Bukan apa2.. gw setuju kalo dua orang ini turun dari jabatan. Terutama Novanto sih.. Ga pantes..
Bukan apa2.. gw setuju kalo dua orang ini turun dari jabatan. Terutama Novanto sih.. Ga pantes..
Gak mungkinlah bleg, orang ketua tim pemeriksanya aja dari gerindra
Nasional
Politisi Gerindra Jadi Ketua Tim MKD Usut Polemik Donald Trump
Getty via BBC Indonesia
Setya Novanto, Fadli Zon, dan sejumlah anggota DPR RI lain berdiri di belakang Trump, sesekali turut bertepuk tangan.
Senin, 14 September 2015 | 20:42 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Mahkamah Kehormatan Dewan telah membentuk tim penyelidik atas kasus dugaan pelanggaran kode etik kunjungan delegasi DPR RI ke kampanye bakal calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Wakil Ketua MKD yang juga politisi Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, ditunjuk untuk memimpin tim tersebut.
"Mahkamah Kehormatan DPR RI telah menindaklanjuti perkara tanpa pengaduan ini dengan membentuk Tim Penyelidik yang diketuai oleh Wakil Ketua MKD bidang penindakan, Sufmi Dasco Ahmad," kata Dasco di dalam jumpa pers bersama pimpinan MKD lainnya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2015).
Dasco menjelaskan, tugas tim ini adalah mencari bukti-bukti pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, dan anggota lainnya. Sejauh ini, MKD sudah mengumpulkan sejumlah bukti berupa data perjalanan dinas ke Amerika Serikat yang didapat dari pihak sekretariat jenderal, hingga video kehadiran rombongan DPR di kampanye Trump.
"Nanti akan kami putuskan apakah perkara ini layak dilanjutkan di persidangan," ucapnya.
Dasco berjanji, tim yang dia pimpin akan bekerja dengan transparan meskipun Fadli Zon juga berasal dari Partai Gerindra. Dia mengatakan, nantinya proses perkara yang berlangsung di MKD, seperti jadwal pemanggilan saksi-saksi, dapat diakses oleh publik.
Namun, sesuai Peraturan DPR RI Nomor 2 Tahun 2015, MKD wajib merahasiakan materi perkara. "MKD mengharapkan pengertian dan pemahaman publik serta media massa," ujarnya.
Penulis: Ihsanuddin
---------- Post Merged at 07:58 AM ----------
Gaklah mbok, kalo ga setuju jangan diem aja, "at least make a fuss about it"![]()
you meet someone
you two get close
its all great for awhile
then someone stops trying
Talk less, awkward conversations, the drifting
No communication whatsoever
Memories start to fade
Then the person you know become the person u knew
That how it goes. Sad isn't it?
Lha.. Kenapa orang-orang seperti itu bisa jadi anggota dewan, itu yang harus dipertanyakan, Kong. Apakah karena watak orang-orang itu mewakili mayoritas orang Indonesia atau bagaimana? Kalau memang seperti itu lah watak atau ciri-ciri orang Indonesia, suka menyalahgunakan jabatan, aji mumpung, dsb, then don't bother making a fuss about it karena akhirnya hanya menertawakan bangsa sendiri![]()
"The two most important days in your life are the day you are born and the day you find out why." - Mark Twain
Betul kalo dipikir yg paling diuntungkan yah hary tanoe dan donald bebek eh tramp, tapi apa yakin ga ada "mutual arrAngaement" diantara mereka dan dpr? That should be d question, rite?
---------- Post Merged at 07:02 AM ----------
Yg milih mereka jadi caleg adalah partainya, betul rakyat yg milih mereka jadi wakilnya, cuma sayangnya ga ada batas minimal jadi dpr, jadi taruhlah 99,99% rakyat indo pilih golput, cukup dia, bini,anaknya en saudaranya yg milih maka mereka tetap berhak jadi dpr, jadi apakah mereka boleh dibilang pilihan mayoritas, saya tidak tahu, tapi yg jelas mereka memang pilihan rakyat
Well menurut pendapat saya yg awam, setidaknya moga2 mereka laen kali mikir en moga2 malu melakukan hal yg sama![]()
you meet someone
you two get close
its all great for awhile
then someone stops trying
Talk less, awkward conversations, the drifting
No communication whatsoever
Memories start to fade
Then the person you know become the person u knew
That how it goes. Sad isn't it?
Eh.. Purba kangen sama mbok yaaa![]()
"The two most important days in your life are the day you are born and the day you find out why." - Mark Twain