Yang bikin simbok suka kemari salah satunya karena orang Jogja itu cuwek, hanya melihat (look), ndak menatap (stare) seperti orang Sunda, misalnya. Mungkin karena di sini orang nyentrik lebih banyak? Rasanya orang Jogja lebih terbuka dan suka berdiskusi, bertukar pikiran, ngobrol-ngobrol di pendopo sambil ngemil; mbetahin banget.