Ya kalo mau diatur2 bule silakan.. kenapa juga dulu ampe merdeka..
Kalo campur tangan asing hanya sebagai klien, dalam arti hubungan dagang, jadi partner dagang.. ya boleh2 aja.. tapi diatur2 bule mau?
Memang diatur bule bisa menguntungkan, karena elu ga perlu ngapa2in, biar mereka atur, kite bisa makan, mewah2, gaya2, tapi bulenya... tetep lebih kaya dari lu.
---------- Post added at 04:44 PM ---------- Previous post was at 04:25 PM ----------
Pertama, yakin campur tangan gara2 rakyat dibantai tentara? Itu syria ud bantai2 kagak dicampur2in. Sedangkan Libya yg belum terbukti langsung dibombardir, bahkan tanpa mendengarkan penjelasan apa pun.
Apa iya musti ada campur tangan asing? Itu yg musti dipertanyakan. Apa bukan justru karena campur tangan asing terjadi pembantaian?Kalo saya sendiri sih belum bisa bersikap, antara masih ingin menolak (karena alasan harga diri), tapi kasian juga ama yang dibantai.
Bayangkan ada demonstrasi di sebuah kampung di aceh ratusan orang berdemo, sekedar ikut2an kota2 yg lain, tiba2 dari kerumunan sipil ada orang nembak2 ke arah pasukan anti huruhara yg berjaga2. Katakanlah anggota GAM yg menyusup. apa yg tentara lakukan? Terbirit2?
Lalu mainstream media memblow up berita ini seakan2 tentara membantai sipil tanpa menceritakan latar belakang, malah langsung menjelek2an SBY telah membantai sipil di Aceh. Mungkin bisa saja SBY telpon ke gubernur aceh utk segera menghentikan tembak menembak.. tapi tentara ditembaki bisa diperintah berhenti nembak? Di wawancarai lah tokoh GAM, rakyat di kampung GAM dan kampung GAM jadi kampung media. Diputer berulang2 di mainstream media, tiap 10 menit. Percayalah kita bahwa SBY pembunuh diktator absolute yg sadis.
Ini gak terjadi di indonesia jelas.. apalagi pada SBY.. secara beliau adalah babu barat.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)




Reply With Quote