Page 2 of 2 FirstFirst 12
Results 21 to 30 of 30

Thread: Immigran myanmar

  1. #21
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,775
    Respect sama rakyat Aceh yang mau menampung rakyat Rohingya.

  2. #22
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Australi menolak, jadi yg nampung indo/malaysia sama thailand,aussie yg katanya penjunjung ham, membiarkan orang mati di laut bah
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  3. #23
    pelanggan setia serendipity's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,775
    Ratusan pengungsi Rohingya yang diselamatkan di perairan dekat Julok, Aceh Timur, ditempatkan di sebuah lahan bekas pabrik kertas di Kecamatan Birem Bayeun. Kini ada sekitar lima titik pengungsian Rohingya dan Bangladesh di Aceh.

    Pantauan CNN Indonesia, Kamis (21/5), lahan pabrik itu cukup luas. Beberapa tenda didirikan untuk menampung pada pengungsi. Warga Rohingya dan Bangladesh ditempatkan di tenda terpisah yang berjauhan.

    Pengungsi Bangladesh sebelumnya disebut kemungkinan akan segera dideportasi, karena motif kebanyakan dari mereka yang ingin mencari kerja di Malaysia akibat tekanan ekonomi. Berbeda dengan Rohingya, yang melarikan diri dari kampung halaman di Myanmar karena konflik etnis dan agama.

    Dari data yang dikumpulkan ketika rombongan ini tiba di Julok pada Rabu lalu, total pengungsi berjumlah 389 orang, mayoritas merupakan warga Rohingya dan terdapat pula puluhan warga Bangladesh. Sebanyak 29 di antara mereka dilarikan ke rumah sakit.

    Untuk wanita dan anak-anak ditempatkan di bangunan kosong bekas pabrik tersebut. Bangunan itu pada siang hari gelap dan pengap. Selain itu, para pria Rohingya mengeluhkan diserbu nyamuk di malam hari karena tidur di tenda luar.

    "Tapi ini lebih baik ketimbang harus berada di laut," kata seorang Rohingya, Hasan Ali.

    Saat CNN Indonesia tiba Kamis siang, belum ada perangkat sanitasi yang memadai sehingga para pengungsi buang hajat di pinggiran sungai yang terdapat di belakang lahan. Beberapa toilet portabel terlihat belum dipasang.

    Sementara itu untuk keperluan mandi, ada sumur bor di pinggir sungai. Tidak melewatkan kesempatan, mereka mandi dan keramas.

    Beberapa wanita Rohingya terlihat asyik mencari kutu rambut kawannya. Tiga bulan di laut tanpa kenal shampo membuat rambut mereka sangat kotor dan kepala gatal. Untuk pria dengan masalah yang sama, mereka tinggal mencukur habis rambut dengan silet.

    Di tenda medis, tim perawat terlihat sibuk mengurus para pengungsi. Kebanyakan para pasien menderita dehidrasi dan diare. Seorang pria yang bertelanjang dada lemas karena kurang cairan. Tangis anak-anak Rohingya pecah saat tangan mereka disuntik jarum infus. Beberapa yang sakit parah langsung dibawa ke puskesmas.

    Keadaan ini tidak lantas membuat anak-anak yang lainnya murung. Mereka asyik berlarian di rerumputan, atau bermain lempar balon. Seringai lebar terlihat di wajah mereka saat wartawan memotret.

    Pada Rabu, mereka diselamatkan oleh para nelayan desa Simpang Lhee yang melihat perahu para pengungsi di tengah laut.

    Menurut Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul bin Samaun, para pengungsi ini adalah tamu mereka yang harus diagungkan. Pemerintah kabupaten, kata dia, siap menyediakan semua keperluan yang diperlukan.

    "Kita siap memenuhi kebutuhan mereka. Rezeki datangnya dari Allah," ujar Syahrul.

    Sementara itu, bantuan dari masyarakat terus berdatangan. Berupa pakaian bekas, kasur, selimut, makanan ringan dan tikar. (stu)

    sumber http://www.cnnindonesia.com/internas...pabrik-kertas/

  4. #24
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Tadi juga denger di radio spore,sekjen pbb meminta semua negara bersedia menampung imigran rohingya, moga2 pbb bisa menyediakan dana bagi mereka, jangan cuma bacot doank
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  5. #25
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Denger2 Turki malah sampe ngejemput.

  6. #26
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Tahu gw denger terakhir udah 3000 orang
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  7. #27
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Kayaknya gw salah denger. Katanya itu berita 3 taun lalu.

  8. #28
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,910
    Rohingya etnis paling menderita versi pbb. entah apa tolak ukurnya.

  9. #29
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    ^^^

    Kalo sekarang ini, yah gampang lah satu2nya etnis yg masih digenosida

    Tapi pertanyaannya harusnya, apa yg bakal dilakukan pbb ::
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  10. #30
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,355
    Rawan Keributan, Imigran Rohingya Myanmar dan Bangladesh Harus Dipisahkan
    Ikhwanul Khabibi - detikNews

    Aceh - Saat meninjau tempat penampungan imigran Rohingya di Langsa, Aceh Timur, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon sempat berbincang dengan beberapa pengungsi. Fadli menyimpulkan, tempat penampungan imigran Rohingya asal Myanmar dan Bangladesh harus dipisah karena rawan terjadi pertengkaran.

    "Berdasarkan cerita dan peninjauan yang kita lakukan, ini kan imigran ada dua, dari Myanmar dan dari Bangladesh. Dua kelompok ini berbeda kepentingan," kata Fadli di Langsa, Aceh Timur, Minggu (24/5/2015).

    Imigran Rohingya asal Myanmar sengaja pergi karena memang tak diakui di negaranya. Sedangkan imigran Rohingya Bangladesh, mereka pergi dari negaranya untuk mencari pekerjaan di Malaysia, bukan karena terusir.

    "Tadi kan yang Bangladesh tujuan utama ingin ke Malaysia untuk mencari pekerjaan, bukan karena terusir dari negara mereka, sehingga harus kita pikirkan ini," jelas Fadli.

    Salah seorang imigran Rohingya asal Myanmar, Amin (28), memang mengisahkan awal perjumpaan mereka dengan imigran Bangladesh. Mereka bertemu di tengah laut.

    Saat itu para imigran Bangladesh ingin menumpang kapal mereka, karena kapal yang ditumpangi imigran Bangladesh kehabisan bahan bakar. Namun yang terjadi malah perkelahian antara imigran Myanmar dan Bangladesh. Sebab utamanya karena tujuan awal mereka berbeda dan berebut makanan di kapal. Beberapa imigran terbunuh dalam perkelahian itu.

    "Sehingga ini tempat pengungsiannya harus kita pisahkan karena rawan terjadi gesekan," tegas Fadli.
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

Page 2 of 2 FirstFirst 12

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •