sejujrnya saya tidak ingin berdebat, pak rumus,, karena "lemparan" kata2 yang seharusnya tak usah dikatakan, karena kita sudah sama2 dewasa...
dari sudut pandang bapak rumus sendiri,, apakah bapak yakin ini adalah tulisan "dusta", tolong sebutkan sumber selain data sekunder, terpenting adalah data primer, wawancara narasumber, dokumentasi, dan orang terdekat aissten sendiri ada menyakan ini dusta?
kalau hanya sebuah wancana ,,literatur,, yang menyatakan ini dusta, dan di karang oleh "orang yang tidak menyukai artikel ini", apakah anda yakin kalau artikel ini dusta?
kalau saya... lebih pada prinsip,, saya tidak bisa menyatakan dua hal ini dusta, maupun tidak benar,, karena siapa tahu saja dua hal ini adalah benar,, karena belum tentu yang kita anggap baik itu,, baik juga untuk orang lain.
oleh karena itu, saya memandang, ini sebuah wancana yang mencerahkan, meskipun HOAX (katanya, belum dibuktikan secara sepesifik ,data primernya udah gak bisa ditemukan lagi,, ke validitasnya, reabilitasnya, serta penelitian tentang artikel ini sendiri belum pernah dilakukan*itu yang saya tahu)
karena sesuatu hal yang positif,, mengapa selalu dipandang negatif?,, dan sesuatu hal yang dianggap negatif,, selalu dipandang "positif"?
apakh itu sebuah cara untuk membenarkan "ego" kita?
Right. Masing2 hati ada jawabannya.
*Kimochi=> keanya penonton siap2 baca lagi ,dan gak keciwa![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




, karena kita sudah sama2 dewasa...

Reply With Quote
