Adit Sopo Jarwo adalah sebuah film animasi anak-anak
yang dirilis pada 27 Januari 2014 di Indonesia dan
disiarkan di MNCTV . Film ini diproduksi oleh MD
Animation . [1][2]
Latar
Kisah persahabatan antara Adit, Dennis, Mitha, dan Devi
serta si mungil Adelya yang kehidupannya diwarnai
petualangan tak terduga. Adit berperan sebagai
penggerak, motivator, juga inspirator bagi para
sahabatnya untuk melewati hari–hari dalam menggapai
mimpi di masa mendatang.
Namun, perjalanan tak semulus jalan tol. Mereka harus
berhadapan dengan duo yang selalu mencari celah untuk
mendapat keuntungan tanpa usaha, si Sopo Jarwo.
Perbedaan paham atau cara pandang merupakan bumbu
utama yang memicu “perseteruan” abadi antara Adit Cs
dan Sopo Jarwo.
Tapi perseteruan keduanya bukanlah secara fisik
maupun secara emosional. Beruntung di antara mereka
ada Haji Udin, ketua RW yang telah menjabat selama
belasan tahun. Sosok bijaksananya menjadi penengah
antara Sopo Jarwo dan Adit Cs. Petuah bijak yang
disampaikannya dengan ringan dan lugas mampu
mengembalikan suasana gaduh menjadi teduh. [3]
Karakter
Adit , tokoh utama dalam kisah ini (lahir 2002)
Dennis , teman karib Adit yang selalu ketakutan setiap
melihat Jarwo (l.2002)
Mita , teman Adit (l.2002)
Devi , teman Adit (l.2001)
Adel , adik perempuan Adit yang masih balita (l.2013)
Bunda , ibu Adit (l.1979)
Ayah , bapak Adit (l.1978)
Sopo , pengangguran bertubuh tambun yang agak
lamban pemikirannya, selalu bersama dengan Jarwo
kemana-mana dan sekarang menjadi pegawainya Baba
Chang (l.1983)
Jarwo , pengangguran yang bekerja serabutan dan
kadang berseteru dengan Adit, meski beberapa kali pula
saling bekerjasama dan sekarang menjadi pegawainya
Baba Chang (l.1973)
Haji Udin, Ketua RW yang bijaksana dan sering menjadi
penengah atau pemberi solusi untuk setiap masalah yang
ditimbulkan oleh Sopo Jarwo (l.1963)
Kang Ujang, tukang bakso yang sering menyuruh Sopo
Jarwo untuk mencuci mangkok yang kotor sebagai ganti
karena mereka sering ngutang. Logatnya Kang Ujang
selalu seperti logat sunda (l.1989)
Pak Dasuki , warga kampung karet yang selalu
memberikan tugas dirumahnya kepada Sopo dan Jarwo
(l.1971)
Jarwis , saudara kembar Jarwo yang berbanding
terbalik dari Jarwo (l.1973)
Pak Anas, warga kampung yang berasal dari Sumatera
Utara serta berwatak keras (l.1968)
Baba Chang , warga kampung keturunan Tionghoa
(l.1962)
Li Mei , putri Baba Chang yang juga merupakan
seorang mahasiswi (l.1994)
Madun , teman Adit yang pandai bermain sepakbola
(l.1999)
Ucup , bocah kecil teman Adit dan Sopo. (l.2007)
Mamat , warga kampung karet (l.1988)
Kipli , teman Adit, Dennis, Mita, dan Devi (l.2003)
Somad , teman Adit, Dennis, Mita, dan Devi (l.2003)
Umi Salamah , warga kampung Karet, seorang korban
penipuan dari pesanan kuenya yang dimakan setengah
oleh Jarwo dan Sopo (l. 1974)
Bu Mina , warga kampung Karet yang selalu berdandan
dan pemilik Warteg Gaul (l. 1984)
Kakek , warga kampung Karet, teman Pak Dasuki (l.
1950)
Nenek , saudara kakek (l. 1936)
---------- Post Merged at 06:17 PM ----------
Adit Sopo Jarwo adalah sebuah serial animasi Indonesia
yang diproduksi oleh MD Animation . yang dirilis pada 27
Januari 2014 di Indonesia dan disiarkan di MNCTV. Film
ini menceritakan kisah persahabatan antara Adit, Dennis,
Mitha , dan Devi serta si mungil Adelya yang
kehidupannya diwarnai petualangan tak terduga.
Serial Adit Sopo Jarwo ditayangkan dalam format gambar
HDTV [1] , dan disiarkan di MNCTV mulai 27 Januari
2014.
Halaman ini memuat daftar episode Adit Sopo Jarwo yang
diurutkan berdasarkan penayangan perdana di stasiun
televisi MNCTV. Musim pertama pada episode 1 s/d 27
dan Musim kedua pada episode 28 s/d sekarang.
Ringkasan Musim
Musim Episode
Tanggal
siaran
di
MNCTV
Episode Pertama Episode Terakhi
1 27 27 Januari 2014 7 Februari 2015
2 10 21 Maret 2015 masih ditayangka
Musim Pertama (2014)
Musim pertama dimulai pada tanggal 27 Januari 2014. Di
musim ini dimulailah perjalanan persahabatan antara
Adit, Dennis, Adel, Devi, dan Mitha, tetapi di tengah -
tengah kesenangannya bersama teman - temannya
munculah Sopo dan Jarwo yang suka menghina dan
mengejek Adit dan teman - temannya.
# Judul Waktu siaran
pertama
1 " Dompet Ayah Ketinggalan " 27 Januari 2014
Ayah Adit lupa bahwa dompetnya ketinggalan di rumah
dan ayah telah sampai di halte untuk menunggu
kehadiran Adit, Dennis, dan Adel membawa dompet
tersebut. Di lain tempat Jarwo sedang mencari kerjaan
dengan mencuci pakaian orang, tetapi Sopo lupa bahwa
hasilnya untuk dibagi berdua malah dimakan sendiri
jatahnya buat berdua. Adit saking gembiranya sampai-
sampai mereka menyerempet motor Sopo-Jarwo,
karena Jarwo marah, kemudian Jarwo mengejarnya.
Kesenangan Adit berubah menjadi rintangan untuk
menghindari Sopo-Jarwo yang sedang mengejarnya,
lalu Jarwo menemukan domet yang jatuh di jalanan
(dompet Ayah Adit yang jatuh dari kantong celana
Dennis). Lalu Dennis merogoh saku celananya bahwa
dompetnya jatuh. Adit, Dennis, dan Dennis mencari
dompet ayahnya, ternyata ketemu di meja makan
warung kang Ujang yang digunakan untuk membawar
baksonya.
Adit berpura-ura meminta maaf atas kejadian yang
menyerempet motornya, tetapi di lain hal Dennis
berdiam-diam mengambil dompet Ayah Adit yang
akhirnya berhasil yang diketahui saat Adit telah
berjalan menjauh. Jarwo-Sopo ingin mengejarnya
mereka lagi tetapi dihalangi oleh kang Ujang karena
belum bayar yang sebagai gantinya adalah mencuci
mangkok kotor. Akhirnya dompet Ayah Adit sampai di
tempat.
2 " Dompet Ayah (Masih)
Ketinggalan " 3 Februari 2014
Cerita ini berlanjut dari cerita "Dompet Ayah
Ketinggalan". Ayah Adit kembali lagi terlupa dengan
dompetnya. Adit, Dennis, dan Adel yang dikejar oleh
Sopo-Jarwo atas hal yang kemarin mereka lakukan.
Adit akhirnya sampai di jembatan kayu kecil yang
menegangkan sambil dikejar Sopo dengan tertatih-
tatih, akhirnya Adit selamat dari bahaya tersebut
dengan doa, tetapi Sopo dengan melambaikan tangan
untuk menyeimbangkan tubuhnya dari sungai kecil itu.
Adit yang baik menolongnya dengan memegang bambu
yang dipegang Adit, sampai-sampai Sopo lupa atas
misi yang diperintahkan oeh Bos Jarwo.
Kembali lagi Adit berhasil mengirimkan dompet Ayah
Adit. Saat Adit, Dennis, dan Adel telah pulang, mereka
melihat Jarwo bersama motornya ditengah jembatan
kayu yang takut maju ataupun mundur, tetapi Sopo
menolongnya dengan rasa takut. Di lain orang, Adit
melarangnya karena itu berbahaya. Tetapi Jarwo
melarang mendengarkan kata Adit, di seperempat
perjalanan Sopo menuju Jarwo, tiba-tiba Jarwo
bergoyang karena Sopo menginjak kayu yang hampir
roboh. Jarwo tidak seimbang akhirnya Jarwo terjatuh
di sungai yang tidak dalam bersama motornya, yang
dikira Jarwo adalah Gempa Bumi.
3 " Tahu Sumedang Bikin Jarwo
Meradang " 10 Februari 2014
Dalam perjalanan pulang, setelah mampir dari warung
tahu sumedang Adit kembali memacu laju sepedanya
agar Bunda tidak khawatir menunggu di rumah. Namun
dalam perjalanannya itu, tidak sengaja Adit
menyenggol kaleng yang berakibat pada jatuhnya
kaleng cat yang membuat Bang Jarwo terkaget-kaget.
Bang Jarwo pun kembali kesal terhadap Adit, karena
saat itu Bang Jarwo baru saja akan menikmati tahu
terakhir yang akan dilahapnya. Namun tahu yang
tinggal satu-satunya itu harus jatuh karena kaget tadi.
Adit terus menghindar dari kejaran Bang Jarwo, hingga
Adit mau tidak mau kembali menghadapi jembatan
kayu yang lain untuk bisa menghindar dari kejaran
Bang Jarwo.Tapi kali ini tanpa sepengetahuan Adit,
Dennis malah turun dari sepeda.
Disaat itu, Dennis yang panik tidak tahu harus berbuat
apa karena Bang Jarwo semakin mendekat. Sambil
berusha berlari dan bersembunyi, Adit kembali memberi
sugesti dan memotivasi Dennis untuk berani
menghadapi Jarwo. Kali ini Adit memberi sugesti
Dennis untuk merasakan bahwa dirinya adalah
pahlawan super dan mampu menghadapi Bang Jarwo.
Namun sayangnya, saat Dennis berani menghadapi
Bang Jarwo, tiba – tiba Dennis tersandung batu hingga
membuyarkan semangat Dennis. Dan Dennis pun
kembali panik. Sementara itu Bang Jarwo terus
mendekat. Beruntung saat itu muncul Haji Udin untuk
menenangkan suasana sekaligus menjadi penengah
dari ketegangaan antara Adit-Dennis dan Jarwo-Sopo.
4 " Gerobak Ilang Kang Ujang
Bimbang " 17 Februari 2014
Kang ujang meninggalkan warung bakso untuk shalat
dzuhur di musholla. Bang Jarwo yang melihat warung
bakso kosong, punya ide dagangin baksonya keliling
kampung.
Tentunya dengan tujuan dapet untung. Jarwo-Sopo pun
jualan bakso keliling kampung. Banyak warga kampung
yang membeli bakso tapi bayarnya ngutang. Bang
Jarwo sempat menolak, namun karena dirayu wanita
cantik jadinya membolehkan pada ngutang.
Adit dan Dennis yang melihat Sopo mendorong gerobak
bakso, mengira Jarwo-Sopo jualan bakso. Tapi, Jarwo
mengira kalau Adit cuma mau bikin masalah makanya
mengajak Sopo kabur. Sopo dibonceng Jarwo sambil
bawa gerobak baksonya. Adit yang berpikir Jarwo-
Sopo tidak dengar, akhirnya mengejar bersama Dennis.
Adit-Dennis berusaha mengejar Jarwo-Sopo yang terus
menghindar. Ketika Adit sedang melaju kencang dan
tidak sempat mengerem, di depannya ada parit kecil.
Saat itulah Adit-Dennis bersama sepedanya melompati
parit. Adit mensugesti Dennis supaya merasa seolah
sedang terbang. Sugesti Dennis pun hilang bersamaan
dengan mendaratnya sepeda Adit.
Sementara itu, Kang ujang sedang berkeluh kesah
dengan Haji Udin soal gerobaknya yang hilang. Tiba-
tiba, muncul Jarwo-Sopo beserta gerobak bakso dan
hampir menabrak Haji Udin. Untungnya, motor Bang
Jarwo mogok. Bang Jarwo segera minta maaf dan
menjelaskan niat baiknya. Sayang, Kang Ujang tidak
percaya. Haji Udin pun nyeramahin Bang Jarwo.
Kemudian, Adit-Dennis muncul buat beli bakso. Pas
Kang Ujang mau buatin, baksonya abis. Kang Ujang
marah sama Bang Jarwo.
5 " Jarwo Curang Adit Menang " 17 Maret 2014
Saat Adit, Dennis, Mitha, dan Devi bermain sepak bola
dengan gembira, tetapi saat tendangan Adit meleset di
sisi gawang dan terkena muka bang Jarwo. Dan yang
terjadi Jarwo dan Sopo menantang untuk bermain
sepak bola, Jarwo menjadi wasit yang membela Sopo.
Akhirnya pertandingan pun dimulai dengan curang
yang setiap permainan Adit disebut pelanggaran oleh
Jarwo. Hasilnya pun Adit kalah dan mentraktir Jarwo
dan Sopo makan bakso, untungnya saja Kang Ujang
memberikan gratis karena dalam rangka memperingati
hari kelahirannya.
6 " Ada Madun Jarwo Manyun " 31 Maret 2014
Adit-Dennis menemani Jarwo-Sopo yang lagi makan
bakso. Kali ini, Adit yang menantang Bang Jarwo
tanding bola. Dengan senang hati Bang Jarwo nerima
tantangan Adit. Dengan harapan ditraktir bakso lagi
sekaligus untuk menyukseskan program diet Sopo.
Adit-Dennis dan Jarwo-Sopo sudah bersiap di
lapangan. Mitha dan Devi menonton dari kejauhan. Tak
lama, Madun muncul dan ikut bermain bola. Tim Adit-
Dennis bertambah satu orang, Bang Jarwo pun
merangkap jadi wasit sekaligus pemain. Meski Bang
Jarwo jago bermain bola, tapi Madun bisa
mengatasinya. Karena itu, Bang Jarwo berbuat curang.
Apa yang dilakukan Adit, Dennis, dan Madun dianggap
pelanggaran bahkan mengancam akan mengeluarkan
kartu kuning. Saat pertandingan masih berlangsung,
Haji Udin datang. Mengetahui kecurangan yang
dilakukan Bang Jarwo, Haji Udin segera mengambil
alih jadi wasit. Dengan Haji Udin menjadi wasit,
pertandingan berjalan normal. Akhirnya, Jarwo-Sopo
harus menerima kekalahan dan menelan ceramah dari
Haji Udin.
![kopimaya [dot] kom - Secangkir Kehangatan di Dunia Maya - Powered by vBulletin](images/misc/vbulletin4_logo.png)

Reply With Quote
