Arabi

    Sahabat, belajar meniru kepemurahan Allah dengan berbagi rizki anugrah Allah merupakan inti dari wasiat Syaikh Al-Akbar kali ini. Semoga kita mampu mengamalkannya.

    EMPAT

    Belajarlah untuk memberi, baik ketika engkau sedang lapang maupun sempit, sedang bahagia maupun berduka. Berusahalah untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang membutuhkan. Hal itu akan membuktikan keimananmu kepada Allah. Akan membuktikan bahwa Allah memang telah menetapkan rezeki tiap orang dan penetapan tersebut tidak akan tertukar.

    Seorang kikir adalah seorang pengecut. Setan terkutuk berbisik di dalam telinganya bahwa kematianmu masih lama; bahwa dunia ini penuh musuh dimana jika engkau memberi, maka engkau akan menjadi miskin, tidak dihargai dan dihormati orang, dan sendirian; adalah suatu kebodohan memberi banyak kepada orang lain, karena tiada seorangpun tahu apa yang akan terjadi esok hari. Pada seorang berkeadaan sempit, setan mengatakan padanya bahwa ia akan semakin miskin jika memberi kepada orang lain. Tidak ada yang akan menolongnya, dan ia mungkin hanya akan menjadi beban bagi orang lain dan dibenci pula. Kalau begitu ia harus menjaga dirinya sendiri dari kemungkinan menjadi lebih miskin. Jika bisikan-bisikan setan menawan hatinya, maka ia akan digiring ke tepian api neraka. Sebaliknya, seseorang yang membuka telinganya kepada bisikan-bisikan Allah adalah seseorang yang sedang mendengarkan kata-kata yang penuh berkah, yang menjadikan Allah sebagai pelindungnya.

    “Atau patutkah mereka mengambil pelindung-pelindung selain Allah? Maka Allah, Dialah pelindung (yang sebenarnya) dan Dia menghidupkan orang-orang yang mati, dan Dia adalah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (TQS.42:9)

    “Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang berkehendak (kepada-Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini.” (TQS.47:38)

    Makna ayat di atas: setelah diajak, diajari, dan dibawa kepada jalan iman, jika engkau mulai atau masih terus menjadi kikir, maka engkau akan kehilangan kedudukanmu, tingkatanmu, dan kasih sayang Allah. Sebaliknya, bagi siapa yang pemurah dan yakin di dalam kepemurahan Allah, akan di bawa kepada kedudukan yang kokoh.

    Seseorang yang kikir tidak memahami maksud dari ancaman-ancaman Allah.

    “Musa berkata, ‘Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberi kepada Fir’aun dan pemuka-pemuka kaumnya perhiasan dan harta kekayaan dalam kehidupan dunia, ya Tuhan Kami — akibatnya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan Engkau. Ya Tuhan kami, binasakanlah harta benda mereka, dan kunci matilah hati mereka, maka mereka tidak beriman hingga mereka melihat siksaan yang pedih’.” (TQS.10:88)

    Ayat di atas merupakan doa Nabi Musa as bagi Fir’aun. Ketika Allah berkehendak menghancurkan Fir’aun dan para pembesar, Nabi Musa as berdoa kepada Allah, Sang Hakim mutlak, kutukan karena kekikiran. Efek dari kutukan itu mengena kepada semua orang Mesir kikir dan pendengki. Mereka mati dalam keadaan miskin dan kelaparan.

    Seseorang yang dikutuk karena kekikirannya tidak mendengarkan kata-kata para Rasul Allah saw., yang berkata, “Allah memiliki dua orang malaikat yang berdoa setiap pagi, ‘Wahai, Tuhan kami, perbanyaklah anugerahmu atas orang-orang pemurah, dan ambillah milik orang-orang yang menyimpannya rapat-rapat!”

    Pada suatu hari, ketika Abu Bakar ash-Shiddiq ra. akan memberikan semua harta bendanya kepada Rasulullah Muhammad saw., ia pun ditanya Rasulullah saw., “Apa yang telah engkau sisihkan bagi keluargamu, wahai Abu Bakar?” Abu Bakar menjawab, “Aku meninggalkan bagi mereka Allah dan Rasul-Nya.” Umar bin Khattab ketika memberikan setengah harta bendanya, ia pun menjawab pertanyaan yang serupa, “Aku meninggalkan setengahnya lagi bagi keluargaku.” Rasulullah Muhammad saw. berkata tentang mereka, “Perbedaan di antara kalian berdua adalah dalam hal merespon pertanyaanku.”

    Seseorang yang memberi akan mendapatkan lebih dari Sang pemberi. Si kikir, selain berdosa karena kekikirannya, juga telah menuduh bahwa Allah kikir; ia lebih memilih harta bendanya sebagai pelindung dan pemberi bagi dirinya daripada Allah sang Pemurah. Merupakan dosa besar telah memprasangkai Allah sedemikian dan menyebabkan seseorang tertolak dari rahmat Allah dan kehilangan imannya. Semoga Allah senantiasa melindungi kita dari hal sedemikian. Amiin, ya, Robbal ‘alamiin.

    Karena itu, simpanlah sekedarnya apa-apa yang telah Allah berikan kepadamu. Jangan pernah takut miskin. Allah akan memberikanmu apa-apa yang telah dijanjikan-Nya kepadamu. Tidak ada seorang pemurahpun yang akan dihancurkan dalam kemiskinan karena kepemurahannya.[]


    Sumber: What the Seeker Needs, Muhyiiddiin Ibn ‘Arabi.

  4. #4
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072


    ** Dari Dalam ke Luar **

    Seorang Bijak berkata:

    “Anakku, jika kau ingin membuat perubahan dalam hidupmu, mulailah dari dirimu sendiri. Bukan orangtuamu, bukan temanmu, bukan pula sahabatmu. Semua perubahan dimulai dari dirimu sendiri. Dari dalam ke luar, bukan dari luar ke dalam.

    Anakku, ketika aku masih kecil dan bebas, dan imajinasiku tidak ada batasnya, aku mengimpikan untuk mengubah dunia;

    Ketika aku semakin dewasa dan semakin bijaksana, aku sadar bahwa dunia tak mungkin diubah.

    Dan aku putuskan untuk mengurangi impianku sedikit dan hanya mengubah negeriku. Tetapi itupun tampaknya tidak mungkin.

    Ketika aku memasuki usia senja, dalam suatu upaya terakhir, aku berusaha mengubah keluargaku sendiri, mereka yang paling dekat denganku, tetapi sayang, mereka tidak menggubrisku.

    Dan sekarang tatkala ajalku mendekat, aku sadar bahwa kalau saja aku mengubah diriku terlebih dahulu, lalu dengan teladan mungkin aku bisa mempengaruhi keluargaku, dan dengan dorongan serta dukungan mereka mungkin aku bisa membuat negeriku menjadi lebih baik, dan siapa tahu, mungkin aku bisa mengubah dunia.

    Ingat anakku,
    Bukan dari luar ke dalam, tapi dari dalam ke luar!
    Last edited by Nharura; 21-09-2011 at 12:56 PM.

  5. #5
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072



    ** Nikmati Saja Hidup Ini **


    Nikmati saja hidupmu, wahai sahabat…
    Usahlah engkau bersedih dan mengeluh,
    engkau di dunia ini tak akan selamanya,
    esokpun engkau akan berpulang,
    kembali padaNya… menemuiNya,

    Usah engkau risaukan duniamu,
    akhirat yang abadi lebih mulia,
    bersiaplah engkau untuknya,

    Tak perlu banyak bicara,
    lakukan saja yang engkau bisa,
    ada Dia yang selalu melihatmu,
    ada Dia yang selalu mendengar doa-doamu,
    ada Dia yang setia menemanimu,

    Yakinlah, engkau tak pernah sendiri lagi,
    engkau bahagia bersamaNya, bukan?

    Rasakanlah kehadiranNya yang setiap saat dekat denganmu,
    bahkan ia lebih dekat dari urat nadimu sekalipun,

    Lalu…Apalagi alasanmu untuk bersedih?
    Apa lagi alasanmu untuk dapat menumpahkan keluhmu?
    Apa lagi alasanmu untuk pamerkan kecengenganmu?
    Apa lagi alasanmu untuk tidak berbuat, saat kesempatan berbuat begitu luas terbuka? ia ada untuk engkau isi,
    kesempatan itu untuk engkau taklukkan,

    So, jangan pernah ragu lagi,
    engkau sudah sangat kuat bersamaNya,
    engkau sangat luar biasa dalam bimbinganNya,
    engkau mampu taklukkan egomu,
    engkau mampu runtuhkan kelumu,
    engkau mampu robohkan karang kesombonganmu itu,
    engkau mampu berlemah lembut,
    engkau bisa berkasih sayang,
    engkau akan selalu memiliki jiwa yang lapang,
    untuk kembali menerbitkan senyumanmu,
    senyuman terindah yang engkau miliki,

    Yakinlah bahwa engkau mampu,
    maka engkau benar-benar mampu, wahai sahabatku…

    Semangat berjuang!
    gigih berdoa,
    jangan pernah engkau lupa, ada Dia bersamamu,

    Semoga engkau selalu ingat,
    ada yang mengharapkan kebaikan-kebaikanmu,
    kenanglah saat-saat engkau menderita,
    maka engkau akan mampu berbagi di saat bahagiamu
    sumbangkanlah walau sepotong senyumanmu,
    sampaikanlah walau sebait nasehatmu,
    bagilah walau satu kata motivasimu hari ini,
    maka engkau akan bahagia…

    hajrahmich.wordpress.com
    Last edited by Nharura; 21-09-2011 at 01:14 PM.

  6. #6
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072



    ** Belajarlah Dari Matahari **


    Oleh: DR. Amir Faishol Fath


    Anakku, lihatlah matahari itu
    Ia tidak pernah berhenti memberikan cahaya
    Sekalipun orang-orang tidak mau memujinya
    Tidak pernah memberikan penghargaan kepadanya
    Ia tetap memberikan pencahayaan
    Bayangkan, apa yang akan dialami bumi
    Bila matahari tidak mau bercahaya

    Anakku, janganlah kau putus asa
    Karena besok pagi matahari itu akan terbit kembali
    Songsonglah masa depan dengan semangat membara
    Tanpa kenal lelah dan pudar
    Karena dengannya kau akan menjadi mulia

    Anakku, kau lihat matahari itu sangat tinggi
    Tetapi ia masih mau membantu bumi
    Karenanya, bila engkau kelak sedang di atas
    Janganlah lupa kepada yang di bawah
    Sebab kau akan semakin tinggi ketika kau selalu merendah

    Anakku, matahari itu tidak lupa diri
    Sekalipun ia sibuk memberikan cahaya kepada semesta
    Ia juga memberikan cahaya pada dirinya
    Karenanya janganlah kau menjadi seperti lilin
    Yang rela membakar dirinya untuk pencahayaan
    Tetapi jadilah seperti matahari
    Yang memberikan cahaya bagi orang lain
    Juga memberikan cahaya bagi dirinya sendiri.

  7. #7
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072


    Jadilah laksana pensil. Meski pensil patah berkali-kali, batu jelaga hitam di dalamnya masih bisa dipakai untuk menulis. Bahkan hingga ke patahan terakhir, Maka Tulisilah Hati Dengan Guratan Keikhlasan, karena Ikhlas Adalah Rahasia kekuatan Adi Daya Yang Membuat Jiwa Menjadi Kuat Meski Badai Kehidupan Berulang Kali Menghantam. Menerjang......Allahu Akbar.....
    Semangat......^_^

  8. #8
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072


    Oleh Imam Sibawaih El-hasany

    Saat kelembutan Allah menghampirimu, menghiasai hidupmu, dan membentuk sifatmu maka mudah bagimu merasakan apa yang dirasakan orang diluar dirimu, tanpa membedakan jarak kedekatan.

    Bila seseorang dikaruniai Allah watak kelembutan, dalam dirinya terliputi segala kebaikan. Bahkan, keutaman kelembutan sikap ini melebihi sikap lainnya dalam perolehannya disisi Allah. Rosulullah SAWW bersabda, ”Sesungguhnya Allah Maha Lembut dan Dia mencintai kelembutan. Orang yang lemah lembut akan Dia karuniai pahala yang tidak akan diberikan kepada orang yang berperilaku keras dan kasar.Pahala berperilaku lemah lembut itu tidak akan diberikan kepada perilaku lainnya. (HR. Bukhari dan Muslim)

    Sungguh pantas, sebab kelembutan melahirkan berbagai keajaiban perilaku bagi orang yang memilikinya dan juga kepada setiap orang yang berdekatan dan bergaul dengannya. Karena kelembutan, hati yang keras jadi lunak, yang jauh terasa dekat, yang baru mengenal seakan sudah lama bersama. Orang berhati lembut memiliki empati luar biasa: memberi sebelum diminta, memperhatikan tanpa di mohon, dan hadir ditengah-tengah kebekuan hati orang-orang dengan begitu ”cair”.

    Orang berhati lembut senantiasa menyejukan ditengah gersangnya kebersamaan. Nasihat-nasihatnya terdengar indah dan tidak menyakitkan, baik kepada orang yang lebih muda, yang seusia, maupun yang lebih tua. Kemarahannya nyaris tak terlihat, karena tertutup oleh kelembutannya, meskipun dalam kelembutannya sebenarnya terselip kemarahan.

  9. #9
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072


    ** TIPS MENJADI WANITA PALING BAHAGIA DI DUNIA **



    TIDAK... Bagi perbuatan yang dapat menyia-nyiakan umurmu, seperti senang membalas dendam dan berselisih dengan perkara yang tidak ada kebaikan di dalamnya.

    TIDAK... Bagi sikap yang lebih mengutamakan harta benda dan mengumpulkannya, ketimbang sikap arif untuk menjaga kesehatanmu, kebahagiaanmu, dan waktu istirahatmu.

    TIDAK... Bagi perangai yang suka memata-matai kesalahan orang lain, menggunjing aib orang lain (ghibah) dan melupakan aib diri sendiri.

    TIDAK... Bagi perangai yang suka mabuk kepayang dengan kesenangan hawa nafsu, menuruti segala tuntutan dan keinginannya.

    TIDAK... Bagi sikap yang selalu menghabiskan waktu bersama para pengangguran, dan memboroskan waktu berjam-jam untuk bergurau dan bermain.

    TIDAK... Bagi perilaku acuh terhadap kebersihan dan keharuman tubuh, serta masa bodoh dengan tempat tinggal dan ketertiban lingkungan.

    TIDAK... Bagi setiap minuman yang haram, rokok, dan segala sesuatu yang kotor dan najis.

    TIDAK... Bagi sikap yang selalu mengingat-ingat kembali musibah yang telah lalu, bencana yang telah terjadi, atau kesalahan yang terlanjur dilakukan.

    TIDAK... Bagi perilaku yang melupakan akhirat, yang lalai membekali dirinya dengan amal saleh untuk menyongsongnya, dan yang lengah dari peringatan tentang kedahsyatannya.

    TIDAK... Bagi perangai membuang-buang harta benda dalam perkara-perkara yang haram, berlaku boros dalam perkara-perkara yang mubah, dan perilaku yang dapat memangkas perkara-perkara ketaatan.

    *************

    YA... Untuk senyummu yang cantik, yang mengirimkan cinta, dan mengutus kasih sayang bagi orang lain.

    YA... Untuk kata-katamu yang baik, yang membangun persahabatan dan menghapuskan rasa benci.

    YA... Untuk sedekahmu yang dikabulkan, yang membahagiakan orang-orang miskin, menyenangkan orang-orang fakir, dan mengenyangkan orang-orang lapar.

    YA... Untuk kesediaanmu duduk bersama Al-Qur'an seraya membaca, merenungi, dan mengamalkannya, sambil bertaubat dan beristighfar.

    YA... Untuk kesediaanmu berdzikir, beristighfar, tenggelam dalam doa, dan senantiasa memperbaiki taubatmu.

    YA... Untuk usahamu dalam mendidik anak-anakmu dengan agama, sunnah, dan nasihat yang bermanfaat bagi mereka.

    YA... Untuk rasa malumu dan hijab (penutup aurat) yang diperintahkan Allah, karena hanya itulah cara untuk menjaga dan memelihara dirimu.

    YA... Untuk pergaulanmu dengan wanita-wanita yang baik dan takut kepada Allah, mencintai agama dan menghormati nilai-nilainya.

    YA... Untuk baktimu terhadap orangtua, silaturahim pada saudaramu, menghormati tetangga, dan menyantuni anak-anak yatim.

    YA... Untuk membaca sesuatu yang bermanfaat dengan menelaah buku yang menarik dan berfaedah, buku yang menyenangkan dan memberi tuntunan.

    * Sumber : Dikutip dari buku “Menjadi Wanita Paling Bahagia di Dunia” - DR. Aidh al-Qarni

  10. #10
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072


    ~♥ Ketika kesalahan tak sengaja dilakukan. Ketika beban dosa terasa menghimpit jiwa. Ketika rasa bersalah mengalir ke seluruh pembuluh darah. Ketika penyesalan menenggelamkan diri dalam air mata kesedihan. Apa yang dapat dilakukan untuk meringankan beban jiwa ini? Rasulullah SAW bersabda, "Ikutilah kesalahan dengan amal baik, niscaya ia akan menghapus dosa-dosamu." ♥~

    ♥ Allahumma shalli ala Muhammad wa ali Muhammad ♥ Sungguh dalam sholawat, ada ta'zhimat, taubat, munajat, dan benih syafaat. Membacanya dengan hikmat meleburkan hati dan jiwa dalam telaga tahalliyat.
    Last edited by Nharura; 21-09-2011 at 03:37 PM.

  11. #11
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072



    Terhadap apa yang kita butuhkan kita akan terus jadi "hamba"

    sedang terhadap apa yang tidak kita butuhkan, kita "merdeka".

    Jadilah hambaNya dan merdekalah dari mahlukNya.

    ♥ Nasehat utk diri ♥
    Last edited by Nharura; 21-09-2011 at 03:52 PM.

  12. #12
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072


    ✿ Ketika kerjamu tak dihargai, saat itu kau sedang belajar KETULUSAN
    ✿ Ketika usahamu dinilai tak penting, saat itu kau sedang belajar KEIKHLASAN
    ✿ Ketika hatimu terluka sangat dalam, saat itu kau sedang belajar MEMAAFKAN
    ✿ Ketika kau merasa sepi & sendiri, saat itu kau sedang belajar KETANGGUHAN

    •♥• BELAJARLAH DAN TERUS BELAJAR •♥•

  13. #13
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072
    1. Kita gak bisa membuat org lain tidak benci kpd kita,meskipun menurut kita,kita tidak salah.
    2. Ada kalanya kita bekorban,meski kita bisa melawan,tapi mengalah adalah jalan terbaiknya.
    3.sebuah antusiasme itu penting,ibarat gerigi di gergaji,semakin kita kuat menjalankannya,kayu itu akan patah.
    4. Kita gak bisa nyalahin waktu,atas dosa kita dimasa lalu. Hidup terus berjalan,dan kita masih punya kesempatan untuk melakukan perbaikan.
    5. Bahagia itu pilihan. Bukan keberuntungan,jadi jika ingin bahagia,berusahalah untuk bahagia.

    ---------- Post added at 04:53 PM ---------- Previous post was at 04:47 PM ----------

    -jika dipercayai untuk mendengar curhat orang lain,jadilah pendengar yang baik,penghibur yang mendukung,bukan sebagai Hakim,untuk menghakiminya- ( empati )
    Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa

    "Sedekah Aja "

    Sastra - > Dear Diary Inspirasi

    Kucing - > Semua Tentang Kucing

    PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara

  14. #14
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    1. Bahagia adalah harus diciptakan dari diri sendiri.
    2. Ucapkanlah syukur senantiasa, ucapkanlah syukur apapun keadaanmu.
    3. Selagi kamu sendiri, sesungguhnya kamu tak sendirian.
    4. Jangan pernah menyalahkan orang lain yang tak memahamimu.


    Masih ingat ttg jarum, kain dan benang?
    Jarum meski menusuk menyakiti si kain,
    namun hasil jahitannya justru membuat mereka makin erat.
    Begitulah kehidupan, ada kalanya menjadi saling tersakiti karena keadaan.
    Jangan jadikan itu perenggang,
    tapi jadikanlah perekat untuk lebih saling mengenal satu sama lain.
    Sehingga kamu lebih memahami karakternya.

  15. #15
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072
    Hal yang paling indah dalam Hidup adalah :

    -Saat kita pergi ada yang mendoakan,

    -Saat kita jauh ada yang merindukan,

    -Saat kita sedih ada yg membuat kita tersenyum,

    -Saat kita bertemu ada senyum yang indah,..

    -Tapi yang terindah dari segalanya adalah ketika Allah Ta'ala masih berkenan memberikan nafas untuk kita hidup di hari ini..

    Alhamdulillah..
    Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa

    "Sedekah Aja "

    Sastra - > Dear Diary Inspirasi

    Kucing - > Semua Tentang Kucing

    PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara

  16. #16
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    Quote Originally Posted by Nharura View Post
    Hal yang paling indah dalam Hidup adalah :

    -Saat kita pergi ada yang mendoakan,

    -Saat kita jauh ada yang merindukan,

    -Saat kita sedih ada yg membuat kita tersenyum,

    -Saat kita bertemu ada senyum yang indah,..
    sekarang ga lagi mengharapkann ada ini.
    terlalu buang waktu mengharapkan ini.
    masih ada banyak hal yang bisa kita lakukan

    Quote Originally Posted by Nharura View Post
    -Tapi yang terindah dari segalanya adalah ketika Allah Ta'ala masih berkenan memberikan nafas untuk kita hidup di hari ini..

    Alhamdulillah..
    agree

  17. #17
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072
    ~•.¸¸...HATI-HATI DENGAN KEBENCIAN...¸¸.•~

    Ada Tiga Perkara yang membinasakan yaitu hawa nafsu yang dituruti, kekikiran yang dipatuhi, dan seorang yang membanggakan dirinya sendiri. (HR Ath-Thabrani)

    Hati-Hati dengan Kebencian dalam urusan Dunia, Karena Kebencian seperti itu juga merupakan bagian dari Hawa Nafsu yang dituruti…

    Kebencian membuat kita melupakan kebaikan seseorang terhadap kita, menjadikan kita mengungkit kebaikan kita terhadapnya…mengingati semua Kesalahannya, dan melupakan kesalahan kita kepadanya…
    Kebencian membuat kita tidak peduli dengan nasihat kebenaran, karena melihat darimana asalnya nasehat tersebut…
    Kebencian Seperti ini mampu menggelapkan hati.

    Kebencian kadangkala dibungkus dengan rasa tidak suka, menggunjing, dan pada akhirnya menimbulkan fitnah…Kebencian Seperti ini membuat seseorang mengadu domba sesama saudaranya…

    Kebencian Juga, menahan kita untuk beramal jariyah, menjadikan kita memasuki wilayah sifat kikir…karena melihat siapa yang akan kita beri…Kebencian seperti ini, tanpa disadari menjadikan seseorang patuh terhadap kekikiran.

    Kebencian menjadikan seseorang berbangga Diri, merasa lebih baik, merasa paling benar…Inilah yang menjadikan seseorang Merendahkan Orang lain..

    Kadangkala, Kebencian membungkus dirinya dalam “menganalisa” Kesalahan Orang lain, yang berujung kepada Membuka Aib orang lain…Bukannya mengoreksi diri sendiri, tapi sibuk meneliti kesalahan orang lain…

    Hati-hatilah dengan Kebencian…Karena ia dapat menimbulkan Hasud dalam diri, salah satu Penyakit hati yang tidak suka melihat seseorang mendapat kenikmatan, dan mengharapkan hilangnya Kenikmatan tersebut dari seseorang.
    Karena Hasud, merupakan bentuk ingkar terhadap takdir, dan menjadikan kita Su’udzhon terhadap Allah, karena berharap kenikmatan hilang dari seseorang. Hasud juga dapat mengilangkan Amal dan Pahala kita.
    Maka hati-hatilah dengan kebencian…

    Tiba-tiba kita menghujat seorang politikus yang Nyeleneh, Tiba-tiba kita membenci perilaku seorang selebritis di Infotainment…
    Kebencian, tidak pandang bulu, orang yang tidak kita kenal sekalipun dijadikan rasa itu bermukim dihati…padahal…kalau dipikir-pikir, jika seseorang bersalah dan kemudian hari dia bertobat dan ALLAH mengampuni segala dosanya, kemudian menjadi Orang yang bertakwa…lalu Siapa Kita ?.... Diri yang sudah mengetukkan palu kebencian atas seseorang yang tidak kita kenal dan ketahui nasib selanjutnya…

    Kebencian membuat kita berbohong, bermuka dua, salah satu tanda Orang Munafik…Padahal Allah Menyejajarkan Orang Munafik dengan orang kafir yang tempat kembalinya adalah Neraka jahanam (At taubah : 73), yang ketika meninggal, ALLAH melarang Mensholatkannya, dan menziarahi kuburnya (QS At Taubah : 84)…

    Kebencian, kadang merupakan sikap yang Sporadis…sekonyong-konyong datang, dan kita selalu berucap bahwa dengan rasa Ikhlas, sabar akan mampu menghilangkannya…namun tetaplah hati-hati…karena Kebencian tetap saja menelusup kedalam relung-relung hati, dibisikkan oleh Syetan Laknatullah…

    Karena itu, sering-seringlah menengok ke dalam diri, menjaga fokus akan kesadaran diri agar tetap bermuhasabah, menjaga Muamalah dengan sesama saudara Muslim…
    Jangan Pernah Bosan dalam mengingatNYA, karena itu menjadi rambu bagi kita dalam upaya menghindari Sikap yang tidak Terpuji…

    Kebencian, kadang datang tanpa disadari lewat Perkataan, sikap dan Perilaku…
    Atas dasar inilah…Saya Malu terhadap ALLAH…

    “Janganlah kalian saling dengki, jangan saling menipu, jangan saling membenci, jangan saling membelakangi, dan jangan kalian membeli suatu barang yang (akan) dibeli orang. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Alloh yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, tidak layak untuk saling menzhalimi, berbohong kepadanya dan acuh kepadanya. Taqwa itu ada disini (beliau sambil menunjuk dadanya 3 kali). Cukuplah seseorang dikatakan jahat jika ia menghina saudaranya sesama muslim. Haram bagi seorang muslim dari muslim yang lainnya, darahnya, hartanya, dan harga dirinya” (HR. Muslim)

    (http://atmakusumah.wordpress.com/)

    ---------- Post added at 05:18 PM ---------- Previous post was at 05:11 PM ----------

    "Kalau kita menyayangi orang2 yang kita pimpin, Insya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang akan menunjukkan cara untuk membuat mereka dan kita lebih baik. Tuhan itu Maha Pencipta, segala kehendakNya terjadi.
    Saya biasa tidur jam 20 dan bangun jam 2 pagi lalu sholat malam dan meditasi serta ceragem sekitar 30 menit lalu buka komputer buat tulisan atau nulis email.
    Dalam meditasi biasa menyebutkan: "Tuhan Engkau Maha Pengasih dan Penyayang, aku sayang kepadaMu dan sayangilah aku...Tuhan Engkau Maha Pencipta, segala kehendakMu terjadi..."
    lalu saya memohon apa yang saya mau...(dan diakhiri dgn mengucap) "Terima kasih Tuhan atas karuniaMu."
    Subuh saya sholat di masjid sebelah rumah lalu jalan kaki dari Ciragil ke Taman Jenggala (pp sekitar 4 kilometer). Saya menyapa satpam, pembantu, dan orang jualan yang saya temui di jalan dan akibatnya saya juga disapa oleh yang punya rumah (banyak pejabat, pengusaha, dan diplomat), sehingga saya memulai setiap hari dengan kedamaian dan optimisme karena saya percaya bahwa apa yang Dia kehendaki terjadi dan saya selain sudah memohon dan bersyukur juga menyayangi ciptaan-Nya dan berusaha membuat keadaan lebih baik.
    Oh ya, Tuhan tidak pernah kehabisan akal, jadi kita tidak perlu kuatir. Percayalah...
    Salam,
    widjajono
    Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa

    "Sedekah Aja "

    Sastra - > Dear Diary Inspirasi

    Kucing - > Semua Tentang Kucing

    PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara

  18. #18
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072
    Satu Kalimat kebaikan,seperti menghangatkan badan selama 3 bulan musim dingin (pepatah)
    Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa

    "Sedekah Aja "

    Sastra - > Dear Diary Inspirasi

    Kucing - > Semua Tentang Kucing

    PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara

  19. #19
    Barista Nharura's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Di Hatimu
    Posts
    5,072
    Yang manakah engkau

    (By ella Wheeler Wilcox)

    Yang aku tahu
    Ada dua jenis manusia di bumi ini
    Hanya ada dua, sungguh, tak lebih

    Bukan pendosa dan orang suci, karena lazimnya
    Sulit mencari kebajikan yang murni, ataupun
    Kejahatan yang sama sekali tak berbelas kasih

    Bukan yang kaya dan yang miskin, sebab
    Untuk membedakan keduanya kita harus tahu
    Kelimpahan nurani dan kesehatannya

    Bukan yang rendah hati dan si sombong diri
    Karena sepanjang kehidupan, siapapun yang sombong
    Takkan lagi dianggap manusia

    Bukan yang bahagia dan yang bersedih hati
    Karena tahun-tahun yang lewat, membawakan tawa
    Silih berganti dengan duka bagi tiap manusia

    Tidak,
    Dua macam manusia yang kita bicarakan adalah
    Mereka yang mengangkat dan mereka yang membebani
    Dengan kedua jenis ini kita berjumpa, kemanapun kita pergi
    Kita bahkan merasa, akan ada seorang pengangkat
    Untuk tiap duapuluh orang yang membebani

    Termasuk yang manakah engkau
    Apakah termasuk yang membantu meringankan beban, bagi para pengangkat yang lemah
    Ataukah engkau seorang penyandar, yang sesama kau biarkan
    Ikut merasakan tanggungan, kekhawatiran dan masalahmu
    Atau bahkan engkaukah yang membawakan segala duka dan derita
    Untuk memberati pundak-pundak mereka…
    Penulis Sastra, Penyayang Hewan, PNS biasa

    "Sedekah Aja "

    Sastra - > Dear Diary Inspirasi

    Kucing - > Semua Tentang Kucing

    PNS - > Sukses Mengabdi Pada Negara

  20. #20
    Barista BundaNa's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Na...Na...Na
    Posts
    12,679
    Quote Originally Posted by Nharura View Post


    ✿ Ketika kerjamu tak dihargai, saat itu kau sedang belajar KETULUSAN
    ✿ Ketika usahamu dinilai tak penting, saat itu kau sedang belajar KEIKHLASAN
    ✿ Ketika hatimu terluka sangat dalam, saat itu kau sedang belajar MEMAAFKAN
    ✿ Ketika kau merasa sepi & sendiri, saat itu kau sedang belajar KETANGGUHAN

    •♥• BELAJARLAH DAN TERUS BELAJAR •♥•
    yang ini BAGUS

    ---------- Post added at 11:35 AM ---------- Previous post was at 11:34 AM ----------

    Hati-hati dengan bicara kita

    Karena ketika kita tidak melaksanakan omongan kita

    Sama saja sedang melakukan hal yang mubazir

Page 1 of 5 123 ... LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •