Page 1 of 7 123 ... LastLast
Results 1 to 20 of 122

Thread: Gojek - GrabBike - BluJek - Tukang Ojek Konvensional

  1. #1
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,103

    Cool Gojek - GrabBike - BluJek - Tukang Ojek Konvensional

    Beberapa bulan ini rame dibicarakan bahkan dibahas di stasiun televisi.
    Ada plus minusnya, dibahas yuk di sini.
    Adakah kalian yang sudah menggunakan jasa mereka?

    Konon katanya Bluebird taksi mau meluncurkan produk baru versi sepeda motornya.
    Ini rumor gw dengar dari tukang ojek.

    #belum sempat copas artikel, maap.

  2. #2
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,935
    Wah market sharenya tambah kecil dong. Padahal angkutan umum roda dua belum legal. Kalo pemerintah berhasil membangun angkutan umum yang nyaman, mungkin sekitar 7-8 tahun lagi, core bisnis ojek aplikasi ini kayanya bakal pindah dari trasportasi orang ke kurir barang atau office boy pribadi berbayar. Pingin kirim sambal goreng ati ke mertua tapi males panas2an nganter tinggal hubungi mas ojek saja.

    Efek positif baik langsung maupun tak langsung adalah:
    1. Memberi lapangan pekerjaan -> meningkatkan pendapatan -> mempersempit income gap
    2. Permintaan pasokan jaringan internet yg handal membuka investasi di bidang tsb -> yg butuh jaringan internet kecepatan tinggi ikut kecipratan
    3. Tertib lalin para tukang ojek karena sudah ditraining -> bisa jadi role model loh buat mendidik anak2
    4. Naiknya tingkat literasi internet, minimal di kalangan tukang ojek -> melek internet akan mengantar pada wawasan yang lebih luas
    5. Melancarkan pergerakan orang dan barang -> kalo bisa kerjasama dgn jaringan supermarket buat antar2 grocery mingguan enak tuh nggak perlu repot belanja
    6. Mengurangi konsumsi BBM -> kalo konsumennya pindahan dari mobil boros bensin
    7. Palagi ya ...

    Ya semua poin di atas debatables sih. Perlu waktu yang cukup untuk melihat bener nggak ada efek positifnya dan apakah permanen.

    ---------- Post Merged at 08:58 PM ----------

    Ada yang mau nambahin poin negatif?
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  3. #3
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Gojek bagi gw cukup fenomenal.. Ide bagus, sayang gw ga ikutan.
    Namanya ide bagus ya pastinya positip lah. Justru kalo ada negatipnya, jadi malah ada kesempatan bagi yang lain untuk bersaing dgn menghilangkan sisi negatipnya.

    Tapi gw denger2 ada yg digebukin?

  4. #4
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    banyak yg kena kasus sesama tukang ojek liar karena dianggap ambil lahan mereka
    Popo Nest

  5. #5
    gaji gojek bisa 11 jutaan sebulan
    70 % fee buat gojek,sisanya buat manajemen. dapat fasilitas hp,duit transport,duit pulsa . akibatnya banyak yang ngedaptar.cowok KM ada yang ikut kah?
    Good friends, good books, and a sleepy
    conscience: this is the ideal life.
    Mark Twain

  6. #6
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,935
    ndableg katanya mau ikutan kalo saja bertempat tinggal di Indonesia
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  7. #7
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    mungkin perlu dipikirkan kerjaan jadi tukang gojek nih
    gaji segitu klo bersih lumayan banget
    Popo Nest

  8. #8
    pelanggan setia heihachiro's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    little nong
    Posts
    2,610
    Pas beberapa waktu lalu ada berita banyak sarjana ngelamar jadi driver gojek (entah bener ato ngga sih berita ini) rada "kasihan" juga sih sama tukang ojek pangkalan. Dan rada "sayang" juga ama para sarjana2 itu yg udah 4-5 tahun "menderita" kuliah tapi relatif ga kepake ilmunya dengan menjadi driver gojek.

    Denger2 sih tukang ojek pangkalan/konvensional juga diajak oleh pendiri gojek untuk ikut bergabung, cuma seberapa banyak yg ikutan kurang tau juga
    next year™

  9. #9
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,103
    Quote Originally Posted by Porcelain Doll View Post
    banyak yg kena kasus sesama tukang ojek liar karena dianggap ambil lahan mereka
    iya po, gw kadang kalau lagi order ojek, pas ditelp ada rikues lokasi penjemputan jangan deket ama tukang ojek konvensional.

    Quote Originally Posted by tuscany View Post
    BM -> kalo konsumennya pindahan dari mobil boros bensin
    7. Palagi ya ...

    Ya semua poin di atas debatables sih. Perlu waktu yang cukup untuk melihat bener nggak ada efek positifnya dan apakah permanen.
    Ada yang mau nambahin poin negatif?
    Nambahin poin [+]
    • Mereka jadi melek internet banking.
    • Gojek jadi lebih berhati2 berkendara, konon kalau ada komplen dari customer bisa menyebabkan tidak dapat bekerja sbg gojek lagi
    • Ga perlu bawa uang cash utk pembayaran karena bisa dengan sistem deposit
    • Pada masa promo, okelah menguntungkan bwt konsumen yg kayak gw ini dgn jarak rumah kantor 15 km. 10.000 dgn jarak tempuh sd 25 km. sekarang promonya 15.000 dgn jarak tempuh sd 25 km.
    • Order gojek jauh lebih cepet daripada order taxi . Paling lama 5 menit


    Nambahin poin [-]
    • katanya nih... pernah baca direview, kalau yg order cowo agak lama ditanggapinnya
    • kalau kita order taxi kan dikasi tahu no taxi serinya sekian. nah ini kalau gojek, cuma dikasi tahu nama tukang ojek dan no hpnya. itu pun ada tukang ojek yg namanya pake kode. jktb7593. buseett sampe apal gw kodenya
    • sistem deposit uangnya/top up tidak real time. validasi max 2 x 24 jam.
    • Musim hujan? hahahhaha rempong dah kalau makai gojek. Siang bolong pun panas menyengattt bow.


    Quote Originally Posted by cherryerichan View Post
    gaji gojek bisa 11 jutaan sebulan
    70 % fee buat gojek,sisanya buat manajemen. dapat fasilitas hp,duit transport,duit pulsa . akibatnya banyak yang ngedaptar.cowok KM ada yang ikut kah?
    bukannya 80% utk tukang ojeknya dan 20% utk perusahaan?

    Quote Originally Posted by heihachiro View Post
    Pas beberapa waktu lalu ada berita banyak sarjana ngelamar jadi driver gojek (entah bener ato ngga sih berita ini) rada "kasihan" juga sih sama tukang ojek pangkalan. Dan rada "sayang" juga ama para sarjana2 itu yg udah 4-5 tahun "menderita" kuliah tapi relatif ga kepake ilmunya dengan menjadi driver gojek.

    Denger2 sih tukang ojek pangkalan/konvensional juga diajak oleh pendiri gojek untuk ikut bergabung, cuma seberapa banyak yg ikutan kurang tau juga
    terus terang gw lebih seneng kalau ini mengangkat pengangguran atau memperbaiki kehidupan tukang ojek.
    biasanya orang yang udah ga keterima kerja lantas harus cari duit ya ngojek.

    nah... yang rada ga relanya, dari pengalaman sekitar 12x gw naik gojek.
    rata-rata mereka bekerja! dan gojek sebagai sambilan.
    penampilan dan gestur tubuh mereka juga bersih ga kucel kayak tukang ojek yang ratarata berkulit gelap karena sering terpampang matahari.

    cuma 2x gw naik gojek yang bener2 dari tukang ojek dan mereka masih lugu bangetttt.
    ceritanya gw kan udah pakai masker, nah gw ga minta maskernya lagi. eh sampai di tujuan dia masih mau ngasih masker lagi.
    mungkin takut direview jelek ga ngasih masker.

  10. #10
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Gojek itu, skema pendanaannya mencurigakan.
    Makanya sebenarnya terlalu terburu-buru kalau Pak Basuki menginginkan Gojek kawin ama TransJakarta.
    Satu sisi, senang sih kalau ojek bisa dikenali dari seragam dan jelas tarifnya, bukan asal nembak.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  11. #11
    Chief Cook GiKu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    10,315
    fenomena ini mirip peruhasaan2 dotkom yg booming tahun 2000an

    btw, dg jumlah pengojek yg makin banyak, apa pasarnya juga ikut bertambah ?

  12. #12
    pelanggan tetap lattungtatturrus's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    1,445
    Itu gojek bisa buat anter barang juga...? Diperiksa ga barang yg dianterin apaan...?gimana kalo pengedar ikutan pakai jasa gojek buat distribusiin barang...alamat makin susah plokis ngelacaknya...

  13. #13
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,935
    bukannya makin mudah karena ada no hape, gojeknya ketemu langsung sama yang kirim

    ---------- Post Merged at 06:32 PM ----------

    Quote Originally Posted by GiKu View Post
    fenomena ini mirip peruhasaan2 dotkom yg booming tahun 2000an

    btw, dg jumlah pengojek yg makin banyak, apa pasarnya juga ikut bertambah ?
    Pasarnya nambah kayanya karena brandingnya makin mantap. Gojek jadi media darling baru. Dikit2 diberitakan. Itu kan media promosi yang sangat efektif, sama kaya presiden RI saat ini.
    Core bisnisnya sendiri ntar berubah ke personal shopper, kaya tebakan saya barusan di atas. kalo bisa terus mengembangkan jasa2 lainnya akan membuka lapangan kerja baru. yang penting CEO dan jajaran direksinya terus berinovasi dan bikin terobosan baru.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  14. #14
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Menurut gw gojek lebih banyak plusnya, pengojeknya terdaftar, yg rajin menerima duit yg lebih dari yg malas, err emang ga ada acara tawar menawar ya [MENTION=6]etca[/MENTION]?
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  15. #15
    pelanggan setia Porcelain Doll's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Posts
    6,347
    justru bukannya bagus ga ada tawar menawar ya? jadi udah jelas kita harus bayar berapa
    daripada ditembak tau2 harganya selangit
    Popo Nest

  16. #16
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,673
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Gojek bagi gw cukup fenomenal..
    in some way fenomenal, tapi rasanya "uber for [insert your service]" udah sangat umum deh
    kayanya dalam kasus ini gojek bisa jalan di indo memang sikon dan timingnya yang pas, ditambah ojek kan moda transportasi yang umum juga ya di indo untuk sekarang ini

    seperti yang tusc bilang, coba kalo sekian taon kedepan di mana di kota2 besar sudah membangun angkutan masal yang reliable, servis ojek gini mungkin jadi rada obsolete, seperti becak ato bajaj tapi untuk sekarang ini, it works perfectly. dan kupikir sangat masuk akal buat gojek untuk terus berinvoasi ke bidang servis lainnya, karena mereka ngga bisa terus2an di servis ojek selamanya. jadi mumpung skarang lagi sangat populer, timingnya pas buat ngebangun brand awarenessnya.

    Quote Originally Posted by tuscany View Post
    Ada yang mau nambahin poin negatif?
    sebenarnya saya lumayan tertarik dengan model pricing (mungkin [MENTION=6]etca[/MENTION] sebagai pengguna gojek bisa kasi info ) dan cara mereka menghandle pengojek2 ini, dan legal standing mereka.

    [saya bakal oot di sini]
    saya sempat kerja di perusahaan yang core bisnisnya juga bermodel on-demand economy seperti ini juga (persis tipe uber for -xyz service-). dan saya inget banyak hal2 legal yang perlu dipikirkan, dan bagaimana memastikan konsistennya servis yang diberikan. karena intinya kan perush uber-like ini kan hanya perantara antara consumer dengan service provider / freelancer (kita sebut aja kontraktor). nah di perush saya dulu itu, demi memastikan servisnya / produknya konsisten, mereka sampe melakukan orientasi / pelatihan ke para kontraktor2 mereka ini. bahkan juga diberi hape lah dan segala kebutuhan yang diperlukan untuk melakukan kerjaan mereka. dan implikasi lainnya pula, kontraktor blom apa2 juga udah diminta masukin deposit dulu untuk segala pernak pernik yang disediakan buat mereka. problem is, kontraktor ini secara teknis bukanlah employees resmi dari perush uber-like ini, karena ini akan berakibat pula ke hak status mereka terhadap benefit2 lain seperti employees resmi. dan 'orientasi kerja' mereka pun jadi dipertanyakan, karena kegiatan orientasi kerja maupun 'alat kerja' itu biasa hanya dilakukan pada karyawan resmi. so where do they stand? perush kami dulu sampe perlu berbagai antisipasi supaya tidak dituntut hukum. (as far as i could tell, ex-perush saya itu pun blom profitable, cuman memang dapet funding gede aja dari investors).

    blom lagi ngomongin bagaimana kalo seandainya kontraktornya bermasalah (misalnya cabut dengan 'klien'nya sendiri, ato terlibat dalam aksi kriminal ato pelanggaran hukum saat bekerja, dll), itu jatuh ke tanggung jawab siapa? kontraktor ato perusahaan yang menanggung? if the company is smart enough, maka legally tanggung jawab itu jatuh di atas kontraktor, maka kontraktor yang 'orang kecil' ini lah yang dirugikan. atau yang lebih teknis, bagaimana menghubungkan antara consumer dengan kontraktor di lokasi A dan B (ini pun banyak faktor saat menentukan algoritmanya). ato bagaimana kalo uda bayar trus kontraktornya ga nongol.

    mungkin di kasus indo, labor law ato consumer protection law atopun biz law kadang masi rada abu2, dan segala 'masalah' yang disebutkan atas mungkin cuman kekuatiran berlebihan.

    on the other hand, kontraktor bisa aja adalah freelancer yang melakukan ini sebagai sampingan. maka ini income extra buat mereka yang memerlukannya. and it solves basic need, misalnya transportasi dan masalah macet


    Quote Originally Posted by etca View Post
    [*]Pada masa promo, okelah menguntungkan bwt konsumen yg kayak gw ini dgn jarak rumah kantor 15 km. 10.000 dgn jarak tempuh sd 25 km. sekarang promonya 15.000 dgn jarak tempuh sd 25 km.
    jadi tarifnya itu flat per kelas jarak?
    misalnya, rp abc untuk jarak 1-15km, dan rp xyz untuk jarak 15-25km, dst?
    trus saya liat ada masker2an, itu maksudnya apa? tiap pelanggan dikasi masker gratis? ini masker kain gitu ya?

  17. #17
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Quote Originally Posted by Porcelain Doll View Post
    justru bukannya bagus ga ada tawar menawar ya? jadi udah jelas kita harus bayar berapa
    daripada ditembak tau2 harganya selangit
    Err saya bertanya po, karna ga pernah naek,
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  18. #18
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Quote Originally Posted by tuscany View Post
    ndableg katanya mau ikutan kalo saja bertempat tinggal di Indonesia
    Bukan ikutan ngojek mbak yu..

  19. #19
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,050
    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    [saya bakal oot di sini]
    saya sempat kerja di perusahaan yang core bisnisnya juga bermodel on-demand economy seperti ini juga (persis tipe uber for -xyz service-). dan saya inget banyak hal2 legal yang perlu dipikirkan, dan bagaimana memastikan konsistennya servis yang diberikan. karena intinya kan perush uber-like ini kan hanya perantara antara consumer dengan service provider / freelancer (kita sebut aja kontraktor). nah di perush saya dulu itu, demi memastikan servisnya / produknya konsisten, mereka sampe melakukan orientasi / pelatihan ke para kontraktor2 mereka ini. bahkan juga diberi hape lah dan segala kebutuhan yang diperlukan untuk melakukan kerjaan mereka. dan implikasi lainnya pula, kontraktor blom apa2 juga udah diminta masukin deposit dulu untuk segala pernak pernik yang disediakan buat mereka. problem is, kontraktor ini secara teknis bukanlah employees resmi dari perush uber-like ini, karena ini akan berakibat pula ke hak status mereka terhadap benefit2 lain seperti employees resmi. dan 'orientasi kerja' mereka pun jadi dipertanyakan, karena kegiatan orientasi kerja maupun 'alat kerja' itu biasa hanya dilakukan pada karyawan resmi. so where do they stand? perush kami dulu sampe perlu berbagai antisipasi supaya tidak dituntut hukum. (as far as i could tell, ex-perush saya itu pun blom profitable, cuman memang dapet funding gede aja dari investors).
    Ini gak OOT, Gu.
    Justru itu yang kumaksud "skema pendanaannya mencurigakan"

    Selama ini, Gojek bisa bikin promosi gila-gilaan, membantai para pesaingnya (baca: ojek pangkalan) adalah dengan dana dari investor ini, bukan benar-benar dari hitungan murni.

    Tapi setidaknya Gojek masih mengakui dirinya bergerak di bidang Ojek dan kebetulan ojek tidak diatur oleh UU sehingga tidak bisa ditagih pajak.

    Nah, Uber Taksi ini lebih parah.
    Karena statusnya adalah perusahaan perantara, sekedar aplikasi, mereka tidak mau dianggap sebagai perusahaan taksi.


    Quote Originally Posted by ndugu View Post
    blom lagi ngomongin bagaimana kalo seandainya kontraktornya bermasalah (misalnya cabut dengan 'klien'nya sendiri, ato terlibat dalam aksi kriminal ato pelanggaran hukum saat bekerja, dll), itu jatuh ke tanggung jawab siapa? kontraktor ato perusahaan yang menanggung? if the company is smart enough, maka legally tanggung jawab itu jatuh di atas kontraktor, maka kontraktor yang 'orang kecil' ini lah yang dirugikan. atau yang lebih teknis, bagaimana menghubungkan antara consumer dengan kontraktor di lokasi A dan B (ini pun banyak faktor saat menentukan algoritmanya). ato bagaimana kalo uda bayar trus kontraktornya ga nongol.

    mungkin di kasus indo, labor law ato consumer protection law atopun biz law kadang masi rada abu2, dan segala 'masalah' yang disebutkan atas mungkin cuman kekuatiran berlebihan.
    Untuk kasus di Indo,
    Uber Taksi ini rata-rata adalah rental mobil. Jadi mereka bayar pajak dengan hitungan rental (kalau tidak salah ingat) dan ya, kontraktornya (si pemilik kendaraan) yang bayar.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  20. #20
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,935
    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Bukan ikutan ngojek mbak yu..
    Loh dibahas
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

Page 1 of 7 123 ... LastLast

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •