Saya sendiri lebih suka makan apel tanpa pisau, gragot is the best
Tapi menghilangkan pisau sama sekali dari budaya kita kok rasanya tidak bisa. Bagaimanapun juga bilah pisau atau apapun yang memiliki sisi tajam adalah penemuan teknologi dasar yang menjadi pondasi bagi teknologi lainnya. Demikian pula konsep ketuhanan, banyak sekali teknologi sosial yang kita nikmati dan taken for granted saat ini didasari oleh teknologi ketuhanan. Misalnya HAM, kemerdekaan, egalitarianisme, dan beberapa aliran psikologi eksistensial.
Suatu hal yang tidak bisa dipungkiri. Sejarah memang mencatat banyak kegiatan biadab dilakukan atas nama Tuhan. Tapi seperti halnya rok mini yang kita bahas di sebelah, kita perlu memisahkan antara rok mini dan otak pemerkosa. Rok mini tetap hanya sebuah teknologi, yaitu memberi informasi maksimal dengan biaya minimal, yang kehadirannya terpisah dari naluri psikopatik yang sudah tertanam di otak para pemerkosa.
Kalau kita mencermati banyak kasus genosida, kita akan termukan bahwa Tuhan dalam kasus-kasus tersebut adalah pelengkap penderita, akar genosida biasanya bisa dilacak pada dendam antar etnis atau suku tertentu.
Satu hal yang saya perhatikan, bahwa identitas keagamaan biasanya menyatu dengan identitas lainnya. Kecuali pada kasus-kasus pindah agama yang luar biasa, pada umumnya kepemelukan agama ditentukan oleh etnis, kondisi budaya, identitas sosial, pandangan politik, dan bahkan status kewargaan. Akibatnya, kita seringkali rancu menerjemahkan genosida oleh satu etnis terhadap etnis lain sebagai bagian dari proyek yang mengatasnamakan ketuhanan. Saya sih percaya, kitab suci agama-agama besar yang saat ini masih dipeluk oleh manusia di muka bumi ini, tidak satupun yang mendukung kegiatan genosida semacam itu.
Mungkin berbeda dengan sebagian orang, saya lebih berharap bahwa konsep ketuhanan akan berkembang sampai pada tahap di mana agama sudah lepas dari ikatan keetnisan. Bahwa ketuhanan bukan lagi masalah identitas, yaitu saya umat apa, tapi kepada apa yang bisa saya lakukan untuk kesejahteraan semua umat di muka bumi... bahwa perbedaan ada untuk membuat kita saling mengenal dan bekerja sama dengan menyinergikan kekuatan dan kelemahan kita masing-masing... bukan untuk diperuncing dan membuat kita saling bertikai.
Jadi bukan menghilangkan teknologinya, tapi menelitinya lebih dalam dan menggunakannya dengan lebih produktif![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)






, yang kehadirannya terpisah dari naluri psikopatik yang sudah tertanam di otak para pemerkosa.
Reply With Quote
