Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 20 of 47

Thread: Pembebasan lahan

Hybrid View

Previous Post Previous Post   Next Post Next Post
  1. #1
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910

    Pembebasan lahan

    Kerusuhan selalu terjadi pada saat pembebasan lahan yang akhirnya lebih dianggap sebagai penggusuran thd para penghuni.
    Terakhir di jakarta adalah pembebasan tanah di kampung pulo. Rusuh.

    Yg gw heran, kenapa sulit banget yak menata ruang kota. Padahal, katanya, gubernur ud mengganti 1.5 kali lipat dari harga tanah kpd pemilik resmi tanah. Yg illegal ud ditawarkan rusun yang lebih baik. Tapi toh.. susah..

    Kenape ye?

  2. #2
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Karna "rakyat"tahu, kalo mau dapat yg enak mesti pake kekerasan?
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  3. #3
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Maksudnya dapet yg enak? "rakyat"?

  4. #4
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Maksudnya dapet yg enak? "rakyat"?
    Yah yg mengaku rakyat dan tinggal ditanah milik negara?

    ---------- Post Merged at 12:34 PM ----------

    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    1.5 lipat dari harga tanah? Kata siapa?
    Gak diganti pakai uang kok.
    Diganti pakai rumah susun.

    Lagipula, harga tanah versi siapa?
    Itu kan yg diusulkan pemkot dki om, tapi "rakyat"nya maunya diganti uang, terutama yg ga punya sertifikat, itu di jakarta, kalo di batam diganti duit kok, kalo beli tanah ga dipagarin en gaji orang buat jaga, dalam 2 tahun, dibangun rumah gubuk giliran diusir dari tanah kita, minta ganti rugi 30 juta, sorry curcol ::
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  5. #5
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    1.5 lipat dari harga tanah? Kata siapa?
    Gak diganti pakai uang kok.
    Diganti pakai rumah susun.

    Lagipula, harga tanah versi siapa?
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  6. #6
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,958
    Ada mafianya. Mafia di mana-mana.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  7. #7
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    yup, gw mikirnya juga gitu

    [MENTION=41]kandalf[/MENTION]

    yg minta duit ini loh,

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan Muhammad Halili menyatakan pihaknya belum menyerah terkait rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan menggusur rumah mereka. Halili mengatakan proses hukum masih akan berjalan.

    Berita Terbaru:
    Wah, Artis Amel Alvi Mencak-mencak Saat Digrebek BNN
    Tuding Salahi Peruntukan, Rizal: Rumah Ahok Harus Digusur



    "Silakan lanjutkan proses eksekusi, kami akan membiarkan. Tapi kami belum menyerah, akan kami tempuh jalur hukum sesuai anjuran Pak Kapolres," kata Halili dihadapan Kapolres Jakarta Timur Umar Faroq, Kamis, 20 Agustus 2015.

    Halili mengaku pihaknya tidak bisa menghentikan eksekusi ini. Ia berpendapat eksekusi melanggar hukum karena proses hukum masih berjalan untuk menetapkan status Kampung Pulo. "Warga kaget akan eksekusi ini, karena surat SP3 sendiri belum keluar."

    Baca juga:
    Kisah Sultan: Bertemu Roro Kidul di Parangkusumo
    Calon Presiden Berusia 15 Tahun Ini Tantang Hillary Clinton

    Kepala Kepolisian Resor Jakarta Timur Komisaris Besar Umar Farouq menyarankan agar warga Kampung Pulo segera menempati rumah susun yang sudah disediakan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Ia menilai permukiman Kampung Pulo sudah tidak layak huni. "Kawasan ini sudah tidak layak huni baik dari segi kesehatan atau keamanan. Pemprov sudah menyediakan rumah susun, silakan ditempati. Sebagian warga bahkan sudah tinggal di sana," ujar Umar.

    Penggusuran di Kampung Pulo yang terjadi tadi pagi berlangsung ricuh karena sebagian warga yang bertahan di lokasi itu menolak pindah. Warga menolak digusur karena mereka mengaku tidak mendapat uang kerahiman dari Pemprov DKI Jakarta.

    ---------- Post Merged at 02:30 PM ----------

    nah ini alassannya mereka merasa berhak minta ganti rugi, katanya pemukiman liar tapi kok dipalakin eh di PAJAKIN, dimana2 kalo sudah kena pajak berarti resmi

    JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam penertiban permukiman warga di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, terungkap bahwa meski tinggal di atas tanah negara, sebagian warga Kampung Pulo rutin membayar pajak bumi dan bangunan.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengakui hal tersebut. Namun, ia enggan berasumsi hal tersebut akibat bobroknya birokrasi pemerintahan pada masa lalu.

    "Saya enggak tahu juga soalnya itu kan masalah lama sekali. Sudah yang lalu-lalu. Yang penting kita mengimbau secara persuasif supaya mereka suka rela agar rumahnya dibongkar," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/8/2015).

    Sementara itu, Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi menilai adanya temuan mengenai warga Kampung Pulo yang membayar PBB itu bisa jadi pelajaran untuk di masa depan. Menurut Pras, pemerintah nantinya tidak boleh lagi memberikan fasilitas kepada para warga yang tinggal di atas tanah negara.

    Selain mencegah kengototan warga apabila ke depannya saat ditertibkan, Pras menilai tidak diberikannya fasilitas tersebut merupakan salah satu bentuk sosialisasi bahwa tanah yang mereka duduki itu adalah tanah yang bukan miliknya.

    "Lakukan langkah persuasif di awal. Kalau memang tanah negara jangan dikasih fasilitas, mulai dari KTP, listrik, air. Supaya warga tahu 'oh, kita salah nih'," ujar Pras.

    Meski menyadari tidak memiliki sertifikat, warga Kampung Pulo menolak dianggap sebagai pemukim liar. Sebab, mereka mengaku selama ini rutin membayar pajak bumi dan bangunan (PBB). (Baca: Warga Kampung Pulo Menolak Disebut Pemukim Liar)

    Hal itulah yang kemudian mendasari warga Kampung Pulo hendak menggugat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  8. #8
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,958
    Ya uda gugat aja. Dari sini juga keliatan bakal kalah. Soal tanah patokannya satu pasti menang: sertifikat kepemilikan. Punya enggak?
    Mau bayar pajak sampe tua tapi ga ada sertifikat kok bisa, itu uda menyalahi aturan. Paling ada main dgn oknum.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  9. #9
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by tuscany View Post
    Ya uda gugat aja. Dari sini juga keliatan bakal kalah. Soal tanah patokannya satu pasti menang: sertifikat kepemilikan. Punya enggak?
    Mau bayar pajak sampe tua tapi ga ada sertifikat kok bisa, itu uda menyalahi aturan. Paling ada main dgn oknum.
    Yah makanya ini korupsi di indo sudah sedemikian sistematisnya di indo, bahkan sesuatu yg ga legal juga bisa dipajakin, bagusnya masih ada orang2 kayak ahok, susi , jonan, en juga presiden en wapres yg support ::
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  10. #10
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by tuscany View Post
    Ya uda gugat aja. Dari sini juga keliatan bakal kalah. Soal tanah patokannya satu pasti menang: sertifikat kepemilikan. Punya enggak?
    Mau bayar pajak sampe tua tapi ga ada sertifikat kok bisa, itu uda menyalahi aturan. Paling ada main dgn oknum.
    Takutnya ntar kalah di pengadilan, pasti pada teriak "Hukum tidak berpihak pada rakyat kecil" padahal jelas2 salah
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  11. #11
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by surjadi05 View Post
    Takutnya ntar kalah di pengadilan, pasti pada teriak "Hukum tidak berpihak pada rakyat kecil" padahal jelas2 salah
    Jelas2 salah?
    Mereka bayar PBB pakai girik.
    Mereka ada di sana dari zaman 1930.

    Pemerintah Indonesia, dari zaman orde lama, orde baru, hingga reformasi gak pernah menyelesaikan persoalan tanah. Berkali-kali berjanji membuat sertifikat hak milik pada pemilik girik tapi gak pernah tuntas membuatkannya.

    Jadi akhirnya ada sengketa tanah di mana pemilik lahan hanya punya girik, tak diakui sebagai "pemilik" padahal membayar pajak atas tanah menggunakan girik tersebut. Sementara ada "orang baru" tiba-tiba punya Sertifikat atas Hak Milik yang entah bagaimana cara BPN mengeluarkannya.




    Pernah baca KUHPerdata pasal 1963?
    Seseorang yang dengan itikad baik memperoleh suatu barang tak
    bergerak, suatu bunga, atau suatu piutang lain yang tidak harus dibayar
    atas tunjuk, dengan suatu besit selama dua puluh tahun, memperoleh
    hak milik atasnya dengan jalan kedaluwarsa. Seseorang yang dengan
    itikad baik menguasai sesuatu selama tiga puluh tahun, memperoleh hak
    milik tanpa dapat dipaksa untuk menunjukkan alas-haknya. (KUHPerd.
    506 dst., 511-2?, 531, 548-2?, 550, 584, 610, 613, 695, 699, 1955, 1964
    dst., 1977.)

    keterangan bahwa pemukim ada dari tahun 1930 dari:
    1. http://nasional.republika.co.id/beri...kampung-pulo-1
    2. http://www.republika.co.id/berita/na...kampung-pulo-2

    Nambah artikel lagi dari situs LBH (yang sebenarnya salin rekat dari Jakarta Post)
    http://en.bantuanhukum.or.id/we-are-...ulo-residents/
    Last edited by kandalf; 25-08-2015 at 12:11 PM.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  12. #12
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Jelas2 salah?
    Mereka bayar PBB pakai girik.
    Mereka ada di sana dari zaman 1930.

    Pemerintah Indonesia, dari zaman orde lama, orde baru, hingga reformasi gak pernah menyelesaikan persoalan tanah. Berkali-kali berjanji membuat sertifikat hak milik pada pemilik girik tapi gak pernah tuntas membuatkannya.

    Jadi akhirnya ada sengketa tanah di mana pemilik lahan hanya punya girik, tak diakui sebagai "pemilik" padahal membayar pajak atas tanah menggunakan girik tersebut. Sementara ada "orang baru" tiba-tiba punya Sertifikat atas Hak Milik yang entah bagaimana cara BPN mengeluarkannya.




    Pernah baca KUHPerdata pasal 1963?



    keterangan bahwa pemukim ada dari tahun 1930 dari:
    1. http://nasional.republika.co.id/beri...kampung-pulo-1
    2. http://www.republika.co.id/berita/na...kampung-pulo-2

    Nambah artikel lagi dari situs LBH (yang sebenarnya salin rekat dari Jakarta Post)
    http://en.bantuanhukum.or.id/we-are-...ulo-residents/
    Setahu gw girik merupakan dokumen resmi negara deh, walo ga sekuat sertifikat, ini kan kita ngomong orang yg ga punya sertifikat, kemaren kalo ga salah walikotanya pernah ngomong di tv metro kurang lebih kalimatnya begini " 2 dari 10 orang memang mempunyai sertifikat atau girik", berarti pemkot dki mengakui kan?,nah yg jadi masalah kan yg 8 orang itu::
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  13. #13
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Preman itu mah

  14. #14
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,681
    kenapa pada ga mau pindah ke rusun ya?
    abis saya liat di foto2nya, katanya tuh rusunnya kan bagus kan. mana gratis/murah banget, anggap aja bayaran itu seperti pajak yang selama ini dibayar. kok masi pada ga mo pindah? bingung.

  15. #15
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    kenapa pada ga mau pindah ke rusun ya?
    abis saya liat di foto2nya, katanya tuh rusunnya kan bagus kan. mana gratis/murah banget, anggap aja bayaran itu seperti pajak yang selama ini dibayar. kok masi pada ga mo pindah? bingung.
    Karna mereka anggap mereka benar dan "berharap" kalo ribut dapat duit dan rusun, kemaren ahok liat di metro setuju bayar 5 juta dari duit dia pribadi,cuma lupa syaratnya apa,soalnya cuma di headlinenya
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  16. #16
    kalo kata ahok sih yang menolak pindah itu yang punya bisnis kontrakan di sana
    kalo pindah ke rusun kan otomatis mereka jadi ga punya bisnis kontrakan lagi
    toh sebagian besar warga udah pada pindah sebelum penggusuran

    ---------- Post Merged at 10:46 PM ----------



    "Maybe not all of our efforts will be rewarded. But without effort, you will get nothing"
    Takahashi Minami

    ------------------------------------------------------------------
    Thread paling Hot di l AKB48 Glossary l 48Fams l My Blog

  17. #17
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,958
    M. Rifki spesialisasi rame2.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  18. #18
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,168
    bikin macet aja nih, Jumat malam sepulang kerja konon katanya macet banget,
    diinfo ama teman jangan lewat arah jatinegara - kampung melayu.

  19. #19
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Katanya yg punya sertifikat langsung dapet ganti. Yg ga dikasih itu yg cuman punya kuitansi pembelian rumah.

  20. #20
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Dan soal kebobrokan birokrasi negara apa herannya? Percaya ga kalo gw bilang 100% tanah di batam udah pemiliknya rata2 pt, dan percaya ga kalo gw bilang pt tsb bahkan ga punya akta pendirian en npwp, coba deh iseng2 ke batam, kamu lihat banyak tanah kosong bahkan mirip hutan, trus coba ke bp batam, nanya ada lahan kosong ga mau dirikan perush, jawabannya pasti ga ada, tapi malamnya/besoknya pasti ada yg datang ke hotel kamu nawarin tanah perusahaannya, makanya gw bilang korupsi di indo sudah sedemikian sistematisnya
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

Page 1 of 3 123 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •