Results 1 to 19 of 19

Thread: Surat Cinta Nabi Muhammad SAW kepada Biarawan St. Catherine’s Monastery

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    Barista DH1M4Z's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    kutaradja
    Posts
    818
    terlepas dari isi surat tersebut, kita bisa melakukan analisa sbb :

    - Surat tersebut dikeluarkan pada tahun 628 M.
    - Pada tahun tersebut Muhammad belum memiliki kekuasaan di seluruh tanah Arab,
    karena pada tahun 628 M baru diadakan perjanjian Hudaibiyah.
    Sesudah perjanjian Hudaibiyah Muhammad mengirimkan surat ke Kaisar Romawi Heraklius serta Raja Persia Kisra. Selain itu, Muhammad juga mengirim surat pada Raja Negus di Abisina atau Ethiophia sekarang; pada Gubernur Muqauqis di Mesir dan Gubernur Harith Al-Ghassani yang menguasai wilayah Palestina dan Syria; juga pada Gubernur Harith Al-Himyari di Yaman. Surat juga ditujukan untuk penguasa Yamama, Oman serta Bahrain. Isi surat tersebut intinya sama: yaitu seruan untuk masuk ke Islam.
    - Pada tahun 628 M umat Islam masih dalam kondisi lemah dan kekuasaan baru sebatas di Kota madinah. Kecuali kalau Biarawan St. Catherine’s Monastery mengadakan perjanjian damai dengan Muhammad. Namun di catatan sejarah baru dikenal Piagam Madinah (perjanjian damai dengan Yahudi di Madinah).
    - Di beberapa Sirah Nabawiyah tidak pernah disinggung surat kepada Biarawan St. Catherine’s Monastery tersebut.
    - Penaklukan kota Mekah terjadi pada tahun 630 M, sehabis itu masih ada perang Hunain dan Tabuk. Islam tersebar di seluruh tanah Arab menjelang Muhammad yaitu tahun 632 M.

    Rasulullah di Madinah pernah didatangi oleh pemuka kaum Nasrani di Najran dan mengajak bertukar pikiran / berdebat mengenai Ketuhanan Isa , namun karena masing-masing kukuh pada pendirian maka para pemuka tersebut akhirnya kembali lagi ke Najran.

    Namun pada waktu itu di tanah Arab sudah biasa perjanjian saling melindungi mengingat suku-suku di tanah Arab pada waktu itu saling berperang.
    Meski tlah jauh....

  2. #2
    pelanggan tetap Asum's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,217
    Quote Originally Posted by DH1M4Z View Post
    terlepas dari isi surat tersebut, kita bisa melakukan analisa sbb :

    - Surat tersebut dikeluarkan pada tahun 628 M.
    - Pada tahun tersebut Muhammad belum memiliki kekuasaan di seluruh tanah Arab,
    karena pada tahun 628 M baru diadakan perjanjian Hudaibiyah.
    Sesudah perjanjian Hudaibiyah Muhammad mengirimkan surat ke Kaisar Romawi Heraklius serta Raja Persia Kisra. Selain itu, Muhammad juga mengirim surat pada Raja Negus di Abisina atau Ethiophia sekarang; pada Gubernur Muqauqis di Mesir dan Gubernur Harith Al-Ghassani yang menguasai wilayah Palestina dan Syria; juga pada Gubernur Harith Al-Himyari di Yaman. Surat juga ditujukan untuk penguasa Yamama, Oman serta Bahrain. Isi surat tersebut intinya sama: yaitu seruan untuk masuk ke Islam.
    Betul mbah, dan yang lebih jelasnya lagi pada tahun tsb Rasulullah Muhammad saw mengirim surat dengan memberi stempel pada surat tsb sebagaimana layaknya surat-surat raja-raja eropa.

    5875 -
    حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ لَمَّا أَرَادَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَكْتُبَ إِلَى الرُّومِ قِيلَ لَهُ إِنَّهُمْ لَنْ يَقْرَءُوا كِتَابَكَ إِذَا لَمْ يَكُنْ مَخْتُومًا فَاتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ فِضَّةٍ وَنَقْشُهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ فَكَأَنَّمَا أَنْظُرُ إِلَى بَيَاضِهِ فِي يَدِهِ
    (7/157)
    5872-
    Telah menceritakan kepada kami Adam bin Abu Iyas, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, dari Qotadah, dari Anas bin Malik ra, dia berkata : "Ketika Nabi saw hendak menulis surat kepada raja Romawi, maka diberitahukan kepada nya : 'Sesungguhnya mereka tidak akan membaca surat anda jika tidak distempel/dicap'. Maka beliau membuat stempel/cap dari perak dan mengukirnya dengan Muhammad Rasulullah. Seakan-akan aku melihat kepada putinya di tangan beliau"
    (157/7)
    - HR. Bukhari -


    Seperti apa model surat yang distempel tsb ?

    أَلَا سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا ؟ فَإِنَّمَا شَفَاءُ الْعِيِّ السَّؤَالُ
    ”Mengapa mereka tidak bertanya jika tidak mengerti ? Sesungguhnya obat dari kebodohan adalah bertanya” (Sunan Abu Dawud no.336)

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •