Periksa Setya Novanto, MKD Diminta Bentuk Tim Independen
Jumat, 04 Desember 2015 | 19:08
AAA
Jakarta - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) diminta segera membentuk tim independen dalam memeriksa Ketua DPR Setya Novanto (SN). Pasalnya, dalam dua kali sidang MKD, arahan sidang ke mana-mana. Anggota MKD tidak fokus ke pelanggaran etika yang dilakukan SN.
"Supaya persoalan ini diusut tuntas secara adil, MKD harus membentuk empat tim independen. Mereka bekerja selama sepuluh hari," kata rohaniwan Katolik, Romo Benny Susatyo, di Jakarta, Jumat (4/12).
Ia menilai, MKD memiliki permasalahan dalam memahami moral publik menyangkut kepantasan. Mereka juga punya kepentingan politik masing-masing sehingga tidak netral dan tegas dalam menentukan apakah SN melanggar etika atau tidak.
"Kalau MKD bermain dengan retorika maka MKD akan digulung oleh sejarah peradaban. Padahal ini momentum bagi bangsa untuk bersih-bersih, sehingga proses ini bisa mengungkap semua fakta. Kita bisa berharap proses ini mengungkap sejarah masa lalu," tutur Beny yang juga seorang aktivis anti korupsi ini.
Sementara itu, pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ikrar Nusa Bakti menyebut Menteri ESDM Sudirman Said (SS) dan Presdir Freeport Maroef Syamsudin (MS) sebagai patriot bangsa. Pasalnya, mereka berani mengungkap praktik kotor elit politik yang terjadi selama ini, terutama dalam kasus PT Freeport.
"Di mata saya, SS dan MS adalah patriot bangsa. Meskipun apa yang direkam itu menimbulkan kegaduhan politik, tetapi dengan apa yang mereka lakukan, mereka telah menyelamatkan negara dari penjahat kerah putih," tuturnya.
Robertus Wardhy/FER
Penjahat bagi sekelompok orang, pahlawan bagi yg lainnya![]()
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)



Reply With Quote