Quote Originally Posted by cha_n View Post
di sisi lain, keluarga mensupport, saya punya keinginan yang berhubungan diri sendiri, ingin melanjutkan kuliah!

punya tujuan, punya keinginan, saya perempuan yang berambisi, tapi juga sangat bahagia

bagaimana dengan wallpapur? apakah benar2 tidak ada keinginan?
setuju sama itsreza, konkritkan ambisinya, jadi bisa jelas evaluasinya
walaupun banyak keinginan saya sering lupa keinginan saya karena saya tidak menjadikannya sebagai target. Dalam dua tahun terakhir definisi saya terhadap keinginan dan impian telah berubah. Pada saat ini saya cenderung lebih santai, menjalani kehidupan sehari-hari dengan tenang bagai air yang mengalir. Walau ketika doa teringat kembali keinginan-keinginan tersebut, saya hanya berdoa saja suatu saat dapat tercapai. Kadang jadi kejutan dan kebahagiaan tersendiri ketika hal yang diinginkan hadir di hadapan kita. Seperti kejadian minggu lalu, dimana salah satu impian lama saya mendapatkan sponsor kuliah tercapai, ketika mendengar berita tersebut rasanya memang seperti memenangkan undian, saya bersyukur namun saya tidak merayakannya karena langsung disibukkan dengan pekerjaan kantor, yang heboh dengan berita tersebut itu malah keluarga di rumah.