Foke: Kita Butuh MRT, Bukan Bus dan Monorel
Jakarta - Kemacetan Jakarta kian hari kian membuat para pengguna jalan pusing tujuh keliling. Berbagai ramuan telah diterapkan untuk mengurainya, namun hingga kini lalu lintas Ibukota masih ruwet-ruwet saja.
"Sang ahli" yang juga Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo percaya, obat kemacetan di Jakarta adalah Mass Rapid Transit alias MRT. Jika moda transportasi itu berhasil dibangun, diharapkan lalu lintas Jakarta menjadi lebih nyaman dan teratur.
"Kereta api yang diperlukan bukan bus, bukan monorail," kata pria yang akrab disapa Foke itu dalam Seminar Terbatas Rencana Pembangunan MRT Jakarta di Hotel Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (9/3/2011).
Foke mengatakan, salah satu penyebab kemacetan Jakarta saat ini karena masih banyaknya warga yang menggunakan transportasi pribadi. Data yang dimilikinya, jumlah kendaraan pribadi di Jakarta sekitar 98 persen dan kendaraan umum hanya 1,4 persen.
"Karena itu kita membutuhkan MRT, bukan bus dan bukan monorel," kata Foke.
Menurut pria yang dikenal dengan sebutan Bang Kumis itu, saat ini proyek MRT telah memasuki tahap tender dokumen. Jika proses itu cepat selesai, maka pengerjaan fisik MRT juga bakal lebih cepat.
"Harapannya tahun 2012 bisa dimulai pekerjaan fisiknya," kata Foke.
Menurut Foke, keberadaan MRT ini nantinya akan mengurangi kemacetan Jakarta secara signifikan. Hal itu karena moda transportasi ini diharapkan bisa mengangkut lebih dari 900 ribu orang per hari.
"Pada awal tahun pembukaan diharapkan bisa menampung 212 ribu penumpang setia hari sementara pada peak capacity, diharapkan bisa menampung 960 ribu penumpang setiap hari," kata Foke.
sumber:http://goo.gl/K6tkQ