Ndak pernah baperan soalnya ndak pernah disangka orang Indonesia.

Kalau ada tulisan/ucapan orang Malaysia yang menggunakan istikah "Indon", ndak pernah tersinggung juga. Malah jadi memperhatikan profil orang tersebut yang biasanya memang menyedihkan, both intellectual and physical.

Media sosial sekarang seperti tempat pelampiasan bagi mereka-mereka yang kurang beruntung itu. Kalau ndak menghina orang Indonesia ya menghina orang "kafir", pihak "barat", orang Yahudi, dst. Tiap hari seperti mencari atau menciptakan sesuatu yang bisa dicela.

Dan mereka-mereka itu akhirnya saling menghina karena itu memang hobi mereka. Sayangnya yang seperti kita-kita ini akhirnya terbawa-bawa, ikutan baper, padahal entah apa manfaatnya. Para profesional ikut-ikutan baper, ikut-ikutan menulis hal-hal yang ndak becus seperti alay kurang kerjaan. Menyedihkan.