Results 1 to 16 of 16

Thread: Maju atau mandeg?

  1. #1
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910

    Maju atau mandeg?

    Tiba2 aja kepikir sebuah analogi tentang maju atau mandeg nya karir seseorang, perusahaan, bangsa ataupun negara, ibaratnya orang buta. Orang buta dengan kekurangannya melihat dgn jelas.
    Misalnya orang2 buta berada di sebuah gedung. Orang normal tentunya bisa langsung jalan dgn lancarnya mengelilingi gedung, tapi kalo orang buta, pasti lebih sulit.

    Orang buta yang memiliki motivasi tinggi, walaupun dihalangi oleh kebutaan, mereka tetap berjuang mencari jalan ketempat yg lebih baik. Sedangkan orang dgn motivasi rendah, maka sudah merasa cukup nyaman di tempat tsb, dan merasa pasti aman. Memang kemungkinan celaka lebih tinggi bagi yang berjuang mencari jalan, akan tetapi hasil yg bisa diraih akan semakin tinggi.

    Orang2 barat dikenal maju, karena walaupun mereka (pada jaman itu) buta tentang situasi dunia, mereka berani mengarungi lautan dan menaklukan dunia. Sehingga keberhasilan mereka bisa dirasakan anak cucunya yg tinggal di benua penuh kesulitan. Jadi keliatan, kunci maju adalah motivasi dan keberanian. Mereka semua yang maju/sukses, adalah sama2 buta dgn kita yg mandeg sampe sekarang. Ga ada orang mulai langsung pinter tau semua. Tapi mereka jadi tau setelah berani dan mau menempuh halangan2 didepannya. Ya tentunya yg memakai perhitungan akan lebih selamat dari yg asal2an.

    Jadi kalo mau maju, ya harus berani dan nekat. Berani menghadapi sesuatu yang kita tidak tau. Taklukan, dan insyaallah kita jadi tau. Ga papa meraba2, namanya juga (masih) orang buta.
    Pilihannya?

  2. #2
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    kalo saya ngeliatnya sih ini tergantung pada kepribadian seseorang, dan mungkin juga dalam kasus2 tertentu, ada faktor kultural maupun situasi hidup yang sedikit berpengaruh.

    kurasa sifat manusia memang ada kecenderungan menghindari perubahan kalo situasi kondisi tidak memaksa. kalo udah nyaman dan puas di zonanya, kenapa melakukan lebih ato menggoyangkan perahunya dan beresiko jatuh ke sungai.

    di saat lain, mungkin juga ada yang tidak puas sekedar begitu begitu aja, ada yang mungkin penasaran dengan apa yang ada di balik gunung, dan kalo dia mau tau jawabannya, ya harus didaki. dengan resiko mungkin jurang di sana.

    dan kupikir ada faktor lain lagi, mungkin pula demi mencari kehidupan lebih baik. kakek saya, maupun kakek/nenek-nya generasi saya di kebanyakan negara asia tenggara yang keturunan chinese, rata2 imigran juga, karena jaman itu tiongkok lagi ga aman / jaman perang. biarpun pernah sukses dagang, tapi juga pernah bankrut. resiko ya. namanya juga resiko dari keputusan hidupnya itu.

    jadi, rasanya tergantung pada kemauan ato keberanian seseorang mengambil resiko hidup. karena perubahan selalu melibatkan ketidaktahuan. senyaman apa seseorang mengambil jalan itu.

  3. #3
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,366
    setiap manusia sebenarnya memiliki zona nyamannya masing-masing

    banyak yg tidak mau keluar dari zona nyamannya dikarenakan pemikirannya tidak akan merasakan kembali zona nyamannya, sebenarnya keliru, manusia keluar dari zona nyamannya karena manusia akan menempati zona nyaman yg baru yg lebih baik, hanya saja yg manusia enggan rasakan adalah perjuangannya untuk mencapai itu

    dan percaya atau tidak, walaupun manusia misalkan enggan keluar dari zona nyamannya, tetap saja secara sadar atau tidak secara situasi, keadaan, perubahan usia dan perubahan kehidupan, manusia itu secara otomatis pasti keluar dari zona nyamannya, dan yg lebih lucu, secara tidak sadar pula dia mendapatkan zona nyaman yg baru yg lebih baik
    CURE SUNSHINE WA KAKKOSUGIRU.

  4. #4
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Mbok pikir, orang-orang Timur lebih maju. Lihat saja koleksi di museum Le Louvre, ketika bangsa Cina sudah makan dengan piring keramik, bangsa Barat masih pakai piring kayu. Yang pertama berlayar keliling dunia pun bangsa Cina. Orang-orang Barat tentunya ndak mau ketinggalan, mengkopi peta dunia dan ikut-ikutan mengarungi dunia. And of course typical of them, they like to blow their own trumpets sampai tolak ukur "maju" milik dunia barat. Tapi kan ndak benar, mereka hanya maju di beberapa bidang saja.

    Dan ngomong-ngomong soal maju, apakah lebih maju berarti lebih baik? I don't believe so. Contohnya, orang barat yang maju itu menciptakan microwave tapi apakah microwave itu baik? Microwave justru bikin orang-orang barat itu menjadi bodoh coz all they know is how to heat up frozen food. Contoh lain, fast food restaurant dianggap sebagai konsep kemajuan. Apakah fast food itu baik?

    Sesuatu yang dianggap maju belum tentu baik jadi ndak selalu harus dijadikan pilihan.
    "The two most important days in your life are the day you are born and the day you find out why." - Mark Twain

  5. #5
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Sepertinya you're missing the point, mbok. Jaman kolonialisme barat itu cuman contoh aja, bukan berarti barat maju sampe sekarang. Kalo jalan2 ke eropa, yang di liat cuman bangunan2 tua yang sama aja di semua daerah di eropa, sisa2 peninggalan kejayaan nenek moyang mereka dulu. Kalo liat metro di kota2 besar macam paris atau london, ud ga luar biasa lagi, bahkan terkesan kuno. Mereka sudah keenakan di zona nyaman.
    Mgk beda dgn bbrp negara, negara2 skandinavia, belanda atau jerman yg sistemnya terus mengikuti perkembangan jaman.
    Beda lagi kalo sekarang jalan2 ke jepang, korea, singapore atau cina. Kenyang dgn kemajuan teknologi dan innovasi2 macam2 lagi. Kalo ke eropa (bahkan ke negara2 arab) skrg cuman menikmati kejayaan masa lalu, ke asia liat kemajuan negara masa kini.

    Negara maju ukurannya bukan hanya kaya atau innovasi teknologi tinggi. Tapi segala bidang sehingga tercapai kondisi yg sering didamba2kan negara2/bangsa2, rakyat makmur sejahtera. Untuk urusan itu gw merasa kebanyakan negara eropa barat ya sudah maju dan sudah dewasa dalam kemajuannya. Bukan cuman rakyatnya yg makmur sejahtera, tapi bisa mensejahterakan rakyat lain. Tentunya bukan hanya eropa barat, tapi jepang, amrik dan australia pun begitu. Negara2 asia lain spt korea, india, malaysia sedang bergerak maju. Indonesia mudah2an menyusul. Begitu pun dgn manusia yang maju, artinya dari kondisi yang lebih sulit menuju ke kondisi sukses, kondisi stabil, idup ga pusing ma utang, bahkan bisa menolong orang untuk maju.

    Apakah maju lebih baik dari mandeg? Ya liat balapan aja, siapa yang didepan dia yang menang. Tergantung setinggi apa keinginan untuk jadi pemenang. Tapi jangan mewek ketika dibully gara jadi loser.
    Kalo akhirnya lari ke kebaikan, kesucian, ya ga perlu mandeg, maju mundur bisa baik. Justru ketika kita sukses, godaan utk menjadi buruk lebih berat drpd ketika miskin/susah.
    Last edited by ndableg; 10-03-2016 at 04:55 AM.

  6. #6
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    kalo saya ngeliatnya sih ini tergantung pada kepribadian seseorang, dan mungkin juga dalam kasus2 tertentu, ada faktor kultural maupun situasi hidup yang sedikit berpengaruh.

    kurasa sifat manusia memang ada kecenderungan menghindari perubahan kalo situasi kondisi tidak memaksa. kalo udah nyaman dan puas di zonanya, kenapa melakukan lebih ato menggoyangkan perahunya dan beresiko jatuh ke sungai.

    di saat lain, mungkin juga ada yang tidak puas sekedar begitu begitu aja, ada yang mungkin penasaran dengan apa yang ada di balik gunung, dan kalo dia mau tau jawabannya, ya harus didaki. dengan resiko mungkin jurang di sana.

    dan kupikir ada faktor lain lagi, mungkin pula demi mencari kehidupan lebih baik. kakek saya, maupun kakek/nenek-nya generasi saya di kebanyakan negara asia tenggara yang keturunan chinese, rata2 imigran juga, karena jaman itu tiongkok lagi ga aman / jaman perang. biarpun pernah sukses dagang, tapi juga pernah bankrut. resiko ya. namanya juga resiko dari keputusan hidupnya itu.

    jadi, rasanya tergantung pada kemauan ato keberanian seseorang mengambil resiko hidup. karena perubahan selalu melibatkan ketidaktahuan. senyaman apa seseorang mengambil jalan itu.
    Ya setuju nggu.. memang harus ada unsur yg memaksa entah itu kondisi susah, ga nyaman, baru manusia bergerak, karena sifat survive nya itu. Tapi memang banyak yang menyerah pada keadaan.

  7. #7
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Err.. I don't think I'm missing your point. Hanya tolak ukur atau standar kemajuan dan kesejahteraan kita berbeza.

    Kalau Australia ini negara yang sejahtera, penduduk usia 15-44 ndak akan bunuh diri sampai rata-rata 2500 per orang per tahun. Orang-orang sini juga rata-rata punya banyak hutang dan doyan gambling, dan hidup dengan bahan-bahan berkualitas rendah, sejahtera kah itu?

    Kalau UK itu sejahtera, angka pertumbuhan ekonomi di Scotland khususnya ndak akan serendah sekarang dan pengangguran meningkat, yang kaya justru the Indian businessmen.

    Menurut majalah Forbes, orang-orang terkaya di dunia sekarang pun di Hongkong dan Cina.

    The thing is, kemajuan itu seperti gedung-gedung pencakar langit, kelihatan keren. Look what happened in Arab countries since they discovered oil and gas dan hidup dengan konsep yang mereka pikir "maju"?
    Last edited by mbok jamu; 10-03-2016 at 10:41 AM.
    "The two most important days in your life are the day you are born and the day you find out why." - Mark Twain

  8. #8
    Buat gue yang cupu ini, maju atau tidaknya sebuah kawasan bisa dilihat dari beberapa hal:

    1. Transportasi Umum
    Nyaman, harga terjangkau, dan ketersediaan (24 jam, setiap hari, atau cuma jam tertentu) jadi unsur utama. Tambahan lagi soal keterpaduan antar moda (kereta ke bus, bus ke MRT, dll)

    2. Kebersihan Wilayah
    Apakah sampah bertebaran, dan apakah ada pemisahan sampah (organik, non-organik, kaleng, plastik, dll)

    3. Transparansi birokrasi
    Ngurus segala bentuk dokumen dan perizinan mudah atau tidak?

    4. Daya beli
    Masyarakat masih susah atau ngga untuk memenuhi kebutuhan pokok yang layak.

    Gue sendiri gak melihat perkembangan teknologi sebagai faktor utama dari maju atau tidaknya sebuah bangsa atau negara. Karena terkadang inovasi teknologi itu, menurut gue yang pas-pasan ini, tidak selalu berkaitan dengan kebutuhan mendasar manusia kok (kaya AirWheel. seriously?). Apalagi kalau faktornya dari banyak atau tidaknya gedung tinggi.

    Nah, kalau soal Indonesia, ketidaknyamanan itu malah membuat kita survive dengan cara masing-masing sih.

    Bus dan angkutan umum tidak bisa diandalkan? Beli motor.

    Wilayah gak bersih? Ya buang aja di pinggir

    Birokrasi? Langsung aja deh biar cepet -- salam tempel.

    Gue gak muna kok. Gue pernah beli motor karena muak sama Jakarta. Tapi gue gak pake motor lagi bukan karena gue peduli dengan kemacetan, tapi lebih karena alasan biaya tinggi (servis rutin, bensin, parkir, dan risiko kehilangan). Gue juga dulu banyak buang sampah plastik. Sekarang udah ngga. bukan karena gue peduli lingkungan, tapi karena gue mengurangi jajan agar gaji bisa dihemat dan dialokasikan untuk kebutuhan lain.

    Jadi kalau gue pribadi, survive untuk berubah lebih karena faktor yang terukur, terutama uang dan waktu.
    Last edited by nerve_gas; 10-03-2016 at 03:42 PM.

  9. #9
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    The thing is, kemajuan itu seperti gedung-gedung pencakar langit, kelihatan keren. Look what happened in Arab countries since they discovered oil and gas dan hidup dengan konsep yang mereka pikir "maju"?
    Maju itu bukan banyak duit atau penampilan netjes/perlente. Gedung pencakar langit hanya menunjukkan pemerintah punya duit. Tapi apa kuli2 yg bangun itu sejahtera?

    Contoh.
    Belanda ga punya gedung tinggi. Ada gedung tertinggi taun 60. Mall kayak grand indonesia ga ada di belanda. Tapi belanda maju, karena sistemnya jalan penduduk sejahtera. Bahkan tukang sampah bisa kredit mobil.
    Yg doyan judi, mabok juga banyak. Tapi ga ada orang idup sampe melarat ga bisa makan beli baju. Ato jerman yang bs sekolah segratis2nya.

    Kl hutang, hampir semua rumah tangga punya utang, tapi mereka dipastikan bisa bayar. Kalo ga bisa bayar, artinya jatuh miskin, diberi uang sangu dan uang buat bayar utang, dicariin kerjaan, dll. Jd sistem yg menunjukkan maju mundurnya negara.

  10. #10
    gue lupa nambahin lagi.

    5. Pendidikan dan Kesehatan
    Menurut gue, negara yang maju itu menjamin bahwa warganya memiliki akses ke pendidikan dan kesehatan. Entah itu dengan cara digratiskan atau harga terjangkau (subsidi).

    Kuba sebenarnya sudah di arah yang luar biasa, dengan sekolah dan layanan kesehatan gratis. Tapi ya dengan model partai komunis di atas segala-galanya, dan semuanya dikontrol negara, amsiong dah.

  11. #11
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by nerve_gas View Post
    gue lupa nambahin lagi.

    5. Pendidikan dan Kesehatan
    Menurut gue, negara yang maju itu menjamin bahwa warganya memiliki akses ke pendidikan dan kesehatan. Entah itu dengan cara digratiskan atau harga terjangkau (subsidi).
    Ya singkatnya segala aspek lah kop. Dan semuanya itu bisa jalan dgn sistem yang baik.

    Kuba sebenarnya sudah di arah yang luar biasa, dengan sekolah dan layanan kesehatan gratis. Tapi ya dengan model partai komunis di atas segala-galanya, dan semuanya dikontrol negara, amsiong dah.
    Negara komunis emang idealnya semua gratis dari negara.

  12. #12
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Maju itu bukan banyak duit atau penampilan netjes/perlente. Gedung pencakar langit hanya menunjukkan pemerintah punya duit. Tapi apa kuli2 yg bangun itu sejahtera?

    Contoh.
    Belanda ga punya gedung tinggi. Ada gedung tertinggi taun 60. Mall kayak grand indonesia ga ada di belanda. Tapi belanda maju, karena sistemnya jalan penduduk sejahtera. Bahkan tukang sampah bisa kredit mobil.
    Yg doyan judi, mabok juga banyak. Tapi ga ada orang idup sampe melarat ga bisa makan beli baju. Ato jerman yang bs sekolah segratis2nya.

    Kl hutang, hampir semua rumah tangga punya utang, tapi mereka dipastikan bisa bayar. Kalo ga bisa bayar, artinya jatuh miskin, diberi uang sangu dan uang buat bayar utang, dicariin kerjaan, dll. Jd sistem yg menunjukkan maju mundurnya negara.
    Lha makanya marisa, kenapa saudara bisa menyimpulkan Australia maju? Coba lihat sendiri di mari, all that glitters is not gold.

    Di sini workers juga kelihatan sejahtera, semua ditanggung, tapi yang bunuh diri tambah banyak. Kalau sejahtera, koq pada stress?

    Sejahtera koq patokannya mobil kreditan?? Bah macammananya kau
    "The two most important days in your life are the day you are born and the day you find out why." - Mark Twain

  13. #13
    gak semua aspek sih. gue gak menekankan pentingnya inovasi teknologi macam mobil canggih, high-end electronic equipment, dll.

    menurut gue itu bonus, dan bukan indikator maju atau tidaknya sebuah negara.

  14. #14
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    Lha makanya marisa, kenapa saudara bisa menyimpulkan Australia maju? Coba lihat sendiri di mari, all that glitters is not gold.

    Di sini workers juga kelihatan sejahtera, semua ditanggung, tapi yang bunuh diri tambah banyak. Kalau sejahtera, koq pada stress?

    Sejahtera koq patokannya mobil kreditan?? Bah macammananya kau
    Kredit rumah kalo pasti bisa bayar ya sejahtera sih. Kecuali kredit panci.
    Bunuh diri dimana2 jg tambah banyak, wong persaingan tambah ketat, penduduk makin padat.

    Gw bilang australia lebih maju karena banyakan tkw ke sana drpd dari sana ke sini.
    Last edited by ndableg; 12-03-2016 at 02:00 AM.

  15. #15
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,958
    Negara bisa maju - ukuran normal loh ya - karena menguasai teknologi. Kalo diurut ke belakang itu teknologi muncul dari pendidikan. Pendidikan muncul dari mana coba

    Makanya negara yang giat berinvest di bidang pendidikan lah yang nantinya bakal jadi pemenang. Karena mereka punya berjuta orang yang akan jadi problem solvers, instead of problem makers.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  16. #16
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Jerman gratis, austria super murah bahkan buat student asing. Entah di skandinavia gw rasa sih murah juga terutama buat orang lokal.

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •