Sekarang ini adalah era Android. Blackberry sudah boleh dibilang mulai ketinggalan zaman, kecuali Blackberry OS 10, seperti Blackberry Q10, Blackberry Q5, Blackberry Z30, Blackberry Z10, Blackberry Classic, Blackberry Priv, Blackberry Passport, Blackberry Z3, Blackberry Leap, Blackberry Pí9982, dan Blackberry Pí9983. Pengguna Blackberry yang OS-nya di bawah 10 semakin banyak yang beralih ke ponsel Android berbagai merek seperti Samsung, Sony, Apple, Lenovo, Advan, Xiaomi, Huawei, Evercross, Mito, ZTE, Oppo, HTC, Asus, Acer, dan lain-lain.
Apalagi harga HP Android semakin lama semakin murah dan pilihan Android semakin lama semakin banyak dengan kualitas yang unggul, maka pengguna ponsel Blackberry semakin lama semakin sedikit, termasuk Blackberry OS 10. Tapi meskipun pengguna ponsel Blackberry semakin berkurang, ternyata masih cukup banyak juga orang yang masih menggunakan ponsel Blackberry. Alasan-alasan orang masih menggunakan ponsel Blackberry:
1. Ponsel Blackberry menggunakan keypad. Ponsel Android rata-rata menggunakan layar sentuh (touchscreen) sehingga orang yang tangannya kurang terampil akan mengalami salah ketik berulangkali karena meleset setiap kali menyentuh tombol huruf touchscreen. Sedangkan ponsel Blackberry OS 10 ke atas yang berbasis Android juga ada yang dilengkapi dengan keypad untuk memudahkan orang mengetik pesan BBM, Whatsapp, Line, WeChat, dan lain-lain.
2. Tarif paket layanan BBM Blackberry lebih murah. Ponsel Blackberry hanya bisa menggunakan layanan paket BBM dan ponsel Android hanya bisa menggunakan layanan paket internet. Tapi untuk penggunaan layanan paket BBM, misalnya berlangganan paket BBM full service sebulan 55 ribu, sekali berlangganan bisa menggunakan BBM dan internet sepuasnya tanpa memakan kuota. Sedangkan untuk berlangganan paket internet pada Android, misalnya berlangganan paket internet 1gb Rp 20.000 untuk sebulan, kalau pemakaiannya banyak seperti download, upload, video, dan lain-lain; maka sebelum sampai sebulan sudah habis 1gb dan harus isi ulang lagi agar bisa melanjutkan penggunaan ponsel.
3. BBM Blackberry relatif lebih stabil. BBM sejatinya adalah layanan media sosial untuk ponsel Blackberry. Jadi meskipun BBM sekarang sudah bisa diinstal pada ponsel Android, BBM pada ponsel Android relatif lebih lemot daripada BBM pada ponsel Blackberry.
4. Ponsel Android tidak bisa BC. Orang yang biasa menggunakan BBM di ponsel Blackberry, tersedia perangkat BC (Broadcast), jadi bisa langsung BC ke teman-teman BBM lainnya jika ingin menyampaikan informasi atau berita secara massal. Sedangkan ponsel Android tidak bisa melakukan BC karena tidak terdapat perangkat BC.
6. Ponsel Android lebih cepat panas. Ketika ponsel Android digunakan untuk menelepon, SMS, BBM, Whatsapp, apalagi ketika digunakan untuk memutar video, download dan upload, maka kapasitas daya yang dikeluarkan ponsel Android lebih besar daripada ponsel Blackberry sehingga ponsel Android cepat panas. Sedangkan ponsel Blackberry biasanya lambat panas asal penggunaannya tidak berlebihan.
7. Ponsel Android lebih boros baterai. Ponsel Android mengeluarkan energi baterai yang lebih besar daripada ponsel Blackberry, sehingga baterai ponsel Android cepat habis dalam waktu singkat. Baterai ponsel Blackberry bisa bertahan dalam 24 jam untuk pemakaian normal, sedangkan baterai ponsel Android kadangkala hanya bertahan dalam 3 jam saja sehingga harus di-charged lagi.
8. Ponsel Android lebih boros listrik. Jikalau baterai ponsel Blackberry 1.800 mah, baterai ponsel Android bisa 3.000 mah atau lebih, sehingga ketika baterai ponsel Android harus di-charged ulang, maka membutuhkan daya listrik yang lebih besar daripada baterai ponsel Blackberry. Karena itu ponsel Blackberry lebih hemat listrik/power bank daripada ponsel Android.
9. PIN BBM Blackberry tetap selamanya, sedangkan PIN BBM Android bisa berubah. Seandainya anda sebagai pengguna ponsel Blackberry kehabisan paket BBM, saat mengisi ulang ponsel dan mengaktifkan PIN BBM lagi, maka nomor PIN-nya tidak berubah karena nomor PIN BBM Blackberry sudah terdaftar paten dan tercantum pada kotak pembungkus HP Blackberry. Sedangkan jikalau anda sebagai pengguna ponsel Android kehabisan paket internet, saat mengisi ulang dan mengaktifkan PIN BBM lagi, maka nomor PIN-nya berubah karena tidak terdaftar paten dan tercantum pada kotak pembungkus HP Android. Jika anda seorang pebisnis, anda akan kerepotan harus bolak-balik mengumumkan nomor PIN BBM baru anda kepada publik atau kolega apabila sering ganti nomor PIN BBM.
Meskipun Whatsapp adalah layanan media sosial untuk ponsel Android, ponsel Blackberry juga bisa menggunakan Whatsapp. Apalagi ketika Whatsapp menggratiskan biaya berlangganan bagi para pengguna, media sosial Whatsapp semakin banyak digemari dan semakin lama semakin banyak orang yang menggunakannya. Apalagi kapasitas Whatsapp lebih besar daripada BBM, bisa membuat grup dengan jumlah anggota lebih banyak, bisa mengetik pesan lebih banyak, dan bisa mengunduh video. Tapi sayangnya, mulai 1 Januari 2017, pengguna Blackberry tidak bisa menggunakan Whatsapp lagi karena jumlah pengguna Blackberry semakin menurun. Tapi sebenarnya layanan media sosial Whatsapp pada Blackberry bisa dipertahankan dengan cara:
1. Memperbanyak ponsel Blackberry Android. Blackberry harus banyak mengeluarkan ponsel berbasis Android dengan harga terjangkau bagi masyarakat kalangan menengah dan bawah dan dilengkapi dengan keypad serta berbagai aksesoris lainnya seperti senter, powerpoint, dan sebagainya. Hal ini agar semua orang bisa menggunakan ponsel Android tanpa kesulitan yang berarti.
2. Membeli perangkat Whatsapp pada perusahaan Android ternama seperti Apple, Samsung. Dulu pernah diisukan bahwa layanan BBM akan dihapus pada ponsel Android, karena itu perusahaan Samsung dan Apple membeli perangkat BBM kepada Blackberry sehingga layanan BBM di ponsel Android tetap bertahan sampai sekarang.
3. Meng-upgrade fitur-fitur dan media sosial pada ponsel. Blackberry sedapat mungkin meng-upgrade layanan media sosial BBM dan Whatsapp dengan versi terbaru dan tercanggih seperti layanan video pada BBM dan memperbesar kapasitas penggunaan BBM.
Jadi, kalau duluWhatsapp bisa diinstal pada Blackberry OS di bawah 7 dan sekarang Whatsapp hanya bisa diinstal pada Blackberry OS 7 ke atas, semoga para pengguna Whatsapp pada ponsel Blackberry sekarang tetap bisa menikmati Whatsapp sampai tahun-tahun mendatang sebelum tiba masanya semua pengguna HP harus memakai ponsel berbasis Android karena ponsel biasa ditiadakan lagi.

Nah, bagi para pengguna Blackberry yang setia, sebaiknya setiap hari membrowsing internet untuk mengetahui perkembangan Blackberry dan Whatsapp. Semoga layanan media sosial Whatsapp tidak dihentikan pada ponsel Blackberry. Apakah anda akan tetap menggunakan ponsel Blackberry atau beralih ke ponsel Android merek lain? Pilihan ada di tangan anda masing-masing.