Results 1 to 20 of 116

Thread: Apakah Tuhan menciptakan Kejahatan?

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Ya itu artinya ada klaim sepihak dari Yesus ataupun Muhammad, bahwa merekalah yg benar pada saat itu, sementara orang2 di luar mereka diidentifikasikan sbg perusak dan pembuat keonaran. Nah, apakah itu juga sebuah ajaran kebaikan?
    Pemaksaan kehendak secara sepihak memang bukan suatu hal yang nyaman, tentu saja. Saya sendiri sering keki kalau dibegitukan.
    Tapi kelihatannya klaim sepihak bukan hal yang selalu salah.

    Saya melarang keras anak saya bermain api dan pisau, saya memaksa dia melatih sopan-santun di lingkungan keluarga, memaksanya bermain sepeda ketimbang menonton TV ... dia dapat bertanya dan protes kenapa Bapaknya melakukan klaim sepihak macam itu, tapi saya tidak akan mundur dari aturan main yang saya buat. Ini contoh pemaksaan dan klaim kebenaran yang kita lakukan dalam kehidupan kita sehari-hari. Saya tahu saya benar dan semoga anak saya kelak akan belajar bahwa bapaknya melakukan hal yang benar untuk kepentingan dia.

    Katakanlah kita melihat deretan orang-orang disiksa dan disalib dalam keadaan telanjang di pinggir jalan sepanjang wilayah Yudea, perempuan-perempuan direnggut paksa dari keluarga mereka untuk dijadikan pelayan kuil (berikut segala konsekuensinya), semua anak laki-laki yang baru lahir harus dibunuh karena raja setempat mendapat mimpi buruk, rantai kekerasan dan pembalasan terjadi di mana-mana ... jika ada seseorang yang maju ke depan dan mengatakan, "ini salah dan harus kita akhiri... mari menuju ke jalan yang lebih baik", maka kita layak mendengarkan dia, dan bahwa dia mengklaim jalannya yang benar, bolehlah kita coba.

    Pada kenyataannya, sejarah mencatat hasil yang memang baik.

    Quote Originally Posted by purba View Post
    Coba lihat yg digarisbawahi. Itu pun dapat berlaku pada masa Yesus dan Muhammad dulu. Apa yg mbah Alip ceritakan di atas adalah interpretasi Yesus dan Muhammad ttg nilai kebenaran sehingga mereka menyalahkan orang2 di luar mereka pada masa itu. Perkembangan yg muncul belakangan adalah pengulangan yg terdahulu. Yg kita lihat sekarang sbg klaim kebenaran adalah juga yg dilakukan oleh Yesus dan Muhammad dulu. Gimana mbah?
    Jika kita menghadapi hal yang identik, tentu saja bisa kita rujuk kembali ke interpretasi awal. Itulah mengapa ajaran-ajaran waktu itu dimaktub dalam sebuah kitab ajaran. Dengan begitu kita tidak reinventing the wheel. Sejauh secara obyektif interpretasi itu masih produktif, maka selalu bisa kita gunakan.

    Yang saya maksud adalah orang-orang yang memiliki interpretasi sendiri dari pemakluman yang sudah ada, dan memaksakan interpretasi itu pada orang lain sebagai suatu kebenaran mutlak, apalagi sampai menggunakan kekerasan dan ancaman.

    Sayangnya mereka memang ada...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

  2. #2
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by Alip
    Yang saya maksud adalah orang-orang yang memiliki interpretasi sendiri dari pemakluman yang sudah ada, dan memaksakan interpretasi itu pada orang lain sebagai suatu kebenaran mutlak, apalagi sampai menggunakan kekerasan dan ancaman.

    Sayangnya mereka memang ada...
    Seruput dulu kopinya mbah...

    Hehehe.. siapa mereka ini? Katakanlah Habib Riziq dgn FPI-nya. Apakah yg dilakukan oleh Habib Riziq tidak terjadi pada Muhammad? Jawabnya kembali pada kita masing2 bagaimana melihat sejarah Muhammad dan bagaimana menginterpretasikannya. Ane melihat apa yg dilakukan oleh Habib Riziq juga terjadi pada Muhammad dulu. Habib Riziq meyakini bahwa yg dilakukannya sekarang adalah juga yg dilakukan oleh junjungannya dulu. Tentunya dgn penampakan yg berbeda. Yg tidak setuju dgn Habib Riziq akan mengatakan bahwa sang Habib telah salah dlm menginterpretasikan sejarah atau ajaran Muhammad. Tapi siapa yg punya otoritas utk menentukan bahwa ini adalah interpretasi yg benar dan itu yg salah selama semua setuju bahwa itu adalah sebuah interpretasi. Gimana menurut mbah?

  3. #3
    pelanggan tetap Alip's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Posts
    1,636
    Quote Originally Posted by purba View Post
    Seruput dulu kopinya mbah...
    Asyiiikkk... moga-moga yang de-cafeinated

    Quote Originally Posted by purba View Post
    Hehehe.. siapa mereka ini? Katakanlah Habib Riziq dgn FPI-nya. Apakah yg dilakukan oleh Habib Riziq tidak terjadi pada Muhammad? Jawabnya kembali pada kita masing2 bagaimana melihat sejarah Muhammad dan bagaimana menginterpretasikannya. Ane melihat apa yg dilakukan oleh Habib Riziq juga terjadi pada Muhammad dulu. Habib Riziq meyakini bahwa yg dilakukannya sekarang adalah juga yg dilakukan oleh junjungannya dulu. Tentunya dgn penampakan yg berbeda. Yg tidak setuju dgn Habib Riziq akan mengatakan bahwa sang Habib telah salah dlm menginterpretasikan sejarah atau ajaran Muhammad. Tapi siapa yg punya otoritas utk menentukan bahwa ini adalah interpretasi yg benar dan itu yg salah selama semua setuju bahwa itu adalah sebuah interpretasi. Gimana menurut mbah?
    Setuju sekali, Eyang Purba. Apalagi kita bicara tentang satu periode seribu lima ratus tahun lalu, siapa yang bisa mengatakan secara persis apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana kita bisa jelas tanpa keliru membedakan antara mitos, fakta sejarah, atau manipulasi sejarah?

    Hanya saja, kita bisa berpegang pada satu hal, yaitu bahwa di dalam Agama Islam (berhubung Abang Riziq membawa agama ini) tidak ada otoritas yang berhak menentukan kebenaran suatu interpretasi, tidak ada lembaga inkuisisi yang menghitam-putihkan kehidupan, yang ada hanya gerakan komunal untuk membangun interpretasi yang produktif dan semua penganut Agama Islam adalah bagian dari gerakan ini.

    Kaum muslim perlu menerima Habib Riziq sebagai bagian dari dinamika hidup beragama Islam. Setuju atau tidak, dia adalah bagian dari sebuah tindakan interpretasi. Selanjutnya tinggal kita lihat, jejak macam apa yang ditinggalkan beliau sepanjang perjalanannya...
    "Mille millions de mille milliards de mille sabords!"

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •