Results 1 to 20 of 20

Thread: Kangen ORBA

  1. #1
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910

    Kangen ORBA

    Kayaknya semakin banyak aja ajakan kembali ke jaman orba, jamannya suharto jadi presiden. Memuja2 alangkah baiknya saat itu dibanding saat ini, dlsbgnya.
    Bersamaan jg banyak yg menakut2i adanya bahaya laten komunis, PKI, dlsbgnya.
    Eh denger2 ada yg nyeletuk mas Tommy S mau nyalon.

    Gimana menurut kalian jaman orba? Ada yg kangen jg? Kalo ga kangen kenapa? Kepenak jaman ku thoo?

  2. #2
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,351
    Gw ogahh ,diskriminasi langsung terhadap orang chinese, ekonomi "atas" dikuasai langsung oleh cendana n kroni2nya, orang kangen mungkin faktor keamanannya, tapi itu juga kita ga tahu kan, soalnya media mereka kontrol
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  3. #3
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,398
    Ndak lah. Indonesia sekarang jauh lebih menarik, terlepas dari mental menak dan sikap jongos yang masih diteruskan turun-temurun oleh sejumlah orang. Indonesia ndak akan kembali ke jaman orba. Thank God, keturunan Soeharto sampai sekarang ndak ada yang berbakat dan cukup cerdas untuk menjadi pemimpin. Mudah-mudahan alergi Cendana akan selalu kumat untuk mengingatkan rakyat Indonesia untuk tidak kembali ke jaman kegelapan itu.

    Bukan berarti di jaman itu ndak ada kebaikan atau kemajuan, toh agama mengajarkan bahwa Tuhan memberikan yang terbaik pada umatnya. Orde Baru yang terbaik untuk saat itu, bukan yang terbaik untuk saat ini apalagi masa depan. Ketika menonton film action pun kita ndak bisa terpaku pada adegan yang paling seru, harus keep on going mengikuti jalur cerita.

    Ajakan kembali ke jaman orba, ajakan dua kelompok masyarakat, yang pernah hidup enak di jaman itu dan yang kecipratan rejeki. Ajakan yang akan disambut baik para pemalas, orang-orang yang ndak mau berpikir, yang pada dasarnya bermental sama dengan para menak dan jongos-jongos itu.

    Ibarat seorang anak berusia 18 tahun, mau masuk kuliah tapi kemudian "diajak" pakai seragam SD lagi. It's an insult.
    "The two most important days in your life are the day you are born and the day you find out why." - Mark Twain

  4. #4
    tsu's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Rainbow Trout
    Posts
    5,365
    orang kangen jaman Orba mungkin karena stability, security
    baik secara ekonomi, sosial dll

    tapi sekarang kan kita tau, semua dibangun atas fondasi tipu2
    bbm subsidi, listrik subsidi, pasar yg nolak di renov pasti kebakaran, aktivis2 yang hilang tanpa sebab, koramil di masyarakat yang merangkap mata2 pemerintah dll

    IMHO Indonesia sekarang bisa dibilang carut marut, tapi minimal, this is it, this is the real us

  5. #5
    pelanggan Casanova Love's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    451
    Mending skarang lah, ribut-ribut dan gaduh-gaduh yg memang wajar ketika suatu bangsa besar yg biasa hidup terkontrol mulai belajar demokrasi.
    Manut sama 1 pemimpin pusat itu memang lebih 'aman' drpd terbuka pada pandangan orang lain yg beda dg kita, jd awalnya mgkn orang ngga terbiasa, berasa ada ancaman.

    Tp kl udah lama-kelamaan, saat udh terbiasa dg beda pandangan, konsensus yg dicapai itu jadi lebih kuat drpd konsensus krn asal babe happy.

  6. #6
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,769
    Semua ada sisi negatif dan positifnya sih. Gak semua di jaman orba itu jelek, walau gw tau kebanyakan jeleknya. Jaman ORBA orang akan mikir kalau mau macem-macem, soalnya salah dikit nyawa bisa ilang.
    Mau bikin wilayah sendiri dan kriminal, ntar di dor sama penembak misterius.
    Tapi ya gitu negatifnya, kalo ada lelalng yang menang ya yang itu itu lagi. Si pemenang udah ketauan siapa.
    Mau menyampaikan aspirasi langsung di ancam dan di bunuh. Yhaaaa gak semuanya ada enaknya lah.

  7. #7
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    hanya ada satu hal yg saya sukai dari orba, orang-orangnya tidak mudah berkomentar, kalo sekarang, apa-apa gaduh, dikit-dikit ribut, segala hal di pro kontra-in

    tidak bisa ya menerapkan "jika tidak bisa berkata yg baik, lebih baik diam?"
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  8. #8
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,351
    Wkk terlalu bebas jadi kepo ya om?
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  9. #9
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    ^
    bikin sakit kepala kong, kesannya bangsa ini baru bisa ngomong, apa aja dibahas
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  10. #10
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,351
    Hooh om setuju karna itu gw udah ga pernah maen fb,twitter lagi
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  11. #11
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by Yuki View Post
    hanya ada satu hal yg saya sukai dari orba, orang-orangnya tidak mudah berkomentar, kalo sekarang, apa-apa gaduh, dikit-dikit ribut, segala hal di pro kontra-in

    tidak bisa ya menerapkan "jika tidak bisa berkata yg baik, lebih baik diam?"
    Kalo ini sih bukan masalah orba om.. Ini masalah social media. Yakin kalo jaman orba internet bisa dibendung? Jadi kaya korut dong...

  12. #12
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,049
    Mau bikin wilayah sendiri dan kriminal, ntar di dor sama penembak misterius.
    Saya gak yakin ini sisi positif.
    Saya pernah diceritakan sesepuh dari Cianjur bagaimana seseorang bernama 'Ujang' nyaris menjadi korban petrus hanya karena namanya dengan nama target sama-sama 'Ujang'.
    Saya juga diceritakan bagaimana salah seorang pengendara motor kaget karena tetangganya yang ia bonceng ternyata target petrus dan eksekusi dilakukan saat si target sedang memboncengnya.

    Belum lagi kasus Marsinah yang tewas tanpa jelas pelakunya siapa dan disinyalir tentara.

    Saya setuju kasus hukuman mati untuk beberapa kejahatan mengerikan tetapi hanya dan jika hanya melalui pengadilan. Tidak main eksekusi di tempat.

    hanya ada satu hal yg saya sukai dari orba, orang-orangnya tidak mudah berkomentar, kalo sekarang, apa-apa gaduh, dikit-dikit ribut, segala hal di pro kontra-in

    tidak bisa ya menerapkan "jika tidak bisa berkata yg baik, lebih baik diam?"
    Pertama,
    kita punya pasal 310,311, dan sejumlah pasal KUHP lain yang bisa dijadikan landasan seseorang dibawa ke pengadilan bila asal bicara.
    Jadi soal banyak bicara, kontra dan sebagainya, itu bukan soal orde baru.

    Kedua,
    proses ribut-ribut dan debat, merupakan bagian dari pencarian solusi sama-sama menang. Tanpa proses itu, jika rakyat hanya menerima informasi searah dari penguasa, maka siap-siap saja terjadi kebakaran hutan bertahun-tahun seperti yang kita alami sekarang. Ya! Kebakaran hutan kemarin itu dosa orde baru akibat mengabaikan kritikan atau 'ribut-ribut' ahli lingkungan.

    Begitu juga, kalau banjir kalian melihat Tol Soedyatmo di Bandara tenggelam sehingga jalur terputus? Itu juga karena orde baru mengabaikan 'ribut-ribut'.

    Jangan alergi dengan 'ribut-ribut'. Yang penting adalah rakyat selain belajar mengekspresikan dirinya, juga belajar memilah informasi. Gak semua 'ribut-ribut' itu bermanfaat.

    Ini belum dari sisi ekonomi yah..
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  13. #13
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,351
    ^^^
    Trus menurut om [MENTION=41]kandalf[/MENTION] orba ga ada sisi positipnya?
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  14. #14
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,049
    Sisi positif? Ada lah.

    Berbeda dengan Bung Karno yang pikirannya terlalu politis,
    Pak Harto itu sebenarnya lebih bisa menghargai teknokrat. Agak ironis mengingat Bung Karno sebenarnya lulusan teknik.

    Selain itu,
    walau Pak Harto juga punya proyek Mercusuar, tetapi dia gak terlalu jor-jor-an dalam proyek-proyek raksasa-nya.

    Dari sisi diplomatis terutama kebijakan luar negeri,
    Pak Harto lebih bisa menahan diri untuk membuat musuh-musuh baru bahkan melakukan rekonsiliasi dengan 'musuh-musuh' orde lama. Tidak, aku tidak membicarakan Amerikayah (yang kedutaannya masih ada di zaman Bung Karno). Aku membicarakan negeri-negeri jiran.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  15. #15
    tsu's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Rainbow Trout
    Posts
    5,365
    IMHO Pak Karno bukanlah strategist
    beliau adalah pemimpin kharismatis dan orator yang ulung
    tapi kedodoran untuk masalah membuat action plan suatu negara

    Pak Harto adalah strategist militer
    lebih suka dibelakang layar
    klo ada yang ga setuju sama dia, dia bakalan diem2 aja, tapi besok dijemput KopKamTib

    tapi
    terus terang, sampai sekarang gw tetap memandang planning Indonesia disaat Pak Harto adalah yang terbaik, bahkan sampai sekarang
    jaman ORBA itu ada GBHN yang merupakan arah tujuan negara, ada Repelita yang merupakan short term planning dengan goal setting yang jelas
    mungkin karena saking lama nya beliau memerintah jadi segala macam bisa tertata dengan jelas

    [MENTION=41]kandalf[/MENTION]
    ya itulah, ORBA itu "damai" tapi itu palsu karena dibangun dengan fondasi penculikan dan darah dari para aktivis yang sampe sekarang masih MIA
    gw setuju klo ada "ribut" saat berdiskusi, itu tandanya diskusi nya jalan, dan semua peserta mempunyai concern kepada isu yang didiskusikan
    sadar ato nggak, selama 32 tahun ORBA, politik indonesia itu sudah di cat dengan warna Jawa, dimana ribut adalah tabu, semua HARUS diselesaikan dengan damai
    budaya sungkan dll sangat dijungjung tinggi
    ini adalah salah satu budaya Jawa yang perlu dikaji ulang IMHO, bukan berarti damai itu jelek, tapi klo ribut demi tujuan yang baik IMHO lebih baik daripada diam, bilang setuju tapi ternyata api dalam sekam

  16. #16
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    justru saya kurang setuju dengan repelita, itu sama saja dengan memperlihatkan strategi pembangunan negara kepada publik dan juga kepada negara-negara lain

    repelita berkali-kali mengatakan bahwa tahun 1997-1998 adalah era tinggal landas, nyatanya boro-boro tinggal landas, malah nyungsep

    anggap saja saya "berprasangka buruk", krisis moneter asia pada tahun 1997 -1998 menurut saya sasaran sebenarnya adalah indonesia

    merencanakan pembangunan suatu negara memang perlu bahkan harus, tapi tidak perlu sampai harus sejelas mungkin digamblangkan kepada publik apa-apa yg akan dibangun, yg namanya membangun suatu negara harus ada strategi, dan yg namanya strategi bukanlah bisa dikatakan strategi jika dibocorkan kepada publik

    jika ingin kembali membuat repelita, GBHN dan lain sebagainya, jangan secara detail diumbar ke publik, cukup garis besarnya saja
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  17. #17
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,049
    ada Repelita yang merupakan short term planning dengan goal setting yang jelas
    mungkin karena saking lama nya beliau memerintah jadi segala macam bisa tertata dengan jelas
    Sebenarnya,
    rencana jangka panjang tidak membutuhkan seorang diktator.
    Selama sebuah partai bisa lepas dari ketergantungan sosok figur dan bisa membedakan dirinya dengan partai-partai lain, maka selama partai tersebut bisa terus-terusan menggaet suara rakyat, niscaya walau masa jabatan presiden dibatasi dua kali pun, rencana jangka panjang tetap bisa dijalankan.

    Itu teori-nya.
    Prakteknya, saat ini partai gak lebih dari sekedar kendaraan meraih kekuasaan.

    Ngomong2, kenapa tugas Garis2 Besar Haluan Negara di pasal 3 dihilangkan dalam amandemen 3 ya?
    Prakteknya sih, GBHN sebenarnya emang disusun oleh pemerintah dan MPR saat itu kepanjangan dari pemerintah Orba.

    ---------- Post Merged at 12:59 PM ----------

    Quote Originally Posted by Yuki
    justru saya kurang setuju dengan repelita, itu sama saja dengan memperlihatkan strategi pembangunan negara kepada publik
    Quote Originally Posted by Yuki
    jika ingin kembali membuat repelita, GBHN dan lain sebagainya, jangan secara detail diumbar ke publik, cukup garis besarnya saja
    Pertama,
    dalam alam demokrasi, seluruh rakyat berhak ikut menentukan kebijakan publik.
    Menentukan kebijakan publik ini bukan sekedar ikut dalam pemilu tetapi juga mengikuti seluruh rencana kebijakan pemerintah.
    Ketika ada hal yang tidak disetujui, maka rakyat menyuarakan keberatannya melalui wakil yang sudah dipilih.

    Itu sebabnya, sebenarnya yang namanya masa reses itu seharusnya dimanfaatkan untuk temu kangen antara wakil rakyat dan rakyat.
    Dan seharusnya ada jalur komunikasi cepat antara rakyat dengan wakilnya.

    Kedua,
    Repelita dan GBHN di zaman Orde Baru itu tidak terperinci. GBHN di zaman orde baru yang berlembar-lembar itu, isinya kurang lebih cuma basa-basi yang ujung-ujungnya adalah point-point di Pelita. Jadi bukan berupa detail pelita.

    Ketiga,
    Repelita itu sebenarnya lebih kepada key performance index (kpi) atau target pembangunan bukan cara menuju ke target tersebut.

    Jadi sebenarnya tidak ada detail kebijakan yang dibuka kepada publik dalam repelita.
    Last edited by kandalf; 07-06-2016 at 11:51 AM.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  18. #18
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by tsu View Post
    klo ada yang ga setuju sama dia, dia bakalan diem2 aja, tapi besok dijemput KopKamTib
    Istilah "dijemput" ini yang kayaknya selalu ada dibenak dan kesannya mencekam... Kl ud tau bakal "dijemput" kayaknya bakal dijemput malaikat maut aja.

  19. #19
    Pada hakikatnya, Orde Baru bukanlah penyangkalan terhadap Orde Lama, tetapi lebih sebagai pembaharuan yang terkait dengan persoalan bangsa yang dinilai sudah sangat kronis. Penataan yang baru tidak hanya terfokus pada bidang tertentu tetapi mencakup perubahan dan pembaharuan tatanan seluruh kehidupan bangsa dan negara berdasarkan kemurnian Pancasila dan UUD 1945. Dengan kata lain, Orde Baru menjadi sebuah titik awal koreksi terhadap berbagai penyelewengan pada masa lampau. Orde Baru juga mengemban tugas menyusun kembali kekuatan bangsa untuk menumbuhkan stabilitas nasional guna mempercepat proses pembangunan menuju masyarakat adil dan makmur.

    Pemerintah Orde Baru menggunakan politik sebagai sarana untuk menciptakan berbagai instrumen politik dengan tujuan menguasai dan mengontrol kelompok yang dikuasai, yakni rakyat. Instrumen politik adalah alat hegemoni yang penting sekali bagi negara. Hal itu dilakukan tentu tidak lepas dari koridor untuk menciptakan kondisi politik yang mantap sebagai kunci sukses Orde Baru dalam melaksanakan pembangunan.

  20. #20
    Chief Barista cha_n's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    11,544
    Asik ada om yb. puenak jamaku tho om xixixi
    ...bersama kesusahan ada kemudahan...

    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.” ― -Mohammad Hatta
    “Aku Rela di Penjara asalkan bersama akses internet, karena dengan internet aku bebas.” ― -cha_n

    My Little Journey to India

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •