Quote Originally Posted by Yuki View Post
Sekarang jamannya politik identitas

Kalo di amerika muncul gerakan politik supremasi kulit putih, maka di indonesia ada gerakan politik sara

Bahayanya politik identitas bisa membesarkan kebencian di semua kalangan

Lengkapnya lagi kalo semua itu hanya didasarkan ambisi korupsi apabila berkuasa

Ngomongnya peduli bangsa dan negara, padahal 1000 skenario korupsi sudah ada di kepala
gak cuma supremasi kulit putih, tapi juga yang lain. Kalau kulit hitam, harus demokrat. kalau LGBT, harus demokrat, kalau perempuan, harus demokrat. Dan Republik dicap hanya sebagai partainya "white, straight, christian male".

Anyway, meski gue setuju-setuju aja kalau Presiden diganti, tapi mengingat gantinya Prabowo-Sandi, gue jadi mikir banget ya.

Soal Prabowo, ya semua pun tau, milih orang ini berisiko tinggi. Rekam jejak udah gak ada bagus2nya, nafsu kekuasaan tinggi, dan maunya dikelilingin orang-orang yang berprinsip ABS.

Yang unik itu Sandi. Pas di era dia kampanye buat Pilgub DKI kemaren, dia membuat dirinya seakan-akan memiliki darah betawi (padahal istrinya)
https://news.okezone.com/read/2016/0...i-orang-betawi

Sekarang dia ngaku-ngaku NU (padahal mertuanya)
http://wartakota.tribunnews.com/2018...-bisa-terpecah

Dan masih terhitung orang Indonesia Timur (ngikut2 JK)
https://regional.kompas.com/read/201...ira-pelantikan

politik identitas dimainkan sedemikian rupa, sampai semua label berusaha ditempel.

Jangan sampe aja ntar orang Batak ngasih marga buat ni orang, trus dia bisa ngaku2 Batak.