Page 2 of 2 FirstFirst 12
Results 21 to 29 of 29

Thread: Ketua DPR kawan Donald trump

  1. #21
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Bukan apa2.. gw setuju kalo dua orang ini turun dari jabatan. Terutama Novanto sih.. Ga pantes..

  2. #22
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Gak mungkinlah bleg, orang ketua tim pemeriksanya aja dari gerindra
    Nasional


    Politisi Gerindra Jadi Ketua Tim MKD Usut Polemik Donald Trump

    Getty via BBC Indonesia
    Setya Novanto, Fadli Zon, dan sejumlah anggota DPR RI lain berdiri di belakang Trump, sesekali turut bertepuk tangan.
    Senin, 14 September 2015 | 20:42 WIB

    JAKARTA, KOMPAS.com — Mahkamah Kehormatan Dewan telah membentuk tim penyelidik atas kasus dugaan pelanggaran kode etik kunjungan delegasi DPR RI ke kampanye bakal calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Wakil Ketua MKD yang juga politisi Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, ditunjuk untuk memimpin tim tersebut.

    "Mahkamah Kehormatan DPR RI telah menindaklanjuti perkara tanpa pengaduan ini dengan membentuk Tim Penyelidik yang diketuai oleh Wakil Ketua MKD bidang penindakan, Sufmi Dasco Ahmad," kata Dasco di dalam jumpa pers bersama pimpinan MKD lainnya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2015).

    Dasco menjelaskan, tugas tim ini adalah mencari bukti-bukti pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, dan anggota lainnya. Sejauh ini, MKD sudah mengumpulkan sejumlah bukti berupa data perjalanan dinas ke Amerika Serikat yang didapat dari pihak sekretariat jenderal, hingga video kehadiran rombongan DPR di kampanye Trump.

    "Nanti akan kami putuskan apakah perkara ini layak dilanjutkan di persidangan," ucapnya.

    Dasco berjanji, tim yang dia pimpin akan bekerja dengan transparan meskipun Fadli Zon juga berasal dari Partai Gerindra. Dia mengatakan, nantinya proses perkara yang berlangsung di MKD, seperti jadwal pemanggilan saksi-saksi, dapat diakses oleh publik.

    Namun, sesuai Peraturan DPR RI Nomor 2 Tahun 2015, MKD wajib merahasiakan materi perkara. "MKD mengharapkan pengertian dan pemahaman publik serta media massa," ujarnya.

    Penulis: Ihsanuddin

    ---------- Post Merged at 07:58 AM ----------

    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    Males banget, gitu loh Kong. Dari zaman zebot berita-berita beginian ndak hilang-hilang. Anggota dewan jalan-jalan ke luar negri lah, pakai duit negara, ndak pantes lah, tapi kelakuan itu kan ndak hilang-hilang. Jadi ya artinya ...? Dan parahnya orang Indonesia yang pinter-pinter selalu bereaksi merespon kelakuan-kelakuan yang begini.

    Mbok ya sutra lah. Monyet makan pisang itu sudah biasa.
    Gaklah mbok, kalo ga setuju jangan diem aja, "at least make a fuss about it"
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  3. #23
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Kasihan bukan berarti harus simpati ya.
    Bisa dibilang mereka terjebak.
    Apapun alasan mereka di situ (yang mungkin juga tidak bisa dibenarkan), keberadaan mereka dimanfaatkan oleh Donald Trump.

    Tapi ya. mereka yang cari masalah sih.
    Kalo gw pikir2, mgk yg menjebak mungkin hary tanoe dan donal tram

  4. #24
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Quote Originally Posted by surjadi05 View Post
    Gaklah mbok, kalo ga setuju jangan diem aja, "at least make a fuss about it"
    Lha.. Kenapa orang-orang seperti itu bisa jadi anggota dewan, itu yang harus dipertanyakan, Kong. Apakah karena watak orang-orang itu mewakili mayoritas orang Indonesia atau bagaimana? Kalau memang seperti itu lah watak atau ciri-ciri orang Indonesia, suka menyalahgunakan jabatan, aji mumpung, dsb, then don't bother making a fuss about it karena akhirnya hanya menertawakan bangsa sendiri
    "The two most important days in your life are the day you are born and the day you find out why." - Mark Twain

  5. #25
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Kalo gw pikir2, mgk yg menjebak mungkin hary tanoe dan donal tram
    Betul kalo dipikir yg paling diuntungkan yah hary tanoe dan donald bebek eh tramp, tapi apa yakin ga ada "mutual arrAngaement" diantara mereka dan dpr? That should be d question, rite?

    ---------- Post Merged at 07:02 AM ----------

    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    Lha.. Kenapa orang-orang seperti itu bisa jadi anggota dewan, itu yang harus dipertanyakan, Kong. Apakah karena watak orang-orang itu mewakili mayoritas orang Indonesia atau bagaimana?
    Yg milih mereka jadi caleg adalah partainya, betul rakyat yg milih mereka jadi wakilnya, cuma sayangnya ga ada batas minimal jadi dpr, jadi taruhlah 99,99% rakyat indo pilih golput, cukup dia, bini,anaknya en saudaranya yg milih maka mereka tetap berhak jadi dpr, jadi apakah mereka boleh dibilang pilihan mayoritas, saya tidak tahu, tapi yg jelas mereka memang pilihan rakyat
    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    Kalau memang seperti itu lah watak atau ciri-ciri orang Indonesia, suka menyalahgunakan jabatan, aji mumpung, dsb, then don't bother making a fuss about it karena akhirnya hanya menertawakan bangsa sendiri
    Well menurut pendapat saya yg awam, setidaknya moga2 mereka laen kali mikir en moga2 malu melakukan hal yg sama
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  6. #26
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    Lha.. Kenapa orang-orang seperti itu bisa jadi anggota dewan, itu yang harus dipertanyakan, Kong. Apakah karena watak orang-orang itu mewakili mayoritas orang Indonesia atau bagaimana? Kalau memang seperti itu lah watak atau ciri-ciri orang Indonesia, suka menyalahgunakan jabatan, aji mumpung, dsb, then don't bother making a fuss about it karena akhirnya hanya menertawakan bangsa sendiri
    Mentertawakan diri sendiri juga bukan hal yang sia2. Kalo masih bisa mentertawakan ya bagus, artinya nyadar diri.. lah.. kalo ngamuk2? kayak yg ono noh..

  7. #27
    pelanggan tetap purba's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    1,672
    Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
    Jedotin kepala mereka? Memangnya nyampe??

    Mereka ndak perlu maksa, buktinya tuh yang mewakili rakyat Indonesia girang banget bisa salaman dengan Trump. Jalan-jalan ke luar negri seperti sudah mendarat di bulan, berasa hebat banget, penyakit mayoritas orang Indonesia. Ndak usah dicibir, itu memang sifat orang Indonesia koq, ngaku dah. Wong sama-sama suka norak-norak bergembira semua.
    Sama kayak luh juga. Baru jadi kacung bule di abudabi dah ngerasa intelek..

  8. #28
    pelanggan setia mbok jamu's Avatar
    Join Date
    Oct 2012
    Posts
    3,417
    Eh.. Purba kangen sama mbok yaaa
    "The two most important days in your life are the day you are born and the day you find out why." - Mark Twain

  9. #29
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Yaa sudah sama2 kacung dilarang saling mendahului..



Page 2 of 2 FirstFirst 12

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •