kyuman: tuh, udah dijelasin parameswara
tadi untuk merespon pertanyaan lembah hinnom "Ni chi le ma?" yang berarti "udah makan blom?"
現在我還好阿...
skarang saya baik2 aja..
每天我吃一兩次, 不過忙的時就吃一次. 如果有時間呢, 我會吃三四次點心
tiap hari saya makan 1-2 kali, tapi kalo sibuk cuman makan skali. kalo lagi ada waktu, saya bisa ngemil 3-4 kali
你學國語多久了?
kamu sudah belajar mandarin brapa lama?
yup bener, mo dibilang susah, memang tidak terlalu susah, karena asal kita coba lafalin, dengan mengira2 juga udah bisa mengerti artinya. yang buatku bikin repot itu pas mengetik dengan pinyin, karena sering menggunakan huruf yang salah. at least saya cukup sering harus menebak2, terutama di penggunaan ch, z, zh, s ato x,sebenernya nggak terlalu susah juga. Yang pertama harus diingat bahwa setiap bahasa yang memakai huruf latin sekalipun itu berbeda cara baca huruf-hurufnya. Kalo dalam bahasa Belanda (yang dulu juga dipakai dalam ejaan bahasa indonesia) misalnya tj dibaca c, oe dibaca u. Nah, Hanyu Pinyin itu memang dimaksudkan agar penutur bahasa2 eropa bisa mengucapkan bunyi2 bahasa mandarin. untuk penutur dari bahasa2 austronesia memang agak aneh jadinya. tapi sebenernya masuk akal. misalnya lambang d dipakai untuk bunyi t sedangkan lambang t dipakai untuk bunyi th (beraspirasi). Seandainya lambang t dipakai untuk bunyi t nanti malah orang eropa salah bacanya karena dalam bahasa inggris misalnya, lambang t itu bunyinya kan lebih mirip th (beraspirasi) seperti dalam kata "tea", kan bacanya bukan "ti" tetapi "thi"
Dari bermacam2 romanisasi itu asal kita tau dasar2nya, pasti mudah untuk melakukan konversi.kurasa pinyin lebih pas dan lebih bisa di'tangkep' oleh orang yang berlatar belakang inggris, alasannya seperti yang kamu sebutkan di atas, pengucapannya sangat mengikuti inggris. tapi kurasa utamanya lebih ke masalah kebiasaan.. asal udah terbiasa pake pinyin, harusnya gampang..
penjelasan yang masuk akalBahasa-bahasa utara cenderung mirip satu sama lain. Hal ini antara lain karena daerah utara lebih lapang, tidak bergunung2 seperti daerah selatan sehingga antara satu daerah dengan daerah lain tidak terisolir. Hal ini mengakibatkan mobilitas penduduk lebih tinggi sehingga bahasa menjadi lebih seragam.![]()
parameswara bisa dialek2?
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)





kurasa pinyin lebih pas dan lebih bisa di'tangkep' oleh orang yang berlatar belakang inggris, alasannya seperti yang kamu sebutkan di atas, pengucapannya sangat mengikuti inggris. tapi kurasa utamanya lebih ke masalah kebiasaan.. asal udah terbiasa pake pinyin, harusnya gampang..

Reply With Quote
