Insecure saya makin parah. Akhirnya lebih memilih bikin P.O. Box personal daripada harus cantumin alamat kantor/rumah untuk kepentingan hobby.

Berhubung ktp saya masih di daerah. Maka harus pakai surat domisili dari rt rw, fc ktp dan fc npwp. Di Jakarta Timur cuma ada 1, yaitu kantor pos Rawamangun.
Belum sempat ambil kunci. Ntar aja sekalian kalau ada barang yang mau diambil.

Ohya tadi sempat ngobrol ama cewek yang hobby sama. Kirim ke LN pake perangko kebanyakan sampe kok. Kecuali ke India dan China. Kulihat aktivitasnya lumayan dalam 2 tahun terakhir ini. Perlu diingat layanan swasta macam tiki/jne tidak menerima alamat berupa P.O. Box.

Di Indonesia ada layanan serupa bernama POP Box. Kotaknya lebih banyak di beberapa lokasi, pengiriman pakai aplikasi hp lalu titip ke popbox terdekat. Sayangnya layanan ini hanya bisa untuk domestik saja.

Pengiriman via registered mail lebih mahal daripada via perangko, bagusnya bisa ditracking. Estimasi 2 mingguan.
Kalau via express bisa lebih cepat tapi juga lebih mahal. Biaya pengiriman paket ke LN sangat terpengaruh oleh kurs dollar yang kian melonjak.

Sekian sharing saya
Posted via Mobile Device