Quote Originally Posted by Ronggolawe View Post
gw menunggu Pak Alip nimbrung di thread ini.
Lah... kok saya yang ditodong?

Dompet panjang?
Yang saya tau... aslinya dompet memang begitu... nggak cowok nggak cewek. Siapa yang inget komik Tintin edisi "Rahasia kapal Unicorn"? WaktuThomson dan Thompson akhirnya bisa nggerebek si copet kolektor dompet, semua dompet yang ada modelnya panjang. Tapi memang sih, untuk ditaruh di breast pocket di sebelah dalem jas.

Saya sekarang pakai dompet kecil untuk keseharian, tapi secara selera, jujur saya lebih suka dompet panjang... alasannya, isinya bisa disusun dengan rapih... Di dompet yang sekarang-pun setiap sore selalu diaudit. Uang disusun dari yang nominalnya paling besar sampai yang paling kecil, kartu yang nggak perlu ditinggal di rumah, kartu yang dibawa diurut berdasarkan tingkat keseringan diambil, segala bon dan catetan disimpen di kotak tersendiri di rumah. Jadi tiap pagi dompet sudah ringkas dan enteng di bawa, paling anti sama dompet tebel. Dompet selalu ditaruh di saku kiri depan supaya gak pernah ketekuk dan kesehatan isinya tetep terjaga.

Dompet panjang memungkinkan kerapihan yang kayak gitu, dan tetep tipis, tapi ternyata ribet mbawanya. Saya dari kecil sudah biasa tangan itu gak pernah bawa apa-apa, supaya selalu siap bergerak kapanpun dibutuhkan. Semua bawaan harus bisa masuk kantong atau disandang tanpa membebani tangan.

Jadi cuma masalah kepraktisan aja... kalau soal bentuk dan fungsi sih, jujur eike lebih suka dompet panjang, dan lebih suka yang disainnya manis dan detailnya rapih ketimbang yang macho dan kulit kasar. Sorry deh... eike udah macho kok...