Page 1 of 5 123 ... LastLast
Results 1 to 20 of 99

Thread: Bahasa Mandarin

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093

    Talking Bahasa Mandarin

    大家 你好 !

    Thread ini buat semua pihak yang ingin berbagi opini dan pengetahuan tentang Bahasa Mandarin. Semua pendapat boleh ditulis dengan Bahasa Indonesia atau Bahasa Mandarin.

    Selamat berkontribusi !

  2. #2
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093

    Talking Latar Belakang

    Latar Belakang Bahasa Mandarin

    Cina, salah satu negara tertua di dunia, yang terletak pada bagian timur benua Asia, di bagian barat pantai Samudera Pasifik adalah sebuah negara dengan wilayah yang luas yang dihuni oleh penduduk dengan jumlah yang sangat besar. Mempunyai luas kurang lebih 9,6 juta kilometer persegi. Negara ini dibagi menjadi 23 propinsi, 5 daerah otonomi, dan 3 kotamadya setingkat propinsi.

    Terdapat 56 suku bangsa yang mendiami negara tersebut. Namun secara garis besar, suku-suku bangsa itu digolongkan menjadi dua golongan besar, yaitu suku-suku bangsa Han, yaitu yang menurut data statistik resmi jumlahnya hampir 93% dari jumlah penduduk Cina, dan suku-suku bangsa minoritas (non Han).

    Bahasa-bahasa yang dipergunakan, juga terbagi atas bahasa-bahasa Han dan bahasa-bahasa Minoritas. Bahasa-bahasa minoritas, seperti Mongol, Tibet, Uighur, Miao, Yao, Korea, Zhuang, Naxi, Man, Gaoshan, dsb, merupakan bahasa-bahasa daerah yang digunakan oleh suku-suku bangsa minoritas tersebut. Walaupun demikian ada suku bangsa minoritas yang tidak mempunyai bahasa sendiri, yaitu suku bangsa Hui. Suku bangsa ini berbahasa Mandarin.

    Sedangkan yang disebut bahasa-bahasa Han adalah bahasa-bahasa yang termasuk dalam rumpun Sinitik yang diturunkan dari bahasa Cina kuno. Yaitu sebuah bahasa yang pada mulanya dipergunakan oleh masyarakat kuno yang berdiam di lembah Sungai Kuning / Huang He [ 黄 河 ]. Bahasa-bahasa Han ini sendiri masih terbagi atas dua bagian besar, yaitu bahasa Utara / Beifanghua [ 北 方 话 ] dan bahasa-bahasa Selatan / Nanfanghua [ 南 方 话 ].

    Sebagian besar dari suku bangsa Han tersebut, yaitu sekitar 67%, menggunakan bahasa Utara sebagai bahasa ibunya, sedangkan sisanya menggunakan bahasa-bahasa Selatan, yang juga disebut Fangyan [ 方 言 ], yang berarti dialek atau bahasa daerah. Baik Beifanghua, ataupun Fangyan ini sama-sama mempergunakan aksara Han, yang disebut Hanzi [ 汉 字 ], namun mempunyai lafal dan nada yang berbeda.

    Yang termasuk bahasa-bahasa Selatan ini diantaranya adalah bahasa Wu (Shanghai), bahasa Kejia (Hakka), bahasa Bei Min ( Hokkian Utara), bahasa Nan Min (Hokkian Selatan), bahasa Zhaojiu (Teochiu), bahasa Yue (Kanton), bahasa Hunan, dsb. Penyebaran Fangyan ini adalah di propinsi-propinsi di bagian tenggara dan selatan Cina. Perbedaan antara setiap fangyan ini sangat besar, sehingga di antara penutur dari masing - masing fangyan tersebut tidaklah dapat saling berkomunikasi bila penuturnya menggunakan bahasa masing-masing.

    Daerah bahasa Utara meliputi wilayah yang sangat luas, yaitu daerah-daerah utara dan tengah, juga beberapa propinsi di barat dan selatan seperti Yunnan, Sichuan, Guizhou. Berbeda dengan bahasa-bahasa selatan / fangyan yang satu sama lain sangat berbeda, dialek-dialek dalam bahasa utara tidak mempunyai perbedaan yang terlalu besar. Sehingga penutur satu dialek dari bahasa utara tetap dapat memahami lawan bicaranya yang memakai dialek lain yang juga termasuk bahasa utara.

    Di antara dialek-dialek bahasa utara ini, terdapat sebuah dialek, yaitu dialek daerah kota Beijing, yang kemudian dijadikan bahasa persatuan atau bahasa nasional seluruh Cina. Dialek Beijing yang diangkat menjadi bahasa nasional ini yang pada mulanya disebut Guoyu [ 国 语 ] (artinya bahasa negara atau bahasa nasional), kemudian disebut Putonghua [ 普 通 话 ], yang berarti bahasa umum. Di Taiwan (Republik Cina) istilah Guoyu masih digunakan hingga saat ini.

    Istilah Mandarin sendiri diberikan oleh orang-orang Barat untuk mengacu kepada pejabat-pejabat dinasti Qing (Mandaren / Pejabat Man). Dengan demikian istilah bahasa Mandarin mulanya ditujukan kepada bahasa yang digunakan oleh para pejabat tersebut. Pada waktu itu bahasa tersebut disebut Guanhua [ 官 话 ], yang berarti bahasa pejabat.
    Last edited by Parameswara Li; 21-08-2011 at 04:29 PM.

  3. #3
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093

    Talking Transkripsi Fonetik dan Romanisasi

    Transkripsi Fonetik dan Romanisasi

    Transkripsi Fonetik adalah penggunaan labang-lambang atau huruf fonetik untuk mewakili bunyi-bunyi dari suatu bahasa. Sedangkan romanisasi, atau sering juga disebut latinisasi, adalah penggunaan huruf-huruf Roman/latin (Alphabet A-Z) untuk melambangkan bunyi suatu bahasa yang tidak memakai huruf latin sebagai catatan tertulisnya. Agar penutur suatu bahasa yang mempergunakan huruf latin sebagai simbol bunyi dalam bahasanya tersebut dapat lebih mudah mempelajari bahasa lain yang tidak berhuruf latin, maka latinisasi atau romanisasi ini mutlak diperlukan. Sehingga dapat juga dikatakan bahwa romanisasi/latinisasi adalah system transkripsi fonetik yang mempergunakan huruf latin sebagai lambang penulisan.
    Dalam bahasa Mandarin ini terdapat banyak sistem romanisasi yang telah dikembangkan. Diantaranya adalah Sistem Gwoyeu Romatzyh, Sistem Wade-Giles, Sistem Yale, dan Hanyu Pinyin, dsb. Saat ini yang digunakan secara resmi di RRC dan dunia internasional adalah Hanyu Pinyin. Oleh karena itu yang akan dibahas di sini hanyalah sistem tersebut. Sedangkan sistem-sistem lain akan disinggung secara sekilas apabila diperlukan sebagai bahan perbandingan.

    Sistem Wade-Giles

    Romanisasi Wade-Giles dikembangkan oleh Thomas Francis Wade (1818-1895). Sampai dengan tahun 1998, Wade-Giles adalah sistem utama yang digunakan dunia barat dalam melambangkan bunyi-bunyi dalam bahasa Mandarin. Saat ini di Taiwan sistem Wade-Giles masih dipergunakan untuk penulisan nama tempat, nama jalan, dan nama orang. Pada tahun 1988 pemerintah kota Taipei mengembangkan sistem baru yang merupakan modifikasi dari system Wade-Giles. Dalam system baru tersebut Taipei ditulis Taibei. Namun demikian di tempat lain di Taiwan (selain Taipei) system Wade-Giles masih digunakan.


    Sistem Yale

    Dikembangkan oleh Universitas Yale pada tahun 1950an dan 1960an sebagai alat Bantu untuk mengajarkan bahasa Mandarin dan Kanton kepada orang Amerika. Saat ini sudah jarang digunakan untuk transkripsi bahasa Mandarin di Amerika, namun masih dipakai dalam bahasa kanton.

    Sistem Gwoyeu Romatzyh

    Dirancang oleh Komite Romanisasi Bahasa nasional antara tahun 1926 dan 1928. Setelah itu sempat menjadi Sistem Romanisasi resmi bahasa mandarin di Cina. Pertama kali digunakan dalam Gwoin Charnyonq Tzyhuey (Guóyin Chángyòng Zìhuì – Kumpulan Kata-Kata Bahasa Cina Yang Sering Digunakan ) yang dipublikasikan tahun 1932. Sistem ini masih dipergunakan dalam buku pelajaran bahasa Mandarin yang dikeluarkan Gwoyeu Rhybaw di Taiwan. Ciri khas system ini adalah penggunaan ejaan yang berbeda untuk melambangkan nada yang berbeda.

    Sistem Hanyu Pinyin

    Hanyu Pinyin adalah system romanisasi resmi yang dipergunakan di Cina. Mula-mula dikembangkan di Uni Soviet pada tahun 1931 untuk digunakan oleh imigran Cina yang hidup di sana. Versi revisinya mulai diberlakukan di Cina pada tahun 1958.
    Di Cina Hanyu Pinyin digunakan untuk papan nama jalan, peta, merk, input pada keyboard computer, huruf Braille dalam bahasa Cina, Semaphore, dan banyak penggunaan lain seperti pada buku untuk anak-anak dan orang asing yang belajar bahasa Cina. PBB dan ISO (International Standards Organisation) memakai Hanyu Pinyin sebagai standar dalam romanisasi.

  4. #4
    Ni hao!
    Ni chi le ma?

    Wah,
    ternyata ada lebih dari dua gaya romanisasi bahasa mandarin yah? Selama ini, yang kutahu cuma Wade Giles dan Pinyin. Jujur aja, aku lebih suka Wade Giles. Lebih enak buat lidah Indonesia.

    Kalau dialek-dialek yang biasanya ada di Indonesia itu apa saja yah? Kejia, Zhaojiu, dan Nan Min kah?

    Quote Originally Posted by Parameswara Li View Post
    Yang termasuk bahasa-bahasa Selatan ini diantaranya adalah bahasa Wu (Shanghai), bahasa Kejia (Hakka), bahasa Bei Min ( Hokkian Utara), bahasa Nan Min (Hokkian Selatan), bahasa Zhaojiu (Teochiu), bahasa Yue (Kanton), bahasa Hunan, dsb. Penyebaran Fangyan ini adalah di propinsi-propinsi di bagian tenggara dan selatan Cina. Perbedaan antara setiap fangyan ini sangat besar, sehingga di antara penutur dari masing - masing fangyan tersebut tidaklah dapat saling berkomunikasi bila penuturnya menggunakan bahasa masing-masing.

    Jadi ingat percakapan lucu.
    Waktu itu salah satu moderator mailling list Budaya Tionghua sedang mempertimbang tawaran menemani pembuat dokumenter untuk acara Imlek (eh atau Cap Go Meh yah?) di Singkawang. Nah trus ada kawannya yang mengingatkan,
    "Ko, nanti di sana cari pemandu. Soalnya yang tua-tua kagak bisa bahasa Indonesia."
    "Mereka ngerti bahasa mandarin gak?"
    "Mereka juga gak bisa Bahasa Mandarin. Mereka cuma tahu bahasa Khek".
    "Tapi kalau tulisan hanzi bisa, kan?"
    "Udah pada buta huruf di sana, Ko."

    krik.. krik.. krik..

    Tak tahu juga akhir ceritanya bagaimana. Soalnya abis itu aku pulang.

  5. #5
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    你們好!
    我還沒吃午餐。 但是早上有吃一點麵包了。  你們呢?
     
    Quote Originally Posted by Parameswara Li View Post
    Istilah Mandarin sendiri diberikan oleh orang-orang Barat untuk mengacu kepada pejabat-pejabat dinasti Qing (Mandaren / Pejabat Man). Dengan demikian istilah bahasa Mandarin mulanya ditujukan kepada bahasa yang digunakan oleh para pejabat tersebut. Pada waktu itu bahasa tersebut disebut Guanhua [ 官 话 ], yang berarti bahasa pejabat.
    oh! saya baru tau loh mandarin itu dari kata ManDaRen interesting! trus, karakter man-nya itu apa sih? [man 大人?]

    Quote Originally Posted by Lembah_Hinnom View Post
    Wah,
    ternyata ada lebih dari dua gaya romanisasi bahasa mandarin yah? Selama ini, yang kutahu cuma Wade Giles dan Pinyin. Jujur aja, aku lebih suka Wade Giles. Lebih enak buat lidah Indonesia.

    Kalau dialek-dialek yang biasanya ada di Indonesia itu apa saja yah? Kejia, Zhaojiu, dan Nan Min kah?
    iya banget! saya pikir hanyu pinyin memang rada2 tricky buat orang indo, soalnya cara kita membaca abc berbeda dengan yang dipaparkan di pinyin. saya ga brani belajar terlalu banyak jenis pinyin, ntar tambah bingung yang hanyu pinyin aja saya masi kacau, terutama saat spelling. kadang biar saya tau gimana ngucapin verbal ato menulis kanjinya langsung, tapi ngetiknya musti trial n error untuk mencari suggestion dari komputer yang bener. musti banyak2 latian mengetik dengan kibor buku teks mandarin yang lagi saya pelajari skarang, terbitan yale univ, jadi banyak pake pengejaan yale juga. bikin tambah bingung jadi saya blajar ngucapin dan mengenal karakter aja, tanpa blajar romanisasinya

    dialek2nya agak berbeda2 tergantung daerah di indo deh.. biasa yang dialek2 dari daerah selatan lebih banyak ditemukan di indo / asia tenggara. saya kurang terekspose dengan dialek utara, penasaran juga gimana bunyinya

    Jadi ingat percakapan lucu.
    Waktu itu salah satu moderator mailling list Budaya Tionghua sedang mempertimbang tawaran menemani pembuat dokumenter untuk acara Imlek (eh atau Cap Go Meh yah?) di Singkawang. Nah trus ada kawannya yang mengingatkan,
    "Ko, nanti di sana cari pemandu. Soalnya yang tua-tua kagak bisa bahasa Indonesia."
    "Mereka ngerti bahasa mandarin gak?"
    "Mereka juga gak bisa Bahasa Mandarin. Mereka cuma tahu bahasa Khek".
    "Tapi kalau tulisan hanzi bisa, kan?"
    "Udah pada buta huruf di sana, Ko."

    krik.. krik.. krik..

    Tak tahu juga akhir ceritanya bagaimana. Soalnya abis itu aku pulang.


    paling lucu di post di atas sebenarnya di suara background 'krik..krik..krik.."nya itu loh
    Last edited by ndugu; 22-08-2011 at 12:41 AM.

  6. #6
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093

    Talking

    Quote Originally Posted by Lembah_Hinnom View Post
    Ni hao!
    Ni chi le ma?
    Wo Chibao le !

    Quote Originally Posted by Lembah_Hinnom View Post
    Wah,
    ternyata ada lebih dari dua gaya romanisasi bahasa mandarin yah? Selama ini, yang kutahu cuma Wade Giles dan Pinyin. Jujur aja, aku lebih suka Wade Giles. Lebih enak buat lidah Indonesia.
    Sebenernya sih masih banyak lagi. Yang disebutin itu cuman yang terkenal aja. Sebenernya sih kalo buat bahasa mandarin pake Hanyu Pinyin ato Wade-Giles sama aja, mungkin kalo buat bahasa Hokkian sistem Wade-Giles bisa lebih pas (walau pada kenyataannya bahasa Hokkian nggak pake sistem Wade-Giles).

    Quote Originally Posted by Lembah_Hinnom View Post
    Kalau dialek-dialek yang biasanya ada di Indonesia itu apa saja yah? Kejia, Zhaojiu, dan Nan Min kah?
    Yang dipaparkan di atas itu bukan klasifikasi bahasa-bahasa Han secara ilmiah, hanya contoh2 yang familiar saja. Nanti deh kalo ada waktu lebih dijelasin tentang bahasa-bahasa Han.


    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    你們好!
    我還沒吃午餐。 但是早上有吃一點麵包了。  你們呢?
    我吃飽了. ﹗
    現在你怎麼樣呢 ?
    你一天幾次吃飯 ?

    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    oh! saya baru tau loh mandarin itu dari kata ManDaRen interesting! trus, karakter man-nya itu apa sih? [man 大人?]
    Mǎn [滿] yang artinya penuh. Tapi dalam konteks ini bukan berarti penuh, tapi bangsa Man (Manzu)

    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    iya banget! saya pikir hanyu pinyin memang rada2 tricky buat orang indo, soalnya cara kita membaca abc berbeda dengan yang dipaparkan di pinyin. saya ga brani belajar terlalu banyak jenis pinyin, ntar tambah bingung yang hanyu pinyin aja saya masi kacau, terutama saat spelling. kadang biar saya tau gimana ngucapin verbal ato menulis kanjinya langsung, tapi ngetiknya musti trial n error untuk mencari suggestion dari komputer yang bener. musti banyak2 latian mengetik dengan kibor buku teks mandarin yang lagi saya pelajari skarang, terbitan yale univ, jadi banyak pake pengejaan yale juga. bikin tambah bingung jadi saya blajar ngucapin dan mengenal karakter aja, tanpa blajar romanisasinya
    sebenernya nggak terlalu susah juga. Yang pertama harus diingat bahwa setiap bahasa yang memakai huruf latin sekalipun itu berbeda cara baca huruf-hurufnya. Kalo dalam bahasa Belanda (yang dulu juga dipakai dalam ejaan bahasa indonesia) misalnya tj dibaca c, oe dibaca u. Nah, Hanyu Pinyin itu memang dimaksudkan agar penutur bahasa2 eropa bisa mengucapkan bunyi2 bahasa mandarin. untuk penutur dari bahasa2 austronesia memang agak aneh jadinya. tapi sebenernya masuk akal. misalnya lambang d dipakai untuk bunyi t sedangkan lambang t dipakai untuk bunyi th (beraspirasi). Seandainya lambang t dipakai untuk bunyi t nanti malah orang eropa salah bacanya karena dalam bahasa inggris misalnya, lambang t itu bunyinya kan lebih mirip th (beraspirasi) seperti dalam kata "tea", kan bacanya bukan "ti" tetapi "thi"

    Dari bermacam2 romanisasi itu asal kita tau dasar2nya, pasti mudah untuk melakukan konversi.

    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    dialek2nya agak berbeda2 tergantung daerah di indo deh.. biasa yang dialek2 dari daerah selatan lebih banyak ditemukan di indo / asia tenggara. saya kurang terekspose dengan dialek utara, penasaran juga gimana bunyinya
    Bahasa-bahasa utara cenderung mirip satu sama lain. Hal ini antara lain karena daerah utara lebih lapang, tidak bergunung2 seperti daerah selatan sehingga antara satu daerah dengan daerah lain tidak terisolir. Hal ini mengakibatkan mobilitas penduduk lebih tinggi sehingga bahasa menjadi lebih seragam.
    Last edited by Parameswara Li; 22-08-2011 at 06:26 AM.

  7. #7
    Quote Originally Posted by Parameswara Li View Post
    大家 你好 !

    Thread ini buat semua pihak yang ingin berbagi opini dan pengetahuan tentang Bahasa Mandarin. Semua pendapat boleh ditulis dengan Bahasa Indonesia atau Bahasa Mandarin.

    Selamat berkontribusi !
    om jelasin/artinya juga donk huruf mandarin diatas artinya apa..??
    Biar ane bs belajar/ngerti juga..

    Quote Originally Posted by Lembah_Hinnom View Post
    Jadi ingat percakapan lucu.
    Waktu itu salah satu moderator mailling list Budaya Tionghua sedang mempertimbang tawaran menemani pembuat dokumenter untuk acara Imlek (eh atau Cap Go Meh yah?) di Singkawang. Nah trus ada kawannya yang mengingatkan,
    "Ko, nanti di sana cari pemandu. Soalnya yang tua-tua kagak bisa bahasa Indonesia."
    "Mereka ngerti bahasa mandarin gak?"
    "Mereka juga gak bisa Bahasa Mandarin. Mereka cuma tahu bahasa Khek".
    "Tapi kalau tulisan hanzi bisa, kan?"
    "Udah pada buta huruf di sana, Ko."

    krik.. krik.. krik..

    Tak tahu juga akhir ceritanya bagaimana. Soalnya abis itu aku pulang.
    Cap go meh kali om..

    Quote Originally Posted by ndugu
    你們好!
    我還沒吃午餐。 但是早上有吃一點麵包了。  你們呢?
    Quote Originally Posted by Parameswara Li View Post

    我吃飽了. ﹗
    現在你怎麼樣呢 ?
    你一天幾次吃飯 ?
    Ini juga artinya apa sie om..??
    what do u x'pect some1 do 2 u, do it 1st.

  8. #8
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093

    Talking

    Quote Originally Posted by kyuman View Post
    om jelasin/artinya juga donk huruf mandarin diatas artinya apa..??
    Biar ane bs belajar/ngerti juga..
    大家 你好 !
    Apa kabar semuanya !

    我還沒吃午餐。 但是早上有吃一點麵包了。  你們呢?
    Saya belum makan siang, tapi (tadi) pagi makan (sedikit) roti, bagaimana dengan kalian ?

    我吃飽了. ﹗
    現在你怎麼樣呢 ?
    你一天幾次吃飯 ?

    Saya sudah makan (kenyang).
    Sekarang kamu bagaimana ?
    Kamu sehari makan berapa kali ?

  9. #9
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    kyuman: tuh, udah dijelasin parameswara
    tadi untuk merespon pertanyaan lembah hinnom "Ni chi le ma?" yang berarti "udah makan blom?"
    Quote Originally Posted by Parameswara Li View Post
    我吃飽了. ﹗
    現在你怎麼樣呢 ?
    你一天幾次吃飯 ?
    現在我還好阿...
    skarang saya baik2 aja..
    每天我吃一兩次, 不過忙的時就吃一次. 如果有時間呢, 我會吃三四次點心
    tiap hari saya makan 1-2 kali, tapi kalo sibuk cuman makan skali. kalo lagi ada waktu, saya bisa ngemil 3-4 kali

    你學國語多久了?
    kamu sudah belajar mandarin brapa lama?

    sebenernya nggak terlalu susah juga. Yang pertama harus diingat bahwa setiap bahasa yang memakai huruf latin sekalipun itu berbeda cara baca huruf-hurufnya. Kalo dalam bahasa Belanda (yang dulu juga dipakai dalam ejaan bahasa indonesia) misalnya tj dibaca c, oe dibaca u. Nah, Hanyu Pinyin itu memang dimaksudkan agar penutur bahasa2 eropa bisa mengucapkan bunyi2 bahasa mandarin. untuk penutur dari bahasa2 austronesia memang agak aneh jadinya. tapi sebenernya masuk akal. misalnya lambang d dipakai untuk bunyi t sedangkan lambang t dipakai untuk bunyi th (beraspirasi). Seandainya lambang t dipakai untuk bunyi t nanti malah orang eropa salah bacanya karena dalam bahasa inggris misalnya, lambang t itu bunyinya kan lebih mirip th (beraspirasi) seperti dalam kata "tea", kan bacanya bukan "ti" tetapi "thi"

    Dari bermacam2 romanisasi itu asal kita tau dasar2nya, pasti mudah untuk melakukan konversi.
    yup bener, mo dibilang susah, memang tidak terlalu susah, karena asal kita coba lafalin, dengan mengira2 juga udah bisa mengerti artinya. yang buatku bikin repot itu pas mengetik dengan pinyin, karena sering menggunakan huruf yang salah. at least saya cukup sering harus menebak2, terutama di penggunaan ch, z, zh, s ato x, kurasa pinyin lebih pas dan lebih bisa di'tangkep' oleh orang yang berlatar belakang inggris, alasannya seperti yang kamu sebutkan di atas, pengucapannya sangat mengikuti inggris. tapi kurasa utamanya lebih ke masalah kebiasaan.. asal udah terbiasa pake pinyin, harusnya gampang..

    Bahasa-bahasa utara cenderung mirip satu sama lain. Hal ini antara lain karena daerah utara lebih lapang, tidak bergunung2 seperti daerah selatan sehingga antara satu daerah dengan daerah lain tidak terisolir. Hal ini mengakibatkan mobilitas penduduk lebih tinggi sehingga bahasa menjadi lebih seragam.
    penjelasan yang masuk akal
    parameswara bisa dialek2?
    Last edited by ndugu; 22-08-2011 at 11:45 PM.

  10. #10
    Quote Originally Posted by Parameswara Li View Post
    大家 你好 !
    Apa kabar semuanya !

    我還沒吃午餐。 但是早上有吃一點麵包了。  你們呢?
    Saya belum makan siang, tapi (tadi) pagi makan (sedikit) roti, bagaimana dengan kalian ?

    我吃飽了. ﹗
    現在你怎麼樣呢 ?
    你一天幾次吃飯 ?

    Saya sudah makan (kenyang).
    Sekarang kamu bagaimana ?
    Kamu sehari makan berapa kali ?
    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    kyuman: tuh, udah dijelasin parameswara
    tadi untuk merespon pertanyaan lembah hinnom "Ni chi le ma?" yang berarti "udah makan blom?"

    現在我還好阿...
    skarang saya baik2 aja..
    每天我吃一兩次, 不過忙的時就吃一次. 如果有時間呢, 我會吃三四次點心
    tiap hari saya makan 1-2 kali, tapi kalo sibuk cuman makan skali. kalo lagi ada waktu, saya bisa ngemil 3-4 kali

    你學國語多久了?
    kamu sudah belajar mandarin brapa lama?
    Wow, xiexie all...
    Btw, software yg bagus tuk translate bhs mandarin apa yaa..??
    And pengen tau nie ude pada berapa lama belajar bhs mandarin..??
    Yg pertama dipelajari itu pengucapan/lafal bahasanya dulu apa huruf aksara mandarin..??
    Atau keduanya sekalian..??
    Sharing yaa, ane pengen belajar mandarin tapi masi newbie bgt...
    what do u x'pect some1 do 2 u, do it 1st.

  11. #11
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093

    Talking

    Quote Originally Posted by kyuman View Post
    Wow, xiexie all...
    Btw, software yg bagus tuk translate bhs mandarin apa yaa..??
    Maksudnya software buat translate seperti kamus atau software untuk menulis Hanzi ?

    And pengen tau nie ude pada berapa lama belajar bhs mandarin..??
    Kalau tertarik sih sudah dari kecil, tetapi belajar beneran baru kira-kira umur 20 lah.

    Yg pertama dipelajari itu pengucapan/lafal bahasanya dulu apa huruf aksara mandarin..??
    Atau keduanya sekalian..??
    Kalau mau komprehensif tentu harus simultan belajarnya. Belajar lisan dan tulisan sekaligus.

    Sharing yaa, ane pengen belajar mandarin tapi masi newbie bgt...
    Kita semua masih pada belajar juga kok. Jadi ya dalam batas-batas tertentu semuanya juga newbie. Ada yang newbie banget, ada yang newbie aja, newbie menengah, newbie pakar, dsb. Hehehe.....
    Yang harus diinget adalah bahwa dalam budaya Huaxia, semua hal itu saling berkaitan. Jadi dalam belajar bahasa Mandarin kita juga harus berusaha memahami budaya dan peradaban Huaxia sehingga kita bisa menggunakan bahasa tersebut pada tatanan dan konteks situasi yang tepat.

  12. #12
    pelanggan thedumbie's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    nah disana belok kiri, disitu tuh
    Posts
    143
    ini disini ngmngnya mandarin yang tradisional toh. kirain yang simplified haha. kalo tradisional uhm nyerah dhe, bukan bidang gue.
    Why is Monday so far from Friday and Friday so near to Monday?

  13. #13
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093
    Quote Originally Posted by thedumbie View Post
    ini disini ngmngnya mandarin yang tradisional toh. kirain yang simplified haha. kalo tradisional uhm nyerah dhe, bukan bidang gue.
    Tidak masalah mau pakai Fantizi atau Jiantizi. Perbedaannya juga tidak terlalu banyak kok. Cukup kita pelajari daftar radikal/bushou baik Fantizi/Jiantizi saja nanti juga bisa dikira-kira sendiri.

    Walaupun secara resmi Jiantizi digunakan dalam situasi formal (kecuali di Taiwan), namun secara informal Fantizi tetap masih digunakan dimana-mana. Lagipula dalam kaligrafi lebih bagus memakai Fantizi daripada Jiantizi karena lebih artistik.

  14. #14
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093

    Talking Jiantizi dan Fantizi

    Beberapa contoh Fantizi dan Jiantizi


    Buku


    Belajar


    Pintu


    Naga


    Pertemuan, Perkumpulan


    Negara


    Awan


    Listrik


    Timur


    Panjang
    Last edited by Parameswara Li; 24-08-2011 at 05:28 PM.

  15. #15
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    Waktu gw tour ke china sama org2 jepang, mereka tidak kesulitan buat mengerti.. tapi ada sedikit kesulitan dalam membacanya.. yg di bawah bahasa jepangnya...


    MON = Pintu

    Higashi = Timur

    長い Nagai = Panjang

  16. #16
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093

    Cool

    Quote Originally Posted by ancuur View Post
    Waktu gw tour ke china sama org2 jepang, mereka tidak kesulitan buat mengerti.. tapi ada sedikit kesulitan dalam membacanya.. yg di bawah bahasa jepangnya...


    MON = Pintu

    Higashi = Timur

    長い Nagai = Panjang
    Huruf Pintu pakai On tapi kok Timur dan Panjang pakai Kun ?

    Mestinya supaya seragam pakai Kun juga, jadi bacanya かど (kado)

  17. #17
    dokter RSJ - KM ancuur's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    RSJ - KM Jabatan:____ Dokter Jiwa
    Posts
    15,694
    Quote Originally Posted by Parameswara Li View Post
    Huruf Pintu pakai On tapi kok Timur dan Panjang pakai Kun ?

    Mestinya supaya seragam pakai Kun juga, jadi bacanya かど (kado)
    hrsnya tanya sama org jepang..
    tapi klo satu2 bacanya emang begitu...
    東 門 HIGASHI MON = Pintu Timur

  18. #18
    pelanggan thedumbie's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    nah disana belok kiri, disitu tuh
    Posts
    143
    对。我也同意,但对我来说写繁体字比较难吧哈哈。看的话也不一定能知道那繁体字写的是什么哈哈 。
    Why is Monday so far from Friday and Friday so near to Monday?

  19. #19
    pelanggan tetap Parameswara Li's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    天京
    Posts
    1,093
    Quote Originally Posted by thedumbie View Post
    对。我也同意,但对我来说写繁体字比较难吧哈哈。看的话也不一定能知道那繁体字写的是什么哈哈 。
    你说的有道理, 所以只要把繁体字慢慢地学习,不到两年一定学会了。

  20. #20
    pelanggan thedumbie's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    nah disana belok kiri, disitu tuh
    Posts
    143
    Quote Originally Posted by Parameswara Li View Post
    你说的有道理, 所以只要把繁体字慢慢地学习,不到两年一定学会了。
    哈哈对。中国人说慢慢来,但是繁体字是以后的问题。我的中文也还是差,先好好学习简体字,流利以后就看以后 怎么样哈哈。
    看的是问题不是那么大,说也是,但是如果写的话,哎哟!糟糕哈哈,因为我很懒,多次学习不过没联系也就无法 了哈哈。
    Why is Monday so far from Friday and Friday so near to Monday?

Page 1 of 5 123 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •