Tuhan itu ada karena manusia berpikir bahwa Dia ada kan?
Bukankah semua itu tergantung pemikiran manusia, bro?
Kalau manusia anggap saya jahat, ya saya jadilah jahat di pikirannya, dan pikiran itulah yang dianggap kebenaran.
jika kita belum mendapatkan atau merasakan bukan berarti itu tidak ada,
mungkin karena adalah sarana penerima yang kurang begitu berfungsi....
jika diibaratkan, kita tidak bisa menerima gelombang tivi jika menggunaka sarana radio, bahkan untuk mendapatkan siaran tivi kita harus menyelaraskan gelombang peneriam kita dengan gelombang dari stasiun yang dikehendaki.....
Kop, coba ente melihatnya apple to apple. Dua orang yg sama-sama gak tau superman. Yg satu, sebut aja A, diajak nonton filmnya, diajak ke disneyworld. Melihat dan memegang langsung sang pemain film. Terus si B, cuma denger cerita doang ttg superman.
Ketika dikasih pertanyaan yg sama
Superman setinggi apa? Bajunya bahan apa? Rambutnya alami apa pake minyak nyong-nyong?
Jawaban yg diberikan A tentu beda dengan jawaban yang diberikan B. Karena si A sudah bertemu langsung, melihat dan menginderawi langsung.
Nah, analogi diatas sama halnya dengan orang yang yang sudah melihat, bertemu tuhan. Kalo ditanya hal-hal yg detail ttg tuhan dia akan bisa menjawab. Lain halnya dengan yg blm ketemu tuhan. Ketika ditanya hal-hal detail ttg tuhan PASTI gelagepan. Mending kalo gelagepan, parahnya lagi langsung nuduh liberal, kejawen, sesat, kafir, atheis, masuk neraka (seakan-akan babenya yg pegang kunci neraka, maen masukin orang seenaknye aje). Atau minimal mereka jawab, pokoknya tuhan tuh ada deh. Titik. No further explanantion
![]()
Last edited by sedgedjenar; 26-08-2012 at 12:02 PM.
Ah, yg repot siapa kop?
Kop, sesuatu disebut "ada" itu seperti apa sih menurut ente?
Coba ente pedekate sama cewek, ente bilang gue ada mobil 3. Terus tuh cewek mau ente pacarin. Pas ke rumah tuh cewek nanya, 'mana yank mobilnya?" Terus ente jawab, ada dipikiran gue. Mudah2 an kaga makan bakiak deh ye..
Nah, kalo tuhan itu ada. Ada dimana? Seperti apa? Jangan-jangan cuma dikepala ente aja macam mobil tiga biji diatas?
---------- Post Merged at 11:24 AM ----------
Aplikasinya gimana?
Agama ente apa? Kalo ane sebut allah, yg ada dipikiran ente apa?
Kalo ane sebut tuhan, mungkin dikepala ente muncul penampakan dewa syiwa atau brahma atau wisnu? Itu kalo ente hindu.
Kalo ane sebut tuhan, mungkin dikepala ente muncul penampakan sosok berbaju krem berselendang merah dan berewokan. Itu kalo ente kristiani
Nah, diantara kesemuanya itu. Yg namanya tuhan tuh yg mana?
Last edited by sedgedjenar; 26-08-2012 at 12:20 PM.
^ gw tiap kali ada org nyebut2 Tuhan, gw ga pernah ada bayangan apa2![]()
because, imagination is a part of reality-
Ketemu disini maksudnya gmn kop ? Apa sama kek ane ketemu ente face2face Or ada penjelasan lainnya.
Lalu gmn caranya agar bisa ketemu ? Apa harus janjian, Telpon dan sms dulu gitu ?
---------- Post Merged at 06:59 PM ----------
.
Wah postingan ini mengingatkan akan kisah dan pengalaman ane dulu dlm mencari "sesuatu"
Ibarat org buta yg tanya kiri kanan kpd org buta lainnya, dan tiap org buta punya penjelasan sendiri sendiri seakan akan mrk tdk buta dan merasa dirinya paling benar.
dlm kebutaan itu akhirnya ane menyadari bahwa sebenarnya kita semua ini buta, dan terjebak dlm standard persepsi kebutaan yg kita buat sendiri.
Hikmah yg didpt adalah, apapun itu yg penting jgnlah merasa paling bener sendiri, krn kebenaran itu sifatnya relatif.
"telling lies is sometimes acceptable,
when the truth is too difficult to believe"
Wah yah ga tau yah broow, ane bukan pengikut yesus, tapi mengakui kalo isa as itu nabi
Kalo misal tulisan gw mirip, mungkin itu cuma faktor kebetulan aja.
gw aja baru ngeh kalo yesus pernah berbicara seperti itu setelah baca postingan ente.
---------- Post Merged at 05:50 AM ----------
Pernah baca kisah org buta dan gajah ?
Pendeskripsian mrk ttg gajah berbeda satu sama lainnya krn mrk tdk melihat tapi merasakan bagian2 gajah dgn tangan.
Jika diibaratkan tuhan itu gajah, dan kita adalah org butanya. Mungkin pendeskripsian kita ttg tuhan juga berbeda beda.
"telling lies is sometimes acceptable,
when the truth is too difficult to believe"
menurut gw perbedaan2 dlm pendeskripsian Tuhan atopun 'expriencing god' itu krn faktor keterbatasan kita akan persepsi, sedangkan god sendiri sesuatu yg infinite.
kecuali udh bersatu dgn god.
lha wong menungso seng wes matek ae persepsine jik terbatas og.
because, imagination is a part of reality-
makanya saya tulis, experiencing god itu semua senses harus dalam berfungsi baik, normal
jangan seperti orang buta
apalagi buta hatinya
---------- Post Merged at 09:46 AM ----------
kalau experiencenya sendiri sama
namun ketika mencoba mendekripsikan experience tsb dengan kata-kata, di situlah mulai terjadi bias
gw sih gak gitu ngerti masalah supranatural ya...
tapi di kitab suci kristen ada frasa yg menyatakan bahwa saat tubuh melemah, roh menguat.
itu sebabnya kadang2 orang perlu berpuasa.
ada juga frasa yg mengatakan roh jahat jenis ini hanya bisa diusir dengan doa dan berpuasa
artinya doa dan puasa bisa memperkuat peperangan rohani.
ya sekali lagi saya kurang begitu paham wilayah2 supranatural dalam kitab suci...![]()
buta yg ane maksud disini itu bukan buta sebenarnya, seperti org yg tdk bisa melihat, melainkan ketidaktahuan/keterbatasan dlm mengetahui sesuatu...org buta di dlm kisah gajah itu hanya sebagai perumpamaan.
eke yakin semua org buta, termasuk ane, ente dan semua org yg ada disini...yg ga buta cuma tuhan.
malaikat aja buta kok.
tuhan menjwbnya dgn simple, "Aku mengetahui apa yg tdk kalian ketahui"
makanya knp ada istilah "Laa Haula Wala Quwwata Illa Billah"
krn pada dasarnya, kita itu tanpa daya dan upaya (buta)
cmiiw![]()
"telling lies is sometimes acceptable,
when the truth is too difficult to believe"
ah. bener juga.karunia berbahasa lidah kdg memuakkansemakin dicari semakin hilang.namun saat kehilangan 'diri' maka malah menemukan 'diri'.rempong
---------- Post Merged at 12:09 PM ----------
masalah buta2an.
imo.
kita tdk buta jika udh expriencing god.
gw mikirnya expriencing god itu saat soul kita bersatu dgn semua soul di kosmos, universal mind
aware against time
aware against space
dan self aware
*gw bahkan ga yakin apa yg gw tulis
because, imagination is a part of reality-
"telling lies is sometimes acceptable,
when the truth is too difficult to believe"
lha wong yg udh expriencing tp tetep nolak god aja byk kok
mungkin expriencing itu blm cukup utk mencerahkan
btw. buddha itu dia expriencing god ato tercerahkan sih?
*ngelirik sedge*
menurut lw expriencing god sama ga dgn keluar dr roda samsara yg dikuasai bathara kala?
imo, itu tercerahkan
lagi2 gw ga yakin apa yg gw tulis krn karunia berbahasa lidah dan gw ga mengetahui dgn pasti apa itu tercerahkan
because, imagination is a part of reality-
Ya, katanya, emang gitu. Kita sebenernya skarang sedang experiencing god. Cuma karena gak eling aja, blm awakened, jadinya gak tau kalo lagi experiencing god.
Tuhan ya punya nafsu birahi.
Alam semesta aja tuhan punya, masa cuma nafsu birahi aja gak punya.