Quote Originally Posted by mbok jamu View Post
Kenapa, orang Indonesia khususnya, suka nanya yang ndak ada?

Kalau ketemu temen-temen bangsa lain, mbok dulu yang ditanya,"how are you?". Setelah mbok jawab dan tanya kabar yang bertanya, baru kemudian ditanya, "how's pak mbok?"

Tapi kalau dengan orang Indonesia, pasti langsung ditanya, "pak mbok mana?". Giliran pak mbok ketemu dengan orang Indonesia juga begitu, langsung ditanya, "simbok mana?"

Orang yang ndak ada itu tentu punya alasan untuk ndak ada, entah ndak mau dateng, punya kesibukan lain, males, dsb. Kenapa mesti dipertanyakan? Kenapa ndak menanyakan kabar orang yang jelas-jelas sudah ada di depan hidungnya?

Di Kopimaya juga mbok lihat begitu. Banyak yang nanya-nanya member yang (sudah) ndak ada. I thought, perhaps when they were still here you never cared to ask how they were, never bothered to talk or even to say hi to them?

Orang-orang begitu rasanya pengen mbok ulek.
Bener mbok setuju ::

Ngomong2 pak mbok kemana? ::